Dear Aurora'S Mom

Dear Aurora'S Mom
26 . (Kesalahan terbesar)


__ADS_3

Akhirnya Aurora pun berangkat menuju ke Indonesia, sesampainya di Indonesia langsung saja menelpon dokter Vilya dan dokter Vilya pun kaget mendengar kalau Aurora kembali ke Indonesia padahal dokter Vilya yang dulu melarang Aurora untuk kembali ke Indonesia, tapi mau tidak mau harus mau menjemput Aurora Karena dokter Vilya pun sudah menganggap Aurora sebagai adek kandung nya sendiri .


"Aurora "teriak dokter Vilya.


Dokter Vilya ( langsung saja Aurora menuju ke arah dokter Vilya tapi kali ini dokter Vilya tidak bersama dengan perawat ceri melainkan dengan seorang pria tampan .


Terheran melihat ekspresi wajah Aurora dan langsung berkata " oh ini dokter Rasya dia mau sekalian berangkat ke Korea kalian pasti akan sering bertemu nantinya."


"Halo aku Rasya senang bertemu denganmu dokter Vilya sering bercerita tentangmu , semoga ke depannya kita jadi lebih dekat ya ??"ucap Rasya .


"Oh iya saya Aurora senang bertemu dengan mu juga ??"jawab Aurora .


"Emm Kalau begitu aku pamit duluan ya pesawat ku akan berangkat sebentar lagi ??"ucap Rasya .


"oh ya udah kalau begitu silahkan ??"ucap dokter Vilya.


Setelah Rasya pergi kemudian Aurora dan dokter Vilya pun pergi .


"Kamu mau gak aku jodohkan kamu dengan dokter Rasya dia gak juga tampan dia juga kaya baik hati bahkan sering pergi kesana kemari menjadi sukarelawan paket komplit gak tuh ucap??" Dokter Vilya.

__ADS_1


"Apaan sih , dokter aku kesini mau bertemu dengan paman dan bibiku ??"ucap Aurora.


"Hah!!! apa???(langsung saja menghentikan mobilnya ) tidak bisa kamu harus pulang ke Korea sekarang kan aku sudah pernah bilang jangan kesini lagi kalau kami rindu kami yang akan kesana dan kalau kamu yang rindu kami bisa juga kesana , jangan seperti ini lagian urusan kamu di sini gak ada kan??" ucap dokter Vilya.


"Masih ada urusan dokter ??"jawab Aurora .


"urusan apa tanya ??"dokter Vilya.


"Pokoknya masih banyak jadi aku harus menemui mereka??" jawab Aurora.


"Aku gak tau deh isi hati kamu terbuat dari mana bisa bisanya kamu pulang ke tempat yang mengerikan seperti ini lagi ??"ucap dokter Vilya.


"Oke tapi barang barang kamu di tinggalkan di tempat ku??" jawab dokter Vilya.


"Iya" jawab Aurora .


Kemudian setelah mengantar barang barang Aurora, Dokter Vilya dan Aurora pun pergi ke tempat paman dan bibi Aurora , sesampainya di sana terlihat bahwa paman Aurora tampak sehat dan bibi Aurora pun terlihat sehat dan kini Dini sudah kuliah dan mulai bekerja paruh waktu untuk mendapatkan uang sakunya karena terkadang dia tidak mau minta uang kepada ibunya karena takut dimarahi. dokter Vilya tidak ikut masuk karena tidak mau membuat keributan .


"Permisi ??"teriak Aurora .

__ADS_1


"Iya siapa tanya paman Aurora , loh Aurora ini benar kamu sudah lama aku tidak melihatmu apa kabar dirimu masuklah ke dalam, sayang Aurora kembali , dini lihatlah Aurora sudah kembali??" ucapnya .


Ah basa basinya lumayan bagus , aktingnya luar biasa sekali *ucap Aurora dalam hati *


"Oh benarkah ( bibi Aurora pun keluar bersama dini ) oh Aurora kemana saja kamu sudah mencari keberadaan kamu selama ini ??"ucapnya.


"Benarkah paman dan bibi mencariku selama ini , aku mau jawaban yang benar paman , bibi apa mendiang kedua orang tua ku meninggalkan sesuatu padaku ??" tanya Aurora.


"Apa maksudmu ??"jawab paman .


*Jawablah paman aku hanya ingin tahu dan aku juga tahu kalau bibi yang mengirimkan sebuah pesan acak padaku benar bukan ??"tanya Aurora.


"Apa?? kamu berani fitnah bibi kamu sendiri??" jawab bibi keras .


"Apa bukan begitu maksud ku bibi ??, bibi jawablah apa kalian menyembunyikan sesuatu dari ku selama ini ??"tanya Aurora.


"Oke baiklah kami menyembunyikannya warisan ayahmu yaitu sebuah perusahaan besar dan tujuan kami memberi pesan itu agar kamu kembali dan kami bisa memaksa mu memberikan perusahaan itu dan jika kamu tidak memberi perusahaan itu pada kami ,kami akan memberitahukan kepada semua orang tentang kamu dan anak haram mu itu ??"ucap paman .


"Paman dia bukan anak haram , dia anakku paman dia bukan anak haram tolong jangan katakan kalau dia anak haram dan satu lagi selama ini kamu menjaga ku hanya untuk ini , aku salah menganggap bahwa paman orang yang bisa aku percaya paman ( Aurora menangis memberikan penjelasan nya ) paman boleh mengambil perusahaan harta yang orang tuaku tinggalkan padaku tapi jangan dengan kepercayaan ku ."

__ADS_1


__ADS_2