Dasar Pilot Aneh!

Dasar Pilot Aneh!
Kecoa begooo


__ADS_3

Katakanlah hari ini hari paling melelahkan bagi Nurul, karena dia harus ikut lomba, ngurus kerjaaan OSIS, keliling sekolah.


"Selamat ya Rul, gara-gara lo si Amandel udah ngga ngejek kita lagi" Lena menepuk punggung Nurul, akhirnya dia bisa bebas dari taruhan Amanda. Nurul dan Amanda membuat taruhan siapa yang akan menang lomba puisi antar kelas dan tentu saja Nurul menang, Nurul pengusaha Bojonggede gitu lohh.


"Congrats Rulllll" ucap Kela


"Makasih ya, yuk ke kantin laper gue"Nurul dan Lena berjalan ke kantin dan memesan soto.


" Pak soto nya 2"


"Ok neng"


"Tadi gimana muka si Amandel " tanya Lena sambil mengaduk-gaduk es tehnya.


"Mukanya ke babi mau ditangkep buat dijadiin babi guling 🐷"


"Ini neng"


"makasih" mereka fokus pada makanan masing-masing sampai akhirnya.


tlumpik


Seekor kecoa Tiba-tiba jatuh dimangkuk Lena yang membuat ia membuang sembarangan mangkuk itu hingga kuah panas mengenai lengan Nurul.

__ADS_1


"AKHH, panasss!! " Nurul menjerit kesetanan, lengan terbakar.Lena langsung membawa Nurul kekamar mandi dan merendam lengan Nurul. Lena juga buru-buru menelfon Kela agar membawakan es batu.


"Aduh, maaf ya Rull. Sakit ya? "


"Sakitlah begoo, panass lagi" pintu kamar mandi digedor oleh Kela.


"Masuk aja" ucap Lena. Kela buru-buru masuk dan mengoleskan es batu "Aduh, kok bisa gini sih Rul? ini bisa berbekas"


"Ngga papa" dengan santainya Nurul penguasa Bojonggede mengatakan itu padahal yang lain khawatir.


"Kita bawa ke rumah sakit ya? biar langsung di obati" tawar Kela.


"Hayukk lah gaskeun" dengan semangat Nurul menyetujuinya, itung-itung buat ngehindar dari pelajaran fisika yekan.


Dengan buru-buru Kela langsung menyiapkan mobil dan Lena meminta izin pada guru wali kelas. Setelah itu mereka pergi ke rumah sakit dan memberitahu orang tua Nurul.


" Aduhh ma jangan pegang, sakittt"


"Ututututu, sakit ya? mau mama bawa ke klinik kulit biar kulit kamu ngga belang? atau kita ke Singapura aja biar langsung ditangani sama ahli? "


Kela dan Lena hanya melongo mendengar nyai, mereka tidak kaget secara keluarga Nurul kaya raya.


"KAKANDAA, URUS IZIN NURUL KITA KE SINGAPURA MALEM INI! "

__ADS_1


"Ok nyai" ucap kakanda dengan enteng.


"Kalau putra mahkota silakan paking barang-barang Nurul sama mama, karena yang bakal ke Singapura cuma kita berdua" sang putra mahkota hanya menurut, dia malas kalau harus diceramahi sang nyai kalau tidak menurut.


"Cayang nya nyai sabar ya nanti kita ganti kulit biar mulus"


Setelah semua selesai Nurul dan nyai berangkat ke bandara. Soal tiket, sama apartemen sudah diurus sama kakanda jadi langsung meluncurrr.


"Mari ibu " sekumpulan bodyguard mengiringi Nurul dan nyai pergi ke apartement. Oh ya Nurul dama nyai udah sampe di Singapura ya, dan itu suruhan kakanda buat jaga Nurul sama nyai.


keesokan harinya......


"Cayang ku, nanti kulit kamu ngga belang lagi kalau udah di operasi"


Dan ya, Nurul pagi-pagi buta udah dibawa ke klinik perawatan ternama dan langsung di operasi agar luka bakar Nurul ngga parah dan ngga belang.


Perawatan ini menghabiskan puluhan juta atau bahkan ratusan, bagi nyai ini biasa saja soalnya dia kesini setiap bulan jadi jangan kaget kalau nyai shock kalau di ejek kulitnya keriput. Padahal emang keriput , xixixi canda gess jangan cepu sama nyai ya.


Nurul tinggal di Singapura sekitar 2 minggu dan hari-hari Nurul diisi dengan shoping. Tak jarang pula nyai pulang ke Indonesia terus balik lagi ke Singapura, sungguh effort seorang ibu.


"Mama, mau ini" Nurul menunjuk tas Gucci dengan harga 130 juta.


"Beli aja, nanti pulangnya kita ambil"

__ADS_1


Untuk membeli tas sekelas Gucci biasanya diambil di Airports dan itu butuh waktu sekitar seminggu. Dan kalau mau beli bilang sama mbak-mbak nya biar di proses.


"Yeyyy, makasih nyai paling cantik yang cetar membahana"


__ADS_2