Dear Aurora'S Mom

Dear Aurora'S Mom
85 .(ancaman)


__ADS_3

"Akhhh (menangis ) maafkan aku ......"


"Kamu gak salah yang salah itu kami karena menjodohkan kalian kami salah dulu maafkan kami ."


Tiba tiba terdengar suara mobil datang langsung saja Aurora pergi dari ruangan itu dan mengikat kembali tangannya agar Rasya tak curiga .


.


skip di rumah Aurora


Doyoung yang merasa curiga atas sikap Rasya tadi akhirnya memutuskan untuk kembali ke rumah sakit dan memberi kamera tersembunyi di mobil milik Rasya , tiba tiba saja Rasya datang setelah diberikan kamera tersembunyi di mobil Rasya .


"Apa yang kamu lakukan di depan mobilku "tanya Rasya .


"Aku hanya ingin mengatakan padamu bahwa aku tidak akan membiarkan dirimu menemukan Aurora terlebih dahulu karena yang Aurora cintai sekarang adalah aku bukan dirimu , hahahah jangan harap kamu bisa dicintai oleh Aurora bye bye aku pergi semoga berhasil membuat Aurora jatuh cinta padamu rasya Sanga dokter sialan "ucap doyoung.

__ADS_1


Rasya langsung pergi ke rumah di mana dia menyembunyikan Aurora dan perawat ceri . sesampainya di sana langsung saja memasuki ruangan Aurora dan bercakap cakap dengannya . setelah perjalanan doyoung terus mengikuti arahnya lewat laptopnya dan heran bahwa Rasya pergi ke arah daerah yang jarang sekali di kunjungi oleh orang orang dan doyoung juga tahu tempat ini , sesampainya di sana doyoung merasa aneh dengan tempat ini dan berencana besok akan ke tempat ini dan iya yang menjaga tempat ini hanya 1 orang karena dokter Rasya takut akan semua orang tahu tentang rahasianya .


"Selamat sore kesayangan ku ."


Aurora hanya terdiam tak berkutik setelah melihat ulahnya semuanya . bahkan enggan untuk bicara karena takut di bunuh seperti dokter Vilya.


"Kenapa diam saja , apa kamu sudah capek teriak teriak seperti kemarin hah ( menjambak rambut Aurora)."


"aww sakit lah ."


"Aww sakit lah Rasya (menjerit kesakitan)."


Akhirnya sadar dan melepaskan genggaman nya .


"Oh Aurora maafkan aku (mengelus rambut Aurora) , maafkan aku ......"

__ADS_1


"(menangis kesakitan ) hiks .. hiks...hiks ..."


"Akhhhhh kenapa kamu jadi begini akkhh kamu membuatku gila Aurora sayang ...."(tersenyum senyuman psikopat).


Akhirnya berhenti setelah menyiksa Aurora dan kembali pergi dari tempat itu meninggalkan Aurora bersama perawat ceri juga .


"(Pergi ke luar tepat disebelah mobil ) awasi mereka jangan sampai mereka ada yang lolos jika ada yang lolos kamu mati di tangan ku ."


"Baik bos ."


Mendengar hal itu membuat doyoung terkejut bahkan langsung syok karena mungkin bisa saja jika Aurora di sana tapi perasaan doyoung mendengar hal tadi tentang mereka membuat doyoung bertanya tanya mungkin kah bukan Aurora saja yang di sekap melainkan ada orang lain juga .


Keesokan harinya ternyata doyoung sudah melaporkan hal itu ke pihak kepolisian secara diam diam dan bahkan kepolisian juga menyamar menjadi orang biasa untuk mengelabuhi dokter Rasya dan juga agar sandera aman .


Setelah sampai di rumah itu langsung saja doyoung dan kepolisian segera menangkap mereka karena Rasya tidak ada di sana dan hanya ada penjaga mereka masih aman aman saja setelah menyelamatkan Aurora mereka hendak pergi dari tempat itu dan kemudian dokter Rasya menampakkan dirinya dengan membawa perawat ceri bersama ancaman pisaunya .

__ADS_1


"Silahkan kalian bawa Aurora tapi jangan dengan dia (maksud nya perawat ceri) , aku akan membunuhnya secara langsung ."


__ADS_2