CVN-80 Di Dunia Azur Lane

CVN-80 Di Dunia Azur Lane
Ingatan Sejati Kawan Seperjuangan Albert


__ADS_3

Keesokan harinya, Pemulihan pun mulai dilakukan, rumah-rumah yang hancur diperbaiki, pohon-pohon yang tumbang dan menghalangi jalan di singkirkan dari sana dan digantikan oleh pohon-pohon yang baru. Para warga disana saling bekerja sama untuk memulihkan kerusakan yang terjadi, pemerintah pun turut ikut serta dalam pemulihan ini dan telah mengetahui mengenai Albert yang telah menyelamatkan negara ini, mereka pun memberikan pangkat Sersan Mayor Angkatan Laut kepada Albert atas aksinya tadi malam, mereka sangat bersyukur karena ada prajurit seperti Albert yang sangat berani.


???: "Tuhan pasti berada di sisi kita!"


Siang ini, Albert dan Andre sedang berdiri di depan sebuah makam yang nampak sangat baru di gunakan sembari berdoa. Di batu nisan makam tersebut terdapat 2 nama, yaitu Halsey Nimitz dan Luna Jessica.


Albert: "Ayah! Ibu! Semoga kalian tenang disana!"


Albert: "Maaf kalau selama ini aku meyusahkan kalian!"


Andre: "Ayah! Ibu! Maafkan kesalahan kami!"


Andre: "Semoga kalian tenang di surga!"


Selesai ziarah ke makam kedua orang tuanya, mereka berdua memutuskan untuk membantu para warga memulihkan kerusakan akibat ulah siren. Ketika sampai di tempat, para warga meminta bantuan kepada Albert dan Andre, mereka berdua pun lantas membantu para warga, terlihat wajah mereka seperti sangat sedih, di karenakan mereka kehilangan keluarga mereka, terlebih, mereka merasa sangat kehilangan Ayah dan Ibu dari Albert dan Andre yang sejatinya adalah Panglima di negara ini. Sebab mereka berdua adalah orang-orang yang sangat baik dan peduli kepada orang lain.


Setelah memulihkan kerusakan selama 2 tahun (1936), negara pun telah sepenuhnya pulih dari kerusakan. Dan pada tahun tersebut, mereka semua telah mengetahui bahwa siren, telah menghancurkan banyak sekali negara lain, hingga dibentuk sebuah organisasi besar yang bernama Azur Lane yang berisikan para gadis kapal, seperti Albert yang merupakan manusia yang mampu mengendalikan kapal dan pesawat tempur.


(Catatan: Seluruh orang yang ada di negara tersebut termasuk pemerintah telah mengetahui bahwa Albert adalah anak yang mampu mengendalikan kapal canggih.)


(Catatan lainnya:


-Maka dari itu, mereka meminta tolong kepada Albert untuk menjaga perairan negara tersebut.


-Mereka bahkan memohon kepada Albert untuk meminjamkan beberapa pesawat tempurnya demi meningkatkan pertahanan udara.


-Albert pun menyetujuinya dan meminjamkan semua pesawat Lockheeed Martin F-22 Raptor kepada pemerintah, karena F-22 Raptor hanya menjadi pajangan di kapal induknya, dan Albert meminta kepada para pilot untuk berlatih menahan tekanan gravitasi sebab pesawat F-22 Raptor memiliki tekanan hingga 9G.


-Sejak saat itu, lahirlah banyak pilot pesawat tempur yang mahir yang mampu menahan besar dari tekanan 9G.)


Suatu hari, Albert sedang duduk di pinggir pantai bersama Andre, mereka seperti membicarakan sesuatu yang penting.


Andre: "Albert! Aku ingin membicarakan hal yang penting denganmu!"


Albert: "Apa itu, sahabat?"


Andre: "Mungkin kamu tidak percaya ini!"


Andre: "Tapi percayalah kepadaku!"


Albert: "Aku akan mempercayaimu, Sahabat!"

__ADS_1


Andre: "Lihatlah ke laut itu!"


Albert pun melihat ke arah laut yang ditunjukkan oleh Andre, ketika itu, Albert pun terkejut dengan yang dilihatnya.


Albert: "A-apa itu?!"


Sebuah kapal induk tiba-tiba muncul di atas permukaan laut, bentuk kapal induk tersebut hampir sama dengan kapal induk USS Enterprise CVN-80 milik Albert, namun ukurannya lebih kecil dari kapal induk milik Albert.


Albert yang melihatnya pun bertanya kepada Andre.


Albert: "Andre! Apa itu kapal milikmu?!"


Andre: "Ya benar, itu adalah kapal induk milikku!"


Andre: "USS Nimitz CVN-68!"


Albert: "Andre! Siapa kamu sebenarnya?!"


Albert: "Tunggu!"


Albert: "Apa jangan-jangan-"


Andre: "Aku sama sepertimu, Albert!"


Andre: "Seseorang yang bereinkarnasi kembali ke dunia ini!"


Andre: "Dan prajurit yang telah gugur di peperangan melawan Raja Siren, Tempest!"


Andre: "Aku baru menyadari ini ketika aku melihatmu bertempur dengan Siren!"


Andre: "Ketika aku melihat kapalmu, aku merasakan sakit kepala yang sangat hebat, dan dari sana, banyak sekali ingatan peperangan masa itu yang masuk ke kepalaku!"


Andre: "Dari situ lah aku mengingat semuanya!"


Albert pun meneteskan air dan langsung memeluk Andre.


Albert: "Aku tidak menyangka, kita bertemu kembali!"


Albert: "Maaf aku tidak bisa melindungi dirimu pada saat itu!"


Andre: "Aku kembali, Sahabat!"

__ADS_1


Andre: "Dan maafkan aku karena pada saat itu hanya menjadi beban kamu saja!"


Pembicaraan mereka pun berubah menjadi reuni kedua sahabat yang telah berperang di masa lalu, setelah reuni selesai, tiba-tiba saja, sebuah pesawat F-22 Raptor terbang ke arah kapal induk USS Nimitz CVN-68 milik Andre Nimitz.



Ilustrasi F-22 Raptor


Sumber: https://hips.hearstapps.com/hmg-prod/images/raptor-performs-during-avalon-2019-the-australian-news-photo-1620934446.?crop\=0.65667xw:1xh;center,top&resize\=1120:*


Mengetahui itu, Albert segera meluncurkan pesawat F-35C miliknya, begitu pun dengan Andre, ia meluncurkan pesawat tempur F/A-18 Super Hornet.



Ilustrasi F/A-18 Super Hornet


Sumber: https://www.boeing.com/resources/boeingdotcom/defense/fa-18\_super\_hornet/images/f18\_block3\_hotspot\_background\_960x410\_mobile.png



Ilustrasi F-35C


Sumber: https://images.app.goo.gl/5vbzfAvCu2LEejDMA


Pesawat Super Hornet milik Andre berusaha mencegat pesawat F-22 Raptor, sementara pesawat F-35C milik Albert berusaha menghubungi pilot yang mengendarai F-22 Raptor melalui radio, setelah beberapa lama, akhirnya radio tersambung.


Radio F-22: "Kenapa anda berusaha menghalangi saya, Sersan Mayor Albert?!"


Radio F-35: "Cobalah untuk menghubungkan radio komunikasimu dengan pesawat di depanmu!"


Mendegar itu, pilot F-22 pun menghubungi radio komunikasinya kepada F/A-18 di depannya, setelah beberapa menit, radio pun terhubung dan komunikasi diantara keduanya pun berlangsung.


Setelah komunikasi selama kurang lebih 2 jam, F-22 Raptor pun pergi dari sana dan kembali ke pangkalan.


Sejak saat itu, berita tentang bangkitnya kapal Andre menyebar ke seluruh negara tersebut dan membuat Angkatan Laut negara tersebut semakin kuat dengan 2 tumpuan yang menjadi kekuatan utama yaitu Albert Greene dengan USS Enterprise CVN-80 dan Andre Nimitz dengan USS Nimitz CVN-68.



Ilustrasi Kapal Induk USS Nimitz CVN-68


Sumber: https://images.app.goo.gl/pgqThfM8f8jDrxxF8

__ADS_1


__ADS_2