DETEKTIF RYAN

DETEKTIF RYAN
DETEKTIF RYAN BAB 49


__ADS_3

Detektif Ryan duduk di kantornya, menatap kosong layar komputernya. Dia merasa kebingungan dan sedikit lelah. Dia telah menghabiskan malam semalam untuk menyelesaikan kasus besar yang menuntut banyak pikiran. Namun, hari ini adalah hari yang baru dan dia siap untuk memulai lagi.


Pintu kantornya terbuka dan asisten kepercayaannya, Jane, masuk. "Ada kasus baru yang menunggu Anda, detektif," kata Jane sambil menyerahkan berkas kasus baru.


Ryan tersenyum. "Terima kasih, Jane. Saya akan memeriksanya segera." Dia membuka berkas dan membaca rincian kasus tersebut.


Ryan tersenyum. "Terima kasih, Jane. Saya akan memeriksanya segera." Dia membuka berkas dan membaca rincian kasus tersebut.


Percakapan:


Ryan: "Baiklah, jadi kasus ini tentang apa?"


Jane: "Kasus ini tentang seorang wanita yang hilang. Keluarganya menghubungi polisi ketika dia tidak pulang setelah bekerja."


Ryan: "Apa namanya?"


Jane: "Keluarganya tidak ingin menyebutkan namanya di media karena mereka takut hal itu akan membuat situasi semakin buruk. Namun, mereka memberikan informasi yang cukup untuk memulai penyelidikan."


Ryan: "Baiklah, jadi apa informasi yang kita punya?"


Jane: "Wanita itu bernama Maria. Dia bekerja di sebuah perusahaan besar dan terakhir kali dilihat saat meninggalkan kantor pada pukul 6 malam.


Ryan: "Apakah dia memiliki masalah di tempat kerja?"


Jane: "Tidak, tidak ada laporan mengenai masalah di tempat kerja atau di kehidupan pribadinya. Dia tinggal sendiri dan tidak memiliki keluarga di kota ini."


Ryan: "Bagaimana dengan rekan kerjanya?"


Jane: "Kami telah mewawancarai beberapa rekan kerjanya dan mereka tidak memberikan informasi yang berguna. Mereka mengatakan bahwa dia adalah seorang yang bekerja, keras dan tidak pernah mengeluh."


Ryan: "Baiklah, kita perlu mencari tahu di mana dia berada. Apakah ada kemungkinan dia pergi dari kota ini?"


Jane: "Tidak ada catatan perjalanan atau pembelian tiket transportasi."


Ryan: "Baiklah, kita akan mulai dengan mencari informasi lebih lanjut tentang Maria. Kita akan mulai dengan memeriksa rumahnya dan tempat-tempat yang sering dia kunjungi."


Jane: "Baiklah, saya akan mengatur semuanya."


Ryan: "Terima kasih, Jane. Saya merasa optimis bahwa kita akan menemukan Maria dengan cepat."


Jane: "Saya juga berharap begitu, detektif."


Dengan itu, Ryan berdiri dari kursinya dan bersiap untuk memulai penyelidikan kasus baru ini. Dia tahu bahwa ini akan menjadi tantangan besar, tetapi dia siap untuk menghadapinya dengan kepala dingin dan tekad yang kuat.


Ryan: "Ada hal yang perlu saya tanyakan sebelum saya pergi. Apakah ada yang perlu saya ketahui tentang Maria yang bisa membantu saya dalam penyelidikan ini?"


Jane: "Hmm, jujur saja kami tidak memiliki banyak informasi tentang Maria. Dia baru saja bergabung dengan perusahaan kami dan sejauh ini tidak ada masalah dengan pekerjaannya."


Ryan: "Baiklah, saya akan mulai dengan mewawancarai rekan kerjanya dan melihat apakah mereka memiliki informasi


tambahan."

__ADS_1


Jane: "Saya juga mengirimkan data yang kami kumpulkan tentang Maria, termasuk riwayat pekerjaan dan profil sosial media-nya. Semoga ini bisa membantu."


Ryan: "Terima kasih, Jane. Saya akan segera mulai bekerja dan memberikan update secepatnya."


Ryan meninggalkan kantor Jane dan pergi ke tempat Maria bekerja. Setelah memperoleh izin dari bos Maria, Ryan mulai mewawancarai rekan kerja Maria satu per satu. Namun, hasilnya nihil. Tidak ada yang tahu ke mana Maria pergi atau mengapa dia tiba-tiba menghilang


Ryan: "Ini sangat aneh. Tidak mungkin seseorang tiba-tiba menghilang begitu saja."


Bos Maria: "Kami sepenuhnya setuju, detektif. Kami sangat prihatin dengan keberadaannya. Apakah ada sesuatu yang bisa kami bantu lagi?"


Ryan: "Terima kasih, saya akan melihat data yang diberikan oleh Jane dan mencoba mencari petunjuk dari sana."


Ryan kembali ke kantornya dan mulai memeriksa profil media sosial Maria. Namun, dia tidak menemukan informasi yang signifikan. Tiba-tiba, Ryan mendapatkan panggilan dari seseorang yang mengaku mengetahui keberadaan Maria.


Ryan: "Detektif Ryan."


Penelepon: "Halo, saya mendengar bahwa Anda sedang mencari Maria. Saya tahu keberadaannya."


Ryan: "Baik, tolong ceritakan lebih lanjut."


Penelepon: "Saya tidak bisa memberitahukan siapa saya, tetapi saya bisa membawa Anda ke tempat dia berada. Tapi saya perlu jaminan bahwa Anda tidak akan melaporkan apa yang saya katakan kepada siapa pun."


Ryan: "Maaf, saya tidak bisa menjanjikan itu tanpa mengetahui lebih banyak tentang situasi ini."


Penelepon: "Saya mengerti. Tapi Anda harus percaya pada saya, saya bisa membawa Anda ke Maria."


Ryan memutuskan untuk mengambil risiko dan bertemu dengan penelepon tersebut. Dia mengatur pertemuan di tempat yang disepakati dan berharap bisa menemukan Maria di sana. Namun, ketika dia tiba di tempat tersebut, dia hanya menemukan sebuah catatan yang meminta dia untuk mengikuti petunjuk yang diberikan.


Ryan mengikuti petunjuk tersebut dan akhirnya berhasil menemukan Maria yang diam-diam bersembunyi di sebuah apartemen. Maria memberitahunya bahwa dia dikejar oleh seseorang dan merasa tidak aman di tempat kerjanya.


Ryan: "Baiklah, saya akan melindungi kamu, Maria. Tapi sebelum itu, bisakah kamu memberikan informasi lebih detail tentang orang yang mengejarmu?"


Maria: "Saya tidak tahu siapa dia. Saya hanya melihatnya beberapa kali di tempat kerja saya dan dia terlihat mencurigakan."


Ryan: "Apakah kamu bisa memberikan deskripsi fisiknya?"


Maria: "Dia tinggi dan berotot, memiliki rambut hitam, dan selalu mengenakan kacamata hitam."


Ryan mencatat deskripsi tersebut di bukunya.


Ryan: "Baiklah, saya akan menginvestigasi orang ini dan melindungi kamu sampai situasi ini teratasi. Tapi kamu harus berjanji untuk tetap berhati-hati dan memberitahuku jika kamu melihat dia lagi."


Maria: "Saya berjanji, detektif."


Setelah berbicara dengan Maria, Ryan meninggalkan apartemennya dan kembali ke kantornya. Dia mulai menginvestigasi orang yang dijelaskan oleh Maria dan menemukan bahwa orang tersebut adalah mantan pacarnya yang telah dihukum karena melakukan kekerasan terhadap perempuan.


Ryan: "Aha, aku melihat pola di sini."


Ryan memutuskan untuk mengunjungi mantan pacar Maria di penjara dan menanyakan alasan mengapa dia mengikuti Maria.


Mantan pacar Maria: "Saya hanya ingin meminta maaf padanya. Saya tahu saya telah melakukan kesalahan besar dan ingin memperbaikinya."

__ADS_1


Ryan: "Baiklah, tetapi itu tidak memberimu hak untuk mengintai dan menakut-nakuti dia. Saya akan memastikan bahwa kamu tidak akan mendekatinya lagi."


Dengan itu, Ryan mengakhiri kasus ini dengan berhasil melindungi Maria dan menempatkan mantan pacarnya di bawah pengawasan ketat. Ryan tahu bahwa ini adalah salah satu kasus yang menantang, tetapi dia merasa senang bahwa dia dapat menyelesaikannya dengan baik dan membawa keadilan bagi kliennya


Setelah menyelesaikan kasus Maria, Ryan kembali ke kantor detektifnya dan duduk di meja kerjanya. Tiba-tiba, telepon berdering dan Ryan menjawabnya.


Ryan: "Detektif Ryan di sini."


Panggilan itu dari seorang wanita bernama Emily, yang meminta bantuan untuk menemukan kakak perempuannya yang hilang, Rachel.


Emily: "Saya sudah mencari Rachel di mana-mana, tetapi saya tidak bisa menemukannya. Saya sangat khawatir tentang keadaannya.


Ryan: "Tidak perlu khawatir, Emily. Saya akan membantu Anda menemukannya. Apa yang bisa Anda katakan tentang keadaan terakhirnya?"


Emily menjelaskan bahwa Rachel telah menghilang selama beberapa hari setelah bertengkar dengan pacarnya. Ryan menyadari bahwa ini mungkin kasus hilangnya orang yang lebih serius daripada kasus Maria.


Ryan: "Baiklah, saya akan segera mulai menyelidiki kasus ini. Bisakah kamu memberikan informasi detail tentang pacarnya?"


Emily memberikan detail tentang pacar Rachel, termasuk nama dan alamatnya. Ryan juga meminta deskripsi fisik Rachel, serta detail tentang pakaian yang dikenakannya saat terakhir kali dilihat.


Setelah berbicara dengan Emily, Ryan menghubungi timnya dan meminta bantuan mereka dalam mencari Rachel. Mereka memulai penyelidikan dengan mengunjungi apartemen pacar Rachel dan memeriksa apakah dia telah kembali ke sana. Mereka juga memeriksa rekaman CCTV di sekitar tempat terakhir Rachel dilihat.


Setelah beberapa jam melakukan penyelidikan, tim Ryan menemukan petunjuk penting yang membawa mereka ke sebuah apartemen kosong di daerah terpencil. Mereka menemukan Rachel di sana, lemah dan kelelahan, tetapi selamat.


Ryan: "Rachel, apa yang terjadi denganmu? Apakah kamu baik-baik saja?"


Rachel: "Saya baik-baik saja, detektif. Pacar saya mengunci saya di apartemen ini dan meninggalkan saya di sini."


Ryan: "Baiklah, saya akan membawa kamu ke rumah sakit untuk diperiksa. Dan jangan khawatir, pacarmu akan diproses sesuai dengan hukum."


Rachel merasa sangat terharu dan bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh detektif Ryan dan timnya.


Rachel: "Terima kasih banyak, detektif. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi jika tidak ada bantuanmu."


Ryan: "Itu adalah tugas saya untuk membantu orang yang membutuhkan, Rachel. Saya senang bisa membantumu."


Dengan itu, Ryan mengakhiri kasus ini dengan sukses dan memberikan keadilan bagi Rachel dan keluarganya. Dia merasa senang dan bangga atas pekerjaannya dan timnya, serta menjadi inspirasi bagi banyak orang yang ingin membantu orang lain dalam kebutuhan.


Rachel: "Terima kasih banyak, detektif. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi tanpa bantuanmu."


Ryan: "Tidak perlu berterima kasih, Rachel. Ini adalah tugas saya sebagai seorang detektif untuk membantu orang seperti kamu. Dan saya senang bisa membantumu."


Rachel: "Saya tidak tahu bagaimana cara mengucapkan terima kasih yang cukup banyak atas semua yang kamu lakukan."


Ryan: "Kamu tidak perlu merasa seperti itu. Saya senang bisa membantumu dan memastikan keadilan terpenuhi. Itu adalah tugas saya sebagai detektif, dan aku selalu siap membantu orang-orang seperti kamu."


Rachel: "Saya tahu kamu pasti sangat sibuk dengan kasus-kasus lain, jadi saya sangat menghargai waktu dan perhatianmu pada kasus ini."


Ryan: "Tidak perlu khawatir, Rachel. Saya senang bisa membantumu dan keluargamu. Kami selalu siap membantu orang-orang yang membutuhkan, kapan saja dan di mana saja."


Dengan itu, Ryan mengakhiri percakapan mereka dan merasa senang dapat membantu Rachel dan keluarganya. Dia tahu bahwa kasus ini adalah salah satu dari banyak kasus yang dia tangani, tetapi membantu orang seperti Rachel membuat pekerjaannya sebagai detektif lebih berarti dan bermakna.

__ADS_1


__ADS_2