Demon Hunter

Demon Hunter
#2 kelas


__ADS_3

"Ruis apa itu kau" ucap Nova



"Kukira kau lupa dengan diriku,dan juga aku turut berduka atas kematian paman rus" ucap Ruis



Nova banyak tersenyum masam saja



" Bagai mana nanti aku akan mentraktir mu nanti, mumpung sekarang aku paling sugih antara kita berdua hehe" ucap Ruis dengan sedikit mengejek dengan tujuan menghiburnya


.


.


.


.



Ruis Ipandi adalah salah satu anak dari teman ayah Nova. Mereka sering bertemu di saat ayah Ruis berkunjung ke rumah Nova maupun sebaliknya.



Di saat kelas 4 SD Ruis adalah anak baru di sekolah nya Nova dari sana mereka menjadi sangat akrab. Sangat banyak Nova membantu Ruis dari masalah masalah di waktu SD membuat Ruis hormat dengan Nova .



Tapi karena ayah Ruis akan berkerja di luar kota membuat Ruis tak bisa memasuki smp yang sama dengan Nova.



Di saat mendengar kematian ayah Nova membuat Ruis cukup terpukul apa lagi dengar kabarnya bahwa semua harta ayah Nova jatuh ke tangan adik ayah Nova.



"Ayah kita harus mengembalikan warisan keluarga rus ke tangan Nova lagi" ucap Ruis



"Ayah mengerti perasaan mu,tapi kita tak bisa berbuat apa apa lagi.kita juga tidak tau seberapa kekuatan yang membantu di belakang paman Nova, Tapi jikalau kamu masih ingin membantunya, ambil ini" ayah Ruis memberikan sebuah surat.



Melihat hanya tersenyum pahit terlihat surat tersebut



"Ayah, apakah kita tak semampu ini sampai menerima surat beasiswa tak mampu ini" tanya Ruis



"Kamu jangan meremehkan sekolah ini, isi sekolah ini hanya para orang orang jenius, penyumbang miliyar ke sekolah, dan para altet terkenal. Kamu mendapatkan beasiswa harus nya bersyukur,kekayaan yang kita punya tak ada apa apanya di sana. di sanalah kita akan di ajarkan mensyukuri apa yang kita punya. Walupun begitu orang terbodoh saja di sana bisa menjadi milyarder" ucap ayah Ruis dengan antusias.



Ruis yang mendengarnya awalnya tak percaya setelah melihatnya langsung Ruis terkejut, fasilitas elit, murid-murid dari keluarga ternama, pelajar terpintar, atlit terbaik ternyata ayah nya tak berkata omong kosong tapi yang membuat dia lebih terkejut iyalah bertemu dengan Nova



Ruis tak menyangka bahwa Nova masuk di sekolah elit ini juga.



"Huu Sungguh aku tak percaya ada sekolah seperti ini" ucap Nova



"Benar apa lagi bahwa ada 4 lagi di negara ini benar benar membuatku jutkan"


Ucap Ruis



"Kenapa kau tak membawa mobil mu ke sini" tanya Nova



"Bagai mana aku bisa mendapatkan mobil. aku ke sini saja Tampa persiapan, tiba tiba ada helikopter menjemputmu dan menyeretnya ke dalam, masih sukur aku bisa mengemas pakaianku" keluh Ruis



"Ngomong ngomong kita sudah berjalan cukup lama kalau begini terus aku akan mati kelelahan" keluh Nova



"Mau bagaimana lagi jarak aula utama dengan kelas kita sangat jauh"



Nova dan Ruis hanya bisa menghela napas saja


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Di ruang kepala sekolah terdapat satu murid protes dengan penempatan kelas



" Pak kepala sekolah aku tak terima ini aku akan menuntut dirimu telah merendahkan diriku, ini penghinaan.." marah seorang gadis cantik dengan rambut berwana ke emasan di kuncir dua



"Mau gimana lagi kelas atas tak sudah tidak mencukupi, tapi jikalau kau ingin berada di sana itu gampang nilai mu harus lebih tinggi dari salah satu anak anak di kelas atas Dengan begitu kamu bisa mengambil tempat duduknya bagaimana"


Ucap kepala sekolah



"Tapi kenapa aku harus ada di kelas orang miskin ini"



"Aku tak bisa menempati dirimu nak ke kelas lain, kelas tingkat pertama hanya ada orang orang pintar saja tingkat ke tiga berisi orang orang atlet saja mumpung kelas T masih kurang satu jadi ku taruh saja kau di sana"



Dia tak tau harus berkata apa lagi pada akhirnya dia menyerah dan menerima kenyataan



SMA pulder ini hanya memandang kejeniusan saja. Tapi tujuan di ciptakan SMA ini sangat misterius. Konon katanya bahwa suasana dan cuaca di SMA ini sering berganti ganti dan paling mengejutkan lagi sering terlihat ada kejadian aneh seperti orang melayang, seseorang menghilang dari pandangan dan katanya ada orang orang bisa menggunakan kekuatan supranatural



.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.



.



.



.



.



.



.



.



Greeekkk (pintu geser terbuka)



Terlihat dua orang sedang ngos ngos dan



"Ke kenapa ja ja jauh sekali" ucap Nova



"Ga ga gak papa se sekali ini saja, gedung kelas kita masih lebih de dekat dengan gerbang sekolah dari pada jalan ke ke aula" ucap Ruis



"Kenapa kalian tidak menyewa mobil saja" salah satu anak di kelas mendengar pembicaraan mereka berdua ikut berbicara



"Aku orang kismin" "aku tak memiliki SIM " ucap ke duanya,ke duanya melihat seorang yang berbicara dengan mereka, di saat pertama melihatnya mereka terkejut melihat seseorang dengan badan yang kekar dan banyak ototnya



"Wah... Aku bisa melihat kerja kerasnya dari setiap ototnya" benak Nova



"Mahluk berotot apa ini" benak Ruis




"Nama ku Jo Alonso kalian bisa panggil aku Jo, kalo boleh tau siapa nama kalian" ucap Jo



"Namaku Nova Alfian, panggil saja Nova"


"Namaku Ruis Ipandi, panggil saja Ruis saja tak masalah"



"Ngomong ngomong sekarang kalian tinggal di mana" ucap jo



Nova dan Ruis memberi tau kan tempat tinggal mereka ke jo



"Benarkah bukannya wilayah tempat tinggal kita sama, kapan kapan aku bisa berkunjung ke tempat kalian" ucap Jo



"Tempat kos kosan ku sepertinya angker deh kalo bisa aku ke tempat kalian aja nebeng" ucap Ruis



"Emang kenapa" tanya Nova yang penasaran



"Kemarin malam ada suara orang kesurupan di kamar sebelah" ucap Ruis sambil memegangi pundaknya yang berlawanan



"Benarkah di tempatku tadi malam juga ada suara begitu" kata Jo



Greeekkk(suara pintu geser terbuka)



Seorang guru datang dan menyuruh semua murid yang ada di kelas untuk duduk. Nova dan Ruis masih bingung memilih tempat duduk akhirnya mereka duduk di pojok belakang dekat dengan pintu keluar kelas di belakang



"Selamat pagi menjelang siang semua atau lebih tepatnya selamat datang di negara Pulder, saya akan menjadi wali kelas kalian nama bapak Carlos Cesar panggil saja pak Carlos"



Pak Carlos memberitahu kepada anak anak sistem pembelajaran di SMA ini, di mana 4 hari adalah sekolah wajib dan 2 harinya di isi dengan pelajaran yang di minati. Jikalau tidak memilikinya kebanyakan murid akan menjadikan hari libur, bukan hanya itu sekolah akan mengajar selama 4 jam dan 1 jam istirahat, jadi 2jam masuk 1 jam istirahat dan 2jam masuk.



"Baiklah sebelum akhiri acara hari ini bapak akan menunjukan ketua kelas"



Pak carlos melihat beberapa data di tangannya



"Charlotte"



"Saya pak"



"kau jadi ketua kelas, kau bisa menunjuk wakil ketua kelas sendiri" ucap pak Carlos


__ADS_1


"Baik pak" ucap Charlotte



"Sekarang waktu bebas silahkan nikmati kelas baru kalian" ucap pak Carlos



Setelah keluar nya pak Carlos para murid mendatangi Charlotte untuk berkenalan



"Sukur tak ada sesi pengenalan itu sangat mengganggu" ucap Nova



" Siapa juga mau membuat sesi pengenalan dari banyaknya murid di kelas ini" Ruis menunjuk para murid



"Tempat ini luas ya seperti tempat seminar ya" ucap Nova memandangi sekitar



"Kamu benar" tanggap Ruis



Terlihat seseorang berbadan kekar datang menghampiri mereka berdua



"Cari makan yuk di kantin" bujuk Jo



"Benar juga kau katanya ingin mentraktirku tadi" ucap Nova yang antusias



Jo, Nova, dan Ruis keluar mencari makan setelah bertanya dengan beberapa anak di luar kelas sampai juga mereka di kantin



"Ini kantin ya" tanya Nova



"Kurasa kita seperti berada di mall " pendapat ruis



"Benar benar sekolah sugih" ucap Jo hampir nangis bahagia



Mereka memasuki kantin tersebut dan duduk di salah satu meja yang kosong. Salah satu pelayan melihatnya langsung mendatanginya



"Selamat datang , kalian ingin memesan apa"



Jo dan Ruis melihat pelayan ini pipi mereka memerah kecuali Nova masih memandangi menunya, membuat pelayan itu mengumpat dalam hatinya



"Aku pilih makan yang termurah dan minuman termurah" ucap Nova ke pelayan , walaupun Ruis mentraktirnya tapi Nova cukup tau diri juga



"Aku juga sama"



"Aku juga"



Setelah itu pelayan itu pergi dan mengumpat dalam hati"dasar orang miskin"



Dia adalah kakak kelas, namanya adalah Ririna Kaguya, para murid di izinkan berkerja di dalam sekolah jadi sudah lazim ada beberapa murid jadi pelayan di sana



"Pelayan itu cantik sekali ya" ucap Ruis



"Biasa saja" ucap nova



"Oh ya yang benar saja kau tak tertarik karena sudah punya si elen kan" ucap Ruis



"Aku sudah putus"



"A A APA BENARKAH" sontak Ruis terkejut



"A a aku di tikungan"



"Prrffft... Hahahaha" tawa Ruis sambil menepuk pundak Nova



" Bajingan kau" ucap nova tangannya ingin memukul Ruis



"Sabar ha sabar haha aku cuma bercanda ha" ucap Ruis



" Sukur teman kalau tidak aku sudah tak jadikan daging cincang kamu" ucap Nova



Jo juga mencoba menahan tawa melihat kelakuan mereka



Setelah mereka makan, mereka pergi kembali ke kelas



"Nova, Ruis mumpung kita satu arah bagai mana kalau kita pulang bareng" tanya Jo








Note: makasih telah membaca #2nya ya



Jangan lupa kasi dukungannya, jangan lupa like dan ikuti ceritanya



__ADS_1


__ADS_2