
Tio duduk di gazebo atas sambil menunggu novi keluar dari musolanya, berentung banget andai saja aku bisa mendapatkan hati orang yang srlalu aku rindu, gumam tio dalam hati sambol melamun menunggu novi keluar dari musola,
Setelah selsai dengan sholat dan mengajinya novi kemudian melipat kain mukena yang sudah di pergunakan dan menyompan kembali mukena dan al quran yang sudah selsai di petgunkan dan hendak keluar dari musola, novi melihat ada seseorang yang di kenal nya srdang duduk melamun sendiri, dengan memberanikan diri novi menyapanya :
Malam om, sapa novi
Tio tidak bergeming sama sekali karena masih asyik dengan lamunannya, novi heran sampai mengkerutkan kedua alisnya, kemudian novi hendak menyentuh pundaknya tio, oooom ko asyik dengan lamunannya,
Tio kaget dan sadar dari lamunannya, dan dengan senang karena orang yang sedari tadi dia khawatirkan ada di hadapannya dan baik baik saja,
Tio : eh kamu vi ngagetin aja
Novi : ko bisa sih dari tadi melamun, terus saya panggil juga ga di sautin
TIo : ah masa sih,,,, saya kan nunggu kamu selsai sholat vi
novi :bapak mau sholat juga sampe harus nunggu saya selsai
Tio : saya bukannya mau sholat, td sholat udah di bawah vi, tapi saya nunggu kamu pasti belum makan kan?
Novi : hemm, ( novi hanya menjawab hemmm sambil tersenyum)
Tio : ayo sini duduk makan nasi goreng ini, nanti ke buru dingin ga enak ( tio sambil menarik tangan novi supaya duduk di sampingnya )
__ADS_1
Novi : ko om tau kalau saya lagi laper
Tio : ya tau lah tadi perutmu telpon ke ponselku
Novi : ah om bisa aj
Tio : ayo makan, apa mau aku suapin
novi : idih saya kan nukan baby yang harus di suapin
Tio: ya udah ayo ni nasi goreng sama cemilannya ( tio membuka bungkusan nadi goreng dan membuka cemilan fi kantong keresek yang tadi di bawanya.
novi : ya, makasih om ( novi bingung kenapa tio selalu berlebihan kepadanya)
Tio : maaf untuk apa nov???
novi : ini om bawain saya nasi goreng dan cemilan sebanyak ini
Tio : ya ga usah gitu juga kali, niasa aj ( dalam hati tio berkata ini belum seberapa sayang, aku bisa memberika yang lebih dari yang aku bawa kali ini hanya untukmu nov)
Novi : Om ga makan, malah jadi penonton
Tio : saya udah makan
__ADS_1
Novi : oh, ( novi membungkus nasi goreng yang baru saja di makan satu sendok, karena malu harus makan sendiri da diliatin tio terus)
Tio : loh ko di rapihkan nasi gorengnya
Novi : saya ga laper om
Tio : tadi bilang Laper, kenapa di rapihkan lagi vi nasgornya
novi : ga enak
tio : terus mau makan apa, kamu kan pasti lapar belum makan, apa kita cari makan yang lain yang kamu mau?
novi : ga usah, ini juga banyak, nanti malah mubazir om
tio : ya udah, kita makan nasgornya bareng bareng ya ( tio mengambil bungkusan nasi goreng yang sudah novi bungkus dan mengambil srndok untuk mencoba menyuapi novi) ayoo buka mulutnya Aaaa,,,,Aaaaa
novi : saya bisa sendiri om ( sambil memegang sendok yang di pegang tio)
tio: ayo Aaa dulu suapan pertama
novi : makasih om ( novi menerima suapan dari tangan tio)
tio : hemmm pinter anak papah tio
__ADS_1
(tio senang akhirnya novi mau makan).