
Dinda terjatuh lemas ke lantai karena baru mengetahui tentang rahasia suaminya sekarang .
"apa ...yang terjadi ??"tanya Dinda .
"Maaf Dinda tapi kamu harus tahu waktu aku datang dulu ke rumah Kevin itu bukan tidak kebetulan aku kesana mau minta pertanggungjawaban Kevin tapi karena ..."
"karena apa , apa sekarang kamu mau balas dendam dengan cara seperti ini jangan memaksakan diri Aurora Kevin sudah berkeluarga dan sudah punya anak perempuan , apa kamu wanita murahan, jangan harap kamu bisa memiliki suami aku ."
"Maaf sekali Dinda aku tidak akan pernah sekalipun minta Kevin untuk menikah denganku , alasan ku tidak memberitahukan kepadamu hanya karena apa yang dia lakukan padaku dulu aku terlalu sakit hati dengannya , asal kamu tahu dulu waktu aku baru mengetahui tentang kehamilan ku , dia bahkan menyuruh ku untuk menggugurkan kandungan itu dan bahkan dia melemparkan uang di wajahku apa itu benar itu tandanya aku wanita yang tidak baik ."
"Melempar uang pada wajahmu , ya mungkin saja dia melemparnya hanya karena dia jijik sama wanita murahan seperti mu ."
"Apa ?? wanita murahan kamu gak tau apa soal kami jangan bertindak gegabah" ucap Aurora.
"oke baiklah jangan bertengkar aku akan katakan yang sebenarnya aku dulu minum berat dan tidak sanggup pulang sendiri karena semua orang tidak tau rumah ku kecuali Aurora aku menelponnya tapi setelah itu aku melakukan nya , maafkan aku Aurora aku memang tidak bertanggung jawab tapi ..
jangan pernah sakiti putraku kalau kamu mau hidup dengan baik , aku akan meninggalkan nya di sini jika kamu aku maafkan tapi jika kamu memperlakukan dia dengan kasar aku tidak akan segan segan membunuh mu , ingat aku hanya menitipkan dia sementara di sini itu semata mata supaya dia dapat kasih sayang dari seorang ayah , dan kamu ( menunjuk ke arah dinda ) jangan pernah sakiti anakku aku meninggalkannya hanya untuk mendapatkan kasih sayang ayahnya dan soal uang biaya hidup putraku aku bisa membayarnya minta saja padaku ada berapa pun yang kalian minta tapi jangan sakiti putraku ."
"Mommy ......???"ucap keenan menangis ,.
__ADS_1
"jangan tinggalkan Keenan , Keenan salah mommy aku gak mau tinggal di sini "ucap Keenan .
'Kamu yang menginginkannya ( meninggalkan Keenan dan pergi dari tempat itu ) .'
"Mommy..... ( mengejar Aurora) ."
Aurora sebenarnya tidak mau berpisah dari putranya tapi setelah apa yang dia dengar dari mulut putranya itu menyakitkan untuknya .
Aurora menulis pesan ke nomor dokter Vilya dan mengatakan semuanya kemudian Aurora meminta agar melihat Keenan apa kah dia baik baik saja nantinya di sana .
"Mommy .....jangan pergi mommy Keenan gak mau tinggal di sini ??"
"Enggak , Keenan gak pernah punya ayah Keenan hanya mau mommy ."
Dinda juga terbawa suasana yang tadinya tidak mau menerima Keenan sekarang jadi sadar kenapa dia harus menerima Keenan di rumah mereka , dan juga Keyra putri dari Kevin dan dinda juga menerima Keenan dengan baik di rumah mereka .
Walaupun awalnya Keenan tidak mau akhirnya ikut ke rumah papahnya untuk istirahat , Keenan hanya berdiam diri di kamar karena masih tidak terima bahwa mommy nya meninggalkan dia di sana walaupun tahu bahwa Keenan yang bersalah karena mengungkit masalah itu dengan mommy nya .
"Mommy maafkan Keenan ....."
__ADS_1
Malam hari tiba Keenan masih tidak mau keluar kamarnya yang akhirnya Keyra masuk ke kamar Keenan dan memangilnya . Keyra berumur 11 tahun sedangkan Keenan 12 tahun .
"Kak Keenan gak makan??" tanya Keyra .
Keenan menatap Keyra dan melihat Keyra membawakan makanan untuknya .
"Enggak ??"jawab Keenan keras .
"Setidaknya makan sedikit, ini aku bawakan makanan aku taruh di meja di makan ya kak "ucap Keyra .
Keyra pun pergi dari kamar Keenan , setelah Keyra Keenan pun memakan makanan nya dan tidur setelahnya . Kevin dan dinda melihatnya tidur .
"Mommy ....mommy ....mommy jangan tinggalkan Keenan ."
"Apa kita bilang saja pada Aurora kalau dia gak bisa tinggal di sini ??"ucap Dinda .
"Tapi kamu lihat sendiri kan aku juga ayahnya aku yang selama ini tidak ada di sampingnya ."
"Keenan putraku ........"
__ADS_1