Deritaku, Bahagia mu

Deritaku, Bahagia mu
Bab 22


__ADS_3

novi menikmati sarapan pagi yang sudah di siapakan tio di mobil, kita ga usah formil klau kita sedang berdua, tio memohon dengan menangkup kedua tangan dengan suara yang serius,


Novi cujup menjawab dengan ungkapan hemmm nya,


pelit amat jawabannya nov, tanya tio,


terus saya harus jawab berapa meter, jawab novi,


ha gitu juga x, jawabnya,


Boleh saya minta sesuatu??,tanya novi


dengan srnang hati apa yang kamu mau pasti aku penehu, jawab tio,


saya minta om ga usah panggil sayang - sayang segala, om ga perlu berharap saya untuk menjadi ke kasih om, kalau om mau lihatcsaya terus okut organisasi ini, tapi kecuali om berharap saya keluar dari sini, dan saya tidak akan petnah untuk beryemu dan tegur sapa dengan om, jawab novi dengan pelan dan lembut, takut menyinghing perasaan tio,

__ADS_1


Harus kah drngan demikian sikap ku kepadamu nov, jawab tio dengan perasaan kecewanya,


Tolong Om, om pasti mengerti dan tau kenapa saya bersikap srperti ini, jawab novi,


aku mengerti dan aku faham apa yang kau mau nov, tapi setidaknya kamu berusaha membuka hati walaupun hanya sedikit, jawab tio,


Maaf Om saya ga biasa, saya hanya ingin fokus sampai ke titik keberhasilan dan kepuasan, karena saya ingin memberikan kebanggaan kepada ke empat orang tua saya, om pasti mengerti, kalau Om tidak bisa melakukan itu semua baiklah saya yang akan melakukannya, ini adalah kegiatan terakhir saya bukti wujud hormat saya kepada petaih, jawab novi, sambil membuka pintu mobil dan keluar dari mobil untuk kembali masuk ke dalam Asrama.


Tio sedih dan bingung terhadap apa yang sudah panjang lebar tuturkan kepadanya, aku sydah sejak lama menyimpan rasa dan perhatian ini untukmu, tapi kenapa kamu malah menolak, sudah berbagai cara aku agar aku bisa memilikimu tapi apa srmuanya gagal, baik lah demi kamu aku akan menyimpan perasaan sayang tulus dalam hati, aku akan berusaha srolah tidak terjadi apa" selama ini dengan mu tp aku sakit novi,


Tio keluar dari dalam mobil hendak pergi menuju kantor,


setelah sampai di dalam kantor banyak para official berbincang, tio menghampiri pak mul,


pak mul maaf saya ada telpon saya harus kembali pulang ada pekerjaan yang ga bisa di Handel yang lain, sepertinya saya harus segera pulang pa mul, permohonan tio pada pak mul,

__ADS_1


ko begitu, biasanya kan aman - aman saja, jawab pak mul,


ya biasa sihcsrperti itu, mungkin lagi darurat pa mul, jawab tio


terus minggu depan bisa kan ikut pergi ke surabaya, tanya pak mul,


coba nanti lihat waktunya minggu ini, klisalnya aman saya pasti ikut, yapi kalau misalnya saya ga bisa pergi saya mohon maaf, jawab tio


loh kenapa bang, tanya kenu


ini bang tio harus segera pulang dan belum pasti juga untuk ikut ke surabaya, jawab pak mul


waduh gimana bang?, katanya mau bantu aku deketin cewe idamanku, ko malah harus pulang bang, tanya tio,


ya maaf bang ken darurat, jawab tio

__ADS_1


Pada hal tio tidak mau panjang lebar memberi alasan kebohongan, kemudian tio berpamitan pada srmua official dan beberapa Atlit yang ada di bawah dekat kantor, saya tidak akan menemuimu di atas, jaga diri baik - baik di sini dan di surabaya nanti, aku pasti akan selalu mendoakan yang terbaik untukmu, selamat tinggal cintaku aku pulang duluan.


__ADS_2