Deritaku, Bahagia mu

Deritaku, Bahagia mu
Bab 14 kaget


__ADS_3

keesokkan harinya novi bagun pagi dan seperti biasa melakukan kegiatan rutinitas di rumah, setelah kegiatan di rumah selsai novi bersiap untuk pergi ke tempat latihan dengan di antar keluarga.


***


setelah berkumpul dan berbincang dengan teman dan pelatih akhirnya semua naik kendaraan dan pergi menuju kota xxx,.


dalam perjalanan novi duduk di kursi depan bersebelahan dengan srorang pelatih yang mengendarai mobil, novi tidak merasakan sesuatu yang aneh dan berbeda pada orabg tersebut, dalam perjalanannya novi duduk dan asyik sambil membaca majalah, seseorang yang duduk di sampingnya sampe terus memperhatikan gerak gerik novi, karena yg lain di belakang mobil semua tertidur hanya novi dan pengendara mobil yang masih asik dengan kegiatannya masing masing,


" kamu cantik dan penyabar ", itu lah yang di ucapkan seseorang itu sambil menggenggam tangan novi dengan sebelah tangannya,


"hem niasa aja om ", jawab novi sambil tersenyum.


"lapar nov, aku belum sarapan nih? "


"Aku punya bacang, om mau ?", tanya novi


" boleh", jawab nya


Kemudian novi mengambil bacang yang di simpan di dalam tasnya, kemudian memberikan satu bacang kepadanya,


" ini bacang nya om? " sela novi


" hem, bagai mana saya hisa makan senentara saya memegang setir, ' jawabnya


baiklah saya yang suapi om deh kalau begiti, jawab novi,


ok dengan senang hati, Trimakasih sayang, jawablaki laki itu.


novi heran sambil mengerutkan kening dan memonyongkan bibirnya,

__ADS_1


kenapa ko heran, itu hibir sampe seperti itu???


tanyanya


kemudian novi menjawab " kaget ".


emang ada petasan meledak ya. jawab Tio


novi menjawab hanya dengan menggelengkan kepalanya.


kapan saya makan nich? tanya tio


maaf, jawab novi sambil menyndukkan kepalanya,


senangnya saya bisa pacaran ga ada yang ganggu, jawab tio


pacaran,,,,, siapa yang pacaran?


ya kita berdua sayang, jawab tio


sambil menyetir dan makan tio bercerita sambil kedua matanya memperhatikan di kaca spion takutnya yang di belakang bangun,


sudah sejak lama saya selalu memperhatikanmu, tapi saya tidak berani untuk mendekatimu, sekarang kamu sudah lebih dewasa, bahkan sudah lulus dari sekolah, dengan sikap lemah lembut dan penyabarnya itu saya sangat mengagumi dan jatuh cinta, tio menceritakan isi hatinya,


novi tidak menjawab hanya berpura pura fokus pada majalah padahal mendengar keluhan dari tio,


tio menarik tangan novi, apa kamu mendengarkan cerita ku tadi, tanya tio?


novi pura pura kaget, cerita yang mana???

__ADS_1


jawab novi,


oh, Tuhan aku td cerita panjang tapi malah kamy ga dengetin aku, jawab tio sambil memukul keningnya.


***


setelah sampai di kota xxx novi bertemu dengan teman teman yang lainnya, dengan ramah dan sopan novi menyalami semua, setelah selsai berkumpul semua di bubarkan untuk kegiatan beristirahat, akhirnya novi naik ke atas dan masuk ke kamar putri muliknya, sementara yang lain sibuk dengan kegiatannya ada yang pergi jalan jalan, ada yang makan bareng teman, ada juga yang cekakak cekikik berbagi cerita, sementara novi hanya rebahan di atas kasurnya, novi di kagetkan dengan suara pesan masuk :


tio : kamu di mana sayang


novi : di atas


tio : lagi ngapain sayang?


novi : tiduran


tio : yang lain pada keluar jalan jalan dan cari makan, ayo turun sayang!


novi : masih kenyang, cape om


tio : jangan panggil aku om dong sayang, kita kan cuma ngobrpl berdua


novi?????


tio : ko begitu jawabnya sayang


novi tidak menjawab lagi pesan dari tio, sampe tertidur,


tio : sayang

__ADS_1


tio : sayang


kenapa ga di baca, apa fia marah, gumam tio dalam hatinya.


__ADS_2