Deritaku, Bahagia mu

Deritaku, Bahagia mu
Dua anak kecil


__ADS_3

novi terbangun, melihat sekelilingnya sepi, pada kemana teman teman yang lainnya, kemudian novi melihat ponselnya, dia kaget melihat ada 30 pesan masuk dari tio sampe novi tertidur, novi membaca satu persatu pesan yang di kirim tio, jadi kebaikan dan perhatiannya selama ini bukanlah layaknya pelatih dan anak didiknya, terus aku harus bagaimana, karena tidak ada perasaan sama selali terhadapnya, gumam novi dalam lamunannya.


aku mau ke kamar mandi mungpung tidak antri, sebentar lagi adzan asyar.


noviembawa handuk, pakaian ganti dan tas sabun kecil, baru melangkah masuk ke kamar mabdi terdengar adzan asyar, alhamdulillah.


setelah selsai dengan ritual mandinya, novi masuk ke dalam musola untuk melaksanakan kegiatan wajib seorang muslim, di musola hanya ada novi seorang, karena sepi srtelah melaksanakan sholatnya, novi herdiri untuk mengambil Al quran dan langsung mengaji surat Al Waqiah, setelah mengaji selsai novi menyimpan kembali al quran dan melupat mukenanya, kemudian masuk ke kamar hendak mengambil tas selempang dan turun ke bawah.


sepi banget yang lain pada jalan ke mana sih,


aku jalan sendiri ke depan aja ah sambil cari makan, karena hari ini kegiatannya bebas, baru mulai besok bersiap dengan kegiatan rutinnya,


novi berjalan kedepan,


mau ke mana teteh cantik, tanya pak mul


eh bapak biasa aja, ke depan pa, jawab novi,


ko sendiri, yang lain ke mana, tabya pak mul,


yang lain tadi udah pd jalan pa, saya abis sholat dulu, ga pp pa mul cuma ke drpan aj, jawab novi,


oh iya hati" ya,

__ADS_1


iya pa terima kasih, jawab novi.


Novi berjalan jalan santai sendiri kemudian melihat di sebrang ada anak kecil yang sedang menangis, kemudian novi menyebrang jalan dan merangkuk anak kecil itu, kenapa nangis sayang tanya novi,


tadi uang ade jatuh di cqri ga ada jawab kakaknya, siapa nama kaka dan ade tanya novi,


aku Reza dan ini ade putri, jawab reza


novi : emang ade mau heli apa sayang???


putri : puti au alomanis tata antik, karena putri usianya sekitar 3 tahun jadi ngobrolnya cadel (putri mau aromanis kaka cantik) .


Reza " tapu kan uang ade hilang jafi kita ga bisa bel.


(Aa putri mau) sambil terisak mebangis


novi : ya udah kaks beliin aromanisnya ya putri sma a reza tp putri ga boleh nangis lagi


putri : hole,,,hole atu au biliin alomanis ( hore hore aku mau di beliin aromanis) sambil lompat senang,


setelah novi membelikan 2pak aromanis kemudian novi mengantar kedua anak itu sampe ke rumahnya, ternyata mereka berdua itu adalah anaknya pa mul,


novi : rumahnya di mana a reza

__ADS_1


reza : di depan kaka sebentar lagi


putri : tata antik puti tuyun, ( kaka cantik putri mau turun)


novi : ok siap ( sambil menurunkan putri dari pangkuannya)


kemudian putri lari dan masuk ke dalam rumah


putri : mamah,,, mamah,,,, papah,,, papah


novi : putri jangan lari nanti jatuh


ketika sampe di depan rumah putri mamah putri, pak mul dan om tio keluar, novi kaget , dan mengucapkan salam,


Assalamualaikum,,,,


Waalaikum salam jawab serentak semuanya, mamah, papah tadi puti nanis jayan uwan puti iyang mmau bili alomanis, ada tata antik toyong cama biliin puti cama a eza alomanis, ( mamah, papahtadi putri nangis di jalan, karena uang putri hilang mau beli aromanis, tapi tadi ketemu kaka cantik yang nolong putri dan a reza dan di beliin aromanisnya) ,celiteh putri pada orang tuanya, kemudian pa mul tersenyum, terimakasih teh novi,


putri dan reza kebingungan, papah nal cama tata antik $papah kenal sama kaka cantik). celoteh putri,


pak mul, ya kenal dan tau dong, jawab pa mul,


novi tersenyum dan langsung berpamitan pulang.

__ADS_1


__ADS_2