
Doyoung dan yang lainnya pun sampai di tempat kemudian mereka menemukan sebuah tempat perumahan kecil sekali dan menemukan banyak sekali makanan busuk , yang kemudian mereka pun masuk ke dalam dan menemukan Aurora yang sudah terlebih dahulu di pegang oleh Kevin sambil memegang pisau di dekat leher Aurora.
"Kau pikir apa yang kamu lakukan ??"tanya doyoung.
"doyoung.... kamu pikir bisa menemukan dan menyelamatkan begitu mudah hah tidak akan , akan kubunuh dia bersama bayi kalian "ucap Kevin .
"Apa yang dia katakan , tolong jangan sakiti Aurora, aku mohon (meminta sambil bersujud Agar tak melukai keduanya ) ."
"Tolong lepaskan Aurora Kevin "ucap Dinda .
"Kebahagian kita hancur gara gara perempuan ini Dinda , kita harus menghancurkannya ."
"tenanglah Kevin kita akan bahagia tapi bukan begini caranya , lepaskan dulu pisaunya itu bahaya "ucap Dinda .
"Tidak akan terjadi Dinda , aku akan membunuhnya ..."
"Kevin stop ... kamu tidak ingat putri mu di rahim nya itu ada 2 bayi jangan pernah berniat membunuhnya kamu akan membunuh banyak nyawa , bukan cuma satu Kevin , ingat lah putri mu Keyra "ucap Dinda .
Seketika Kevin mulai lemah dan Jaeha datang dan mengacaukannya lagi .
"jangan dengarkan mereka , mereka hanya ingin membujuk mu saja , lalu mereka akan memenjarakan mu begitu saja "ucap Jaeha .
__ADS_1
"Ya jaeha , maksud ku Park sang Woo itu nama asli mu kan ??"tanya doyoung.
"Bagaimana Kalian tahu soal itu ?? apa kalian mencari tahu tentangku , Ahh tidak .... kalian bukan hanya mencari Aurora tetapi juga mencari tahu tentang kehidupan ku wah itu sangat hebat ."
"Lepaskan itu hargai privasi kami semua kami akan hargai privasi kalian juga " ucap doyoung.
"Tidak semudah itu "ucap jaeha sambil senyum jahat pada mereka semua .
"Yang dikatakan oleh jaeha benar dan aku tak akan terpengaruh dengan itu semua "ucap Kevin .
Aurora semakin takut dan cuma bisa menangis karena ancaman pisau yang di depannya .
"Menangis lah seperti itu sebelum meninggalkan dunia ini hahahahhaha"ucap Kevin .
"Please lah jangan seperti ini Doyoung, kamu sudah mengambil hak putraku dan kini karena kamu juga semua ini "ucap Kevin .
"Sebaiknya di selesaikan dengan baik jangan seperti ini "jawab doyoung.
Disisi lain Mamah Kim , bibi Kim dan Bu Park sudah berada di sana juga tetapi membawa polisi kesana , karena mereka membawa polisi tanpa sepengetahuan Doyoung dan yang lainnya juga .
"Apa kamu membawa polisi kesini ?!"tanya Kevin .
__ADS_1
"Ya aku membawanya tapi nanti setelah kami menangkap mu "jawab doyoung.
Tiba tiba perut Aurora keram dan Aurora kesakitan karena perutnya .
"Ahh perutku sakit "ucap Aurora yang kesakitan dan menangis .
"Tolonglah ..... lepaskan Aurora"ucap doyoung.
"Letakkan senjata mu dan menjauh darinya "ucap polisi yang langsung masuk kedalam rumah itu .
"Mamah "teriak doyoung.
"Tenanglah Aurora sayang mamah disini "ucap mamah Kim .
"Mamah memperumit masalahnya "ucap doyoung.
Tiba tiba Jaeha yang ingin kabur langsung saja di tembak oleh Polisi di bagian kaki hingga tidak bisa kabur lagi dan langsung di tangkap sedangkan Kevin masih dipantau polisi karena sedang memegang senjata tajam di dekat Leher Aurora.
"Tolong letakkan pisaunya "ucap Dinda memohon pada Kevin .
Tiba tiba Kevin memegang erat pisaunya dan langsung menusuk ke dada Aurora dan pisau itu pun menusuk di dada Aurora.
__ADS_1
Seketika semua berteriak
Aurora ........