Demon Hunter

Demon Hunter
#4 perempuan


__ADS_3

Terlihat seorang perempuan berbentuk hologram sedang tertawa berbahagia


"Maaf maaf aku tak bisa menahan tawa melihat pakaianmu itu hahaha.." Nova mendengar itu tak bisa berkata apa apa lagi hanya terdiam dan memasang muka datarnya


Setelah beberapa saat tertawa akhirnya berhenti, dan dia melihat sinis ke arah Nova "Maaf atas perilaku ku tadi. Dan kurasa ini telat mengatakannya, selamat datang di negara ku Nova Alfian nama ku Izuna Karin panggil saja karin" Nova cukup kaget mendengar perkataan perempuan itu dia juga tak menyangka bahwa seorang seorang perempuan yang memiliki negara ini


Nova menanyakan apa yang di inginkan Izuna Karin kepadanya


"Fufufu... Aku hanya ingin mengerjakan mu di negaraku" Karin tersenyum manis melihat ke arah Nova, akan tetapi Nova hanya bersikap biasa saja membuat Karin bertanya tanya kenapa reaksi Nova biasa saja padahal banyak laki laki akan salah tingkah di depannya


Nova masih tak percaya bahwa pemilik negara ini ingin mengerjakannya membuat Nova curiga karena pemilik negara ini masih tanda tanya tidak ada yang mengetahuinya membuat dia harus mendengarkan apa tujuan perempuan tersebut


"Pekerjaan macam apa tu"tanya Nova,


"Sebelum itu aku akan menceritakan sebuah kisah ....." Karin pun mulai menceritakan


Dengan antusias


Karin mengatakan bahwa jaman dahulu ada yang namanya mahluk bernama demon, demon adalah mahluk yang kejam dan jahat dia juga mempunyai kekuatan supranatural untuk menundukkan ras lebih lemah yaitu manusia di saat itu manusia berjuang untuk bertempur dan membasmi para demon akan tetapi manusia adalah mahluk memiliki fisik yang lemah tak memiliki kekuatan sama sekali pada akhirnya mereka di pukul mundur oleh para demon


Nova mendengar itu merasa ceritanya sangat tidak masuk akal merasa mendengar sebuah dongeng dia mencoba mendengarkan nona Karin melanjutkan dongeng tersebut.


..... Suatu hari datang seorang pahlawan bersama dengan teman temannya membuat grup yang di mana di beri nama grup pahlawan beraninya membasmi para demon  dan ....


Nova tak terlalu memperhatikan cerita yang tak penting seperti pahlawan melakukan apa atau sedang di serang apa dan di khianati oleh siapa. Hanya mengambil inti cerita


.... pada akhirnya raja demon terpuruk begitu juga para pahlawan akan tetapi demon memilik regenerasi yang tinggi menjadikan dia tak terkalahkan di saat ity harapan telah tiada.....


Nova mulai mengantuk mendengarkannya karena sudah 2 jam berlalu tak lupa juga Nova mengambil cemilan untuk mendengarkannya


... Salah satu pendamping pahlawan dia adalah wanita tercantik di dalam grup pahlawan berhasil menyegel demon dalam tubuhnya akhirnya dunia pun damai.


"Bagai mana ceritanya" di saat Karin selesai menceritakan ceritanya dengan Antusias Nova malah tertidur dengan nyenyak


Karin teriak teriak membangunkan Nova


"Hoaaammm sudah selesai ceritanya" mata Nova masih terlihat mengantuk setelah di bangunkan oleh Karin


"Setelah mendengar semua ceritamu aku tak tau sangkut paut pekerjaanku" ucap Nova


Izuna Karin melihat Nova dengan sangat jengkel dia merasa di ceritanya remehkan oleh Nova sendiri


"Kau tau apa yang terjadi dari keturunan perempuan itu" Izuna Karin menatap Nova dengan serius


"Aku tebak keturunannya mempunya kekuatan aneh, karena di tubuhnya ada demon yang tersegel" Izuna mengangguk pelan

__ADS_1


Dan menceritakan bahwa setiap keturunannya anak perempuan lama kelamaan anak perempuan itu akan di kuasai tubuhnya oleh kesadaran demon akan tetapi setiap keturunannya laki-laki akan memiliki kekuatan supranaturalnya demon dan kesadaran demon di tubuhnya akan musnah.


"Jadi aku harus memburu demon ini" tanya Nova


"Yap"


"Bagai mana cara aku mengalahkan Meraka" tanya Nova


"Ada dua cara melakukannya yang pertama membunuhnya ..." mendengarnya membuat Nova menelan ludahnya "yang ke dua membuat mereka jatuh hati dengan diri mu sayangnya cara ini hanya berlaku untuk keturunan laki-lakinya" ucap Izuna Karin dengan antusias


Nova mencoba memikirkannya setelah itu dia mencoba bertanya jikalau dia menolaknya


"Aku akan mengusir kamu dari negaraku dan menghilangkan kekuatan supranatural dirimu" mendengar Izuna mengatakan itu membuat Nova sedikit kaget, dia tau bahwa dengan bersekolah di SMA ini masa depannya akan terjamin, bukan hanya itu dia juga mendapatkan pasilitas gratis dari sekolah tak mungkin dia menolak permintaannya.


"Baiklah aku menerimanya" terlihat Nova berkata dengan paksaan


"Fufufuuu aku sangat yakin kau akan menerimanya" terlihat muka Izuna Karin sangat bangga


"Ngomong ngomong berapa aku akan di gaji" Nova menanyai ini karena dia tau jikalau gaji di bawah di harapkan dia harus menambah kerjaannya


"Satu demon aku akan gaji segini" Izuna mengangkat satu jarinya


"Ha Seratus ribu" Nova menjawab dengan tak semangatnya


" Satu miliar bodoh emang negaraku semiskin apa" mendengar ucapan izuna sontak Nova hampir jantungan


"Satu lagi akan ku beritahu, ciri-ciri anak-anak keturunan demon. Keturunan laki-lakinya memiliki mata merah, kuning, ijo, biru sedangkan perempuannya memiliki mata ungu" mendengar perkataan Izuna Karin membuat Nova sadar matanya berwarna merah, dia kira itu hanya penyakit mata ternyata tanda keturunan wanita penyegel demon itu


"Fufufu... Baiklah karena kau sudah resmi menjadi anak buah ku aku akan memberi tahu di mana perempuan demon terdekat berada" Nova sedikit kaget dia gak mengangka akan dia bekerja secepat ini


"Dia ada di depan pintu click" di saat berakhir kata Izuna Karin berakhir juga hologram Izuna Karin dan menghilang 'depan pintu' gumam Nova


Tok tok tok


Terdengar suara pintu kamar Nova di ketok dari luar, dia tau dia tak memiliki tamu siapapun saat ini membuat Nova sedikit bertanya tanya


Tok tok tok


"Iya sebentar" Nova melangkah ke depan pintu


Setelah membuka pintu kamarnya dia melihat seorang perempuan yang Nova rasa tak asing baginya


"Ada apa ya" Nova mulai bertanya tapi terlihat perempuan itu menahan tawa


"Prtttt... Apa yang kau kenakan itu"mendengar ucapannya nova sadar alat alat dapur yang di kenakan nya belum juga di lepas dari tubuhnya

__ADS_1


"Ini aku habis menghadapi kenyataan pahit" setelah itu Nova menanyai tujuan perempuan itu


"Namaku Evelina Dominica, kau pasti sudah tak asing mendengar namaku" sebenarnya Nova tak tau siapa dia tapi Nova hanya mengangguk supaya tidak menyakitinya"bagai mana kalau kau membiarkan aku masuk dulu dan ambilkan aku minum dengan begitu aku akan berterimakasih dan memberi tau tujuan ku" ucap Evelina Dominica, Nova mempersilahkan dia memasuki ruangan dan menyuruhnya duduk di mana saja


Evelina Dominica duduk di kasur Nova sedangkan Nova mengambil air minum ke dapur


Tak lama kemudian Nova kembali membawa dua gelas teh, dan meletakkan teh di meja dekat kasur setelah itu Nova duduk di kursi meja belajar.


"Aku berterima kasih atas jamuan dari orang susah ini, sebenarnya kau harus bangga bisa menjamu ku" mendengar nya membuat Nova sedikit kesal dan ingin memukul kepalanya biar dia sadar diri


Setelah itu Evelina Dominica mengatakan ingin Nova mengajarkan supaya bisa mendapatkan nilai yang tinggi dalam semester depan dan memasuki kelas yang lebih tinggi


Nova tersenyum dan menatap ke arah Evelina Dominica "berapa kau akan membayar ku"


Setelah itu Evelina Dominica tersenyum dan mengangkat satu jarinya


"Satu miliar perbulan" ucap Nova


Mendengar itu membuat Evelina Dominica tersenyum pahit


"Satu juta perbulan, jangan berharap terlalu tinggi dan juga mana ada orang memberimu uang satu miliar untuk pekerjaan seorang diri"


' negara ini mengerjakan ku dengan satu miliar ' benak nova


Pada akhirnya Nova dan Evelina Dominica sepakat atas kerjasama mereka, setelah itu Evelina Dominica pulang dengan hati gembira karena tak sabar akan pindah kelas tebih tinggi


Di depan pintu Nova melambaikan tangan begitu juga Evelina Dominica melambaikan tangan balik ke Nova


"Dia memiliki mata ungu yang indah" ucap Nova


 


 



 


 



 


 

__ADS_1


Ilustrasi Nova Alfian


note: terimakasih telah membaca para reader jangan lupa dukung terus novel ini


__ADS_2