CVN-80 Di Dunia Azur Lane

CVN-80 Di Dunia Azur Lane
Kemajuan Militer Negara Albert


__ADS_3

2 tahun telah berlalu, Albert dan Andre telah naik pangkat bersama yakni, Kapten marinir (Andre) dan Kapten (Albert). Angkatan Laut kini pun telah berisi banyak kapal-kapal perang era perang dunia 2, Angkatan Udara pun berisi 250 unit Pesawat tempur F-22 Raptor (Di dunia kita hanya di produksi kurang lebih 195 unit saja), dan pada Angkatan Darat masih cukup memprihatinkan, karena mereka tidak memiliki teknologi persenjataan secanggih Angkatan Laut dan Angkatan Udara atau 'Tertinggal'.


Pemerintah pun tidak tinggal diam untuk hal ini, karena Angkatan Darat merupakan salah satu aset yang paling penting karena ia adalah pertahanan negara lapisan terakhir. Pemerintah mulai mengimpor persenjataan untuk Angkatan Darat dari negara lain, namun hal itu ditolak, karena negara tersebut sedang Berperang dengan musuh akibat musuh telah menginvasi negara mereka. Pemerintah pun menjadi sangat pusing dalam mencari cara untuk memajukan militer di negara ini.


Di lain sisi, di sebuah tanah kosong milik seorang warga, sebut saja Ujang, ia berprofesi sebagai petani, kini ia sedang menggali tanah untuk ditanam sesuatu, di tengah penggaliannya, tiba-tiba saja dia merasa bahwa alat penggalinya membentur benda yang sangat keras, ia pun sangat penasaran dengan benda tersebut dan memutuskan untuk mengambil benda tersebut, setelah ia gali selama kurang lebih 2 menit, tampaklah sebuah senjata laras panjang lengkap dengan magasin yang terpasang, mengetahui itu adalah senjata api, ia sangat panik dan berteriak sekeras-kerasnya.


Ujang: "AAAAAAAAAAAAAA!!!!"


Teriakannya tersebut menarik perhatian warga sekitar termasuk Albert dan Andre yang kebetulan berada disana, para warga pun berdatangan ke tempat Pak Ujang untuk melihat kondisi disana, Albert beserta Andre pun juga turut datang ke sana. Sesampainya disana, mereka pun menanyakan kepada Pak Ujang mengapa ia berteriak, Pak Ujang pun menjelaskan apa yang ia lihat kepada semuanya, Albert pun melihat ke arah bekas galian, dan ia melihat bahwa disana terdapat sebuah senjata laras panjang lengkap dengan magasinnya. Ia pun memanggil Andre untuk melihatnya, Albert pun memakai sarung tangan dan mengambil senjata tersebut, setelah di periksa oleh Albert dan Andre, mereka berdua pun terkejut dengan senjata yang mereka berdua sangat mengenalnya.


Albert dan Andre: "Ini?!"


Albert dan Andre: "M4A1!"

__ADS_1



Ilustrasi M4A1


Sumber: https://images.app.goo.gl/HP1NRTPrJZYGdPgo6


Keesokan harinya, berita penemuan senjata laras panjang tersebut telah menyebar ke seluruh daerah tersebut, pemerintah pun turun tangan untuk melihat senjata tersebut dan menyelidiki tanah kosong milik Pak Ujang, setelah dilakukan penyelidikan, ternyata banyak sekali ditemukan senjata sejenis yang tertimbun di dalam tanah, Albert pun menjelaskan kepada mereka tentang senjata api tersebut yang merupakan peninggalan perang besar di masa lalu. Di lain tempat, pemerintah juga mendapatkan panggilan karena menemukan benda raksasa dengan meriam diatasnya, di dalamnya juga terdapat proyektil. Setelah Andre melihatnya, ia pun langsung paham bahwa itu adalah Tank M103.



Sumber: https://images.app.goo.gl/ZGxt6KqQ4GLqw7McA


Akhirnya karena kejadian ini, pemerintah melakukan penyelidikan besar-besaran, untuk mencari apakah ada peralatan tempur lain yang tertimbun tanah, setelah dilakukan penyelidikan, mereka menemukan pesawat tempur yang mirip seperti milik Albert dan Andre, itu adalah General Dynamics F-16 Fighting Falcon yang telah rusak akibat jatuh kecelakaan.

__ADS_1



Ilustrasi F-16


Sumber: https://airlive.net/wp-content/uploads/2018/10/F-16-berlge.jpg


Dan setelah di selidiki, di dalamnya terdapat kerangka dari pilot pesawat tempur tersebut dengan tangannya yang masih memegang kemudi. Akhirnya dilakukanlah penyelidikan, dan ternyata disekitarnya terdapat banyak F-16 yang hancur, akan tetapi, pemerintah tidak menyerah, mereka terus mencari pesawat tempur yang sejenis, setelah berusaha, mereka pun akhirnya menemukan total 386 unit F-16 yang masih utuh serta 296 pesawat angkut militer yang sedikit berkarat, mereka pun mengamankan pesawat-pesawat tersebut untuk di pelajari dan diperbaiki.


Atas kejadian kali ini, pemerintah tidak perlu pusing lagi untuk memikirkan kondisi kekuatan militer negaranya, karena berkat penemuan alat tempur peninggalan perang di masa lalu, mereka dapat memperkuat militernya, bahkan pada suatu tempat, mereka menemukan banyak pesawat tempur canggih tanpa awak atau lebih dikenal dengan drone serta senjata yang sangat-sangat canggih termasuk bangkai dari kapal penghancur dengan persenjataan yang sangat canggih.


Dan di suatu tempat di laut, Angkatan Laut menemukan 3 buah bangkai kapal penjelajah lengkap dengan persenjataannya, penemuan ini pula yang kelak akan semakin memperkuat militer Negara Albert.


Sejak saat itu, militer di negara Albert menjadi sangat maju dan menjadikannya sebagai militer terkuat di dunia, namun tak ada negara lain yang mengetahui hal tersebut.

__ADS_1


__ADS_2