Demon Hunter

Demon Hunter
# putus


__ADS_3

Di saat akhir liburan yang panjang



Jam 20:55



"kenapa kenapa kau memutuskan begini elen" ucap seseorang yang memiliki rambut hitam ke merahan dan memiliki sepasang mata yang kemerahan bagaikan batu Ruby merah delima



"Sudah ku bilang hari ini kita putuskan saja hubungan kita nova" ucap seorang gadis yang mempunyai rambut pirang dan memiliki paras yang menawan dialah pacar Nova lebih tepatnya mantannya Nova saat ini



"Nova kau tak lebih dari pecundang di sekolah saat ini, aku tau ayahmu telah tiada sekarang dan semua harta ayahmu di rebut oleh paman mu sendiri bukan" ucap elen, nova tau dari dulu semua temannya hanya tertarik dengan uangnya saja. Tapi dia tak menyangka kekasih nya juga berpikir begitu



"Tapi sekarang aku audah mempunyai lelaki lebih baik dari dirimu sekarang" elen menunjuk ke arah mobil BMW, pada waktu itu juga kaca mobil itu terbuka terlihat seorang laki laki gagah dan mengendarainya



Sontak Nova langsung mengenalnya dia adalah anak dari pamannya mengambil harta warisan ayahnya



Elen pergi meninggalkan Nova begitu saja dan pergi bersama orang itu



"Sialan bajingan kenapa begini, kukira dia mengerti diriku" Nova mengumpat dalam hati



"Dulu ibu sekarang ayah, sekarang a a aku.. .."Nova mencoba untuk menahan air matanya karena dia sadar dia masih berada di tempat umum, Nova perlahan lahan jalan ke arah ke kos nya sambil menahan air matanya di saat sudah sampai kamarnya dia menangis tanpa menahan air matanya.



"Aku jauh jauh datang ke sini malah di campakkan" Nova melihat ke langit langit kamarnya.



"Aku bisa menyusul diri mu ke sini kukira kita jodoh tak ku sangka ternyata takdir berkata sebaliknya malah menyudutkan ku"



Perlahan lahan Nova menutup mata dan terlelap



.



.



.



.



.



.



.



.


__ADS_1


Tit tit tit tit tit (suara alarm) jam menunjukan jam 5



"Tak ku sangka tak aku tertidur lelap" benak Nova,



Bangun tidur Nova merapikan tempat tidur, mandi, menyiapkan peralatan sekolah dan menggunakan seragam sekolah



Sekarang adalah hari upacara penerimaan murid baru di SMA Pulder distrik 2, Nova adalah salah satu anak yang mendapat beasiswa anak kurang mampu dari pemeritah



di saat nova mendapatkan surat beasiswa tersebut awalnya Nova tak percaya pada surat tersebut tapi setelah helikopter datang menjemput nya baru percaya, walaupun beasiswa cuma mendapatkan pasilitas sekolah gratis juga termasuk uang jajan sebulan sekali tapi tidak termasuk tempat tinggal. Nova cukup kecewa karena tidak mendapat pasilitas asrama di sana karena itu dia harus mencari kos kosan.



letak SMA ini ada di negara baru, negara republik Pulder letaknya di tengah samudra India di pulau kura kura dan pulau ini termasuk pulau buatan manusia terbesar, negara ini Sebesar 5 kota besar dan yang memegang negara ini adalah seseorang pengusaha terkaya di dunia nama atau umur pengusaha tersebut di rahasiakan tak ada yang tau identitas pengusaha ini.



Nova sadar bahwa uang beasiswanya tak cukup untuk membayar uang kos nya, Nova hanya memiliki uang membayar kos-nya selama 3 bulan



"Mungkin aku harus mencari kerja" benak Nova


.


.


.


.


3 km jauh nya kos Nova dengan sekolah, kurang lebih berjalan kaki tak sampai ke sana 15 menit, walupun banyak bangunan besar ada di pulau ini tapi tidak sedikit pula pohon yang di ada di sini. Setiap jarak 100 meter di letakan pohon di pinggir jalan dan juga banyak yang mengatakan setiap musim pohon tersebut akan berubah warna.



Beberapa menit berjalan akhirnya sampai di depan gerbang "Wuuaaahhhh..... Keren" Ucap kagum Nova melihat bangunan sekolah sangat megah seperti istana




"Aku sudah tak sabar bagai mana rupa teman teman ku nantinya" gumam antusias Nova



Di saat memasuki gerbang para guru dan beberapa murid senior memberikan map pada murid baru. Setelah Nova melihat map nya matanya terkejut.



"Aku sangat bangga memasuki sekolah ini bagai mana tidak, sekolah ini mempunyai 10 aula, 3lapangam sepak bola, 60 kelas, dan 100 ruang klub" ucap Nova sambil tersenyum masam


"Ini terasa seperti tempat rekreasi ya dari pada sekolah" ucap seseorang , sontak Nova melihat ke arah orang yang mengajak berbicara, Nova melihat seseorang perempuan berambut biru dengan mata ungunya yang indah semua yang orang melihatnya pasti akan memuji kecantikannya.



Nova berpikir sejenak, dia sangat bingung kenapa perempuan itu mengajaknya berbicara. Nova melihat ke bagian tubuhnya



"Aku tak memakai jam, gelang, tas,dan sepatu yang mahal dan trendy. Oh aku mengerti" benak Nova



Nova memegang tangan perempuan itu dan memberikan map kepadanya, perempuan itu di saat yang sama juga terkejut atas perbuatan Nova, setelah itu Nova meninggalkannya.



"Kenapa dia tau aku menginginkannya" benak perempuan itu.



.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


  Setelah menanyai banyak orang akhirnya Nova dapat sampai ke aula utama. Jikalau Nova tidak terlalu lelah berjalan kaki ke ketempat aula ini pasti dia akan terkejut dengan besarnya bangunan aula seperti stadion sepakbola.



Ada cukup banyak mobil yang parkir di samping bangunan " benar benar sekolah elit" benak nova



"Andai saja aku memiliki mobil aku tak akan lelah pergi ke tempat ini" ucap Nova



Nova memasuki aula tersebut untuk mengikuti upacara pengangkatan siswa baru. Nova berada di barisan terbelakang dengan begitu dia tak akan mencolok.



Setelah menjadi miskin dan gak punya harta yang berlimpah membuat dia sadar berurusan dengan orang kaya = bunuh diri.



Kepala sekolah memberikan penyambutan walaupun tidak terlihat jelas sosok kepala sekolah dari belakang sini tapi sukur masih bisa di lihat dari proyektor besar yang ada di atasnya membuat terlihat jelas rupa kepala sekolah.



Beberapa lama kemudian akhirnya sampai ke tahap yang di tunggu tunggu oleh para murid



"Hei kau tau perwakilan siswa tahun ini sama cantik dengan tahun lalu yang aku dengar"



"Benarkah aku tak sabar melihatnya"


Banyak orang yang membicarakan perwakilan murid baru



"Baik lah bapak akan mempersilahkan penyambutan dari perwakilan murid baru, untuk nona Elizabeth Stiven di persilahkan"



Setelah melihat siapa yang menaiki panggung memberikan sambutan, semua laki laki hampir kejang kejang melihat kecantikannya.



"Ternyata dia" gumam Nova , sosok tersebut adalah perempuan yang tadi mengajak Nova berbicara



Beberapa menit kemudian akhirnya berakhir juga upacara penyambutannya, semua murid pergi ke papan Mading untuk melihat kelas mana yang mereka tempati Nova sedikit terpana melihat papan Mading tersebut.



"Bagai mana caraku melihat kelasku di mana papan Mading ini sangat banyak dan memanjang dan juga ada 2 ribua siswa yang ingin melihatnya" benak Nova , setelah melihat dari kejauhan ada beberapa papan Mading yang sedikit orang nya. Tampa pikir panjang lagi Nova pergi ke sana



" Kelas 1 R en en en tidak, kelas 1 S en en en tidak ada, kelas 1 T en en en Nova Alfian ketemu juga" ucap Nova



"Kita ada di kelas yang sama ya" ucap seseorang



Thank you  semua sudah membaca demon Hunter chapter #1 sebenernya ini cerita awalnya gak jelas tapi setelah saya bertapa selama 1 Tahuna akhirnya jadi juga awal cerita dari sekian lamanya  selamat membaca ya para reader



  (Word: 1132)



__ADS_1


__ADS_2