
Namaku Horiyama Izumi. Hidup sebatang kara tanpa kerabat dan keluarga membuatku harus bekerja keras untuk menghidupi diri sendiri.
Bekerja di perusahaan gelap membuatku sering mendapatkan lembur yang gak masuk akal. Bahkan pernah suatu hari aku mendapat lembur selama 3 hari 3 malam. Hal itu langsung membuatku masuk rumah sakit.
Sering mendapat peringatan dari dokter untuk memperhatikan pola hidup tetapi aku tetap tak mempedulikannya. Mendapat kerja di tahun XXXX sangatlah susah. Mau tidak mau aku harus melakukan pekerjaan ini.
Jam menunjukkan pukul 11.59 aku mendapatkan sebuah notifikasi saat sedang melakukan pemrograman. Notifikasi tersebut berisi undangan untuk menuju dunia lain.
"Oh nampaknya ada yang ingin bermain denganku. Oke aku akan ikutin permainan mu."
Dengan mengklik tombol yes pada notifikasi tersebut aku merasakan tak ada satupun keanehan pada diriku.
"Huh... Sudah ku duga tak terjadi apa pun. (Melihat jam) Eh sudah jam segini? Lebih baik aku buat kopi dulu aja."
Tak sengaja aku tersandung oleh kabel komputer ku dan membuat ku terjatuh dengan kepala yang membentur meja. Tertimpa komputer dan tersengat listrik hingga mati seketika.
^_*
Gelap aku tak dapat melihat sekelilingku. Aku juga tak dapat merasakan pijakan sehingga sepertinya aku tengah melayang.
__ADS_1
"Dimana ini?"
Aku bertanya kepada diriku sendiri. Tiba tiba suara seorang pria menjawab pertanyaan ku.
"Halo Horiyama Izumi aku adalah seorang dewa yang akan mengirim mu ke dunia lain."
"Siapa? Dimana?"
"Sekarang ini kamu ada di dunia bawah sadar sehingga kamu tak dapat merasakan apa apa saat ini."
"Kenapa aku dikirim ke dunia lain?"
"Kapan? Oh... Jangan jangan notifikasi komputer itu?"
"Ya. Sekarang kamu dapat memilih perpindahan mu. Yang pertama transfer hal ini kamu dapat berpindah dengan keadaan mu saat ini. Yang kedua reinkarnasi dengan sistem reinkarnasi kamu dapat terlahir kembali dan memulai kehidupan baru mu."
"Aku ingin reinkarnasi saja."
"Baiklah silahkan kamu minta 3 permintaan mu sebelum kamu dipindahkan."
__ADS_1
"Pertama aku ingin bisa berbicara bahasa mereka disana. Kedua aku ingin bisa hidup di sana. Ketiga aku ingin teman."
"Eh... Tu-tunggu apakah itu keinginan mu?"
"Iya lah kan kalau aku gak bisa bahasa mereka gimana aku bisa berkomunikasi. Kedua kalau aku gak bisa hidup disana gimana aku akan hidup. Dan yang terakhir di kehidupanku sebelumnya aku sama sekali gak punya temen."
"Eh... Huft baiklah aku akan kabulkan permintaan mu sesuai imajinasi ku."
Cahaya mulai sampai di mataku. Hal itu menyilaukan ku sehingga aku tak dapat melihat beberapa detik. Perlahan kubuka mataku tampak seorang wanita cantik sedang menggendongku dengan raut wajah yang sangat bahagia.
wanita tersebut hitam, mata hitam dan kulit putih. Wajahnya sangatlah cantik. Mungkin jika ini adalah duniaku sebelumnya pasti dia akan jadi idol terkenal.
Wanita tersebut mulai menciumi kedua pipiku. Tak berapa lama kemudian dia membuka setengah bajunya untuk memberikan ku ASI.
Tak lama kemudian dia menaruh ku diatas kasur yang bisa dibilang agak empuk. Dia menyanyikan lagu yang tak ku mengerti asalnya. Yap seperti yang kalian duga, selain wajahnya yang cantik suaranya juga merdu. Bahkan dapat membuat orang yang telah hidup selama 30 tahun mengantuk
"Huh... Sepertinya aku beneran terlahir kembali di dunia lain."
(tertidur)
__ADS_1
Bersambung....