DETEKTIF RYAN

DETEKTIF RYAN
DETEKTIF RYAN PART 66


__ADS_3

Pagi yang cerah di kota metropolitan ini, Detektif Ryan sedang menikmati secangkir kopi panas di meja kerjanya. Namun, ketenangan itu tidak berlangsung lama ketika seorang wanita muda muncul di depannya dengan tatapan cemas.


"Permisi, apakah saya bisa minta bantuan Anda?" tanya wanita itu.


Mohon duduk, dan ceritakan masalahmu," jawab Detektif Ryan ramah sambil menawarkan kursi.


Wanita: Terima kasih. Saya benar-benar butuh bantuanmu. Suami saya menghilang selama dua hari dan saya tak tahu ke mana dia pergi.


Detektif Ryan: Baik, tolong ceritakan detailnya. Apa yang terjadi sebelum suamimu menghilang?


Wanita: Sebelum dia menghilang, kami bertengkar hebat karena masalah keuangan. Dia mengeluh bahwa dia kesulitan memenuhi kebutuhan keluarga dan tidak bisa membayar tagihan bulanan.


Detektif Ryan: Apakah kamu tahu apakah suamimu punya masalah


keuangan sebelumnya?


Wanita: Tidak, saya tidak pernah mengetahui tentang masalah keuangannya sampai saat itu. Saya hanya berpikir bahwa dia tidak bekerja keras dan tidak memperhatikan keluarganya.


Detektif Ryan: Baik, saya akan mulai penyelidikan segera. Bisakah kamu memberikan saya beberapa informasi penting tentang suamimu, seperti alamat kantor dan nomor telepon?


Wanita: Tentu saja, saya punya informasi itu di ponsel saya. (Wanita itu memberikan informasi kepada Detektif Ryan)


Detektif Ryan: Terima kasih, saya akan segera menghubungimu jika saya menemukan informasi apapun. Namun, saya harus memberitahumu bahwa biaya penyelidikan ini tidak murah. Apakah kamu siap membayar?


Wanita: Ya, saya siap membayar apapun biayanya. Tolong temukan suamiku, saya benar-benar khawatir.


Detektif Ryan: Baiklah, saya akan segera memulai penyelidikan ini dan memberitahumu apapun yang saya temukan. Mohon sabar menunggu Wanita itu meninggalkan ruangan Detektif Ryan dengan tatapan yang penuh harapan)


Detektif Ryan mulai mengumpulkan informasi tentang suami wanita itu. Dia mencari informasi tentang pekerjaan, hubungan sosial, dan kegiatan suaminya selama beberapa hari terakhir. Detektif Ryan merasa ada sesuatu yang tidak beres dengan kepergian suami wanita itu, dan dia bertekad untuk menemukan jawaban


Detektif Ryan mulai berbicara dengan beberapa teman dekat suami wanita itu. Dia bertanya-tanya apakah mereka melihat atau mendengar sesuatu yang mencurigakan sebelum kepergian suami wanita itu.


Detektif Ryan: Halo, saya Detektif Ryan. Saya sedang mencari informasi tentang suami teman saya yang hilang. Apakah Anda kenal dia?


Teman Suami: Tentu saja, saya kenal dia dengan baik. Apa yang terjadi?


Detektif Ryan: Istri teman Anda melaporkan bahwa suaminya menghilang beberapa hari dan tidak kembali. Saya ingin mencari tahu apakah Anda tahu di mana dia berada atau apakah Anda melihat atau mendengar sesuatu yang mencurigakan sebelum kepergiannya.


Teman Suami: Sayangnya, saya tidak tahu apa-apa tentang itu. Terakhir kali saya berbicara dengannya adalah beberapa minggu yang lalu dan semuanya tampak normal.


Detektif Ryan: Baiklah, terima kasih atas waktu Anda. Apakah Anda bisa memberi tahu saya orang lain yang mungkin tahu tentang keberadaannya?


Teman Suami: Tentu saja, saya bisa memberikan nomor telepon beberapa teman dekatnya.

__ADS_1


Detektif Ryan: Terima kasih banyak. Saya akan menghubungi mereka segera.


Setelah mendapat beberapa nomor telepon dari teman suami, Detektif Ryan mulai menghubungi mereka satu per satu. Namun, tidak ada yang memberikan informasi yang berguna. Semua orang mengatakan bahwa suami wanita itu terakhir kali mereka lihat adalah beberapa hari yang lalu dan tidak ada yang mencurigakan.


Detektif Ryan merasa frustrasi. Dia tidak bisa menemukan jejak suami wanita itu. Dia memutuskan untuk pergi ke kantor suami wanita itu untuk mencari tahu apakah ada petunjuk atau informasi yang dapat membantunya. Baik, saya meminta maaf atas kesalahan tersebut. Berikut ini ulangannya:


Detektif Ryan mulai mengumpulkan informasi tentang suami wanita itu. Dia mencari informasi tentang pekerjaan, hubungan sosial, dan kegiatan suaminya selama beberapa hari terakhir. Detektif Ryan merasa ada sesuatu yang tidak beres dengan kepergian suami wanita itu, dan dia bertekad untuk menemukan jawaban.


Setelah mendapat beberapa nomor telepon dari teman suami, Detektif Ryan mulai menghubungi mereka satu per satu. Namun, tidak ada yang memberikan informasi yang berguna. Semua orang mengatakan bahwa suami wanita itu terakhir kali mereka lihat adalah beberapa hari yang lalu dan tidak ada yang mencurigakan.


Detektif Ryan merasa frustrasi. Dia tidak bisa menemukan jejak suami wanita itu. Dia memutuskan untuk pergi ke kantor suami wanita itu untuk mencari tahu apakah ada petunjuk atau informasi yang dapat membantunya.


[Lalu Detektif Ryan memasuki kantor dan mendekati resepsionis


Detektif Ryan: "Permisi, saya mencari informasi tentang suami Jessica. Apakah dia bekerja di sini?"


Resepsionis: "Iya, dia bekerja di sini. Ada yang bisa saya bantu?"


Detektif Ryan: "Saya adalah seorang detektif dan sedang mencari informasi tentang suami Jessica. Dia hilang dan saya mencari tahu apakah dia mungkin memiliki hubungan dengan pekerjaannya di sini."


Resepsionis: "Saya lihat dia tidak hadir hari ini. Apa yang sebenarnya terjadi?"


Detektif Ryan: "Saya tidak ingin berspekulasi terlalu dini, tapi kami belum bisa menemukan keberadaannya dan saya mencoba mencari tahu apakah ada petunjuk di kantor ini. Apakah Anda memiliki informasi atau kontak lain yang mungkin bisa membantu saya?"


Detektif Ryan: "Tidak, terima kasih. Saya akan terus mencari tahu. Jika Anda mendapatkan informasi apa pun, silakan hubungi saya."


Resepsionis: "Baik, saya akan pastikan untuk memberitahu Anda jika ada informasi yang bisa saya berikan. Semoga suaminya segera ditemukan."


Detektif Ryan: "Terima kasih banyak, saya juga berharap begitu. Oh ya, sebelum saya pergi, apakah ada CCTV di area parkir atau di dalam gedung ini?"


Resepsionis: "Ya, ada CCTV yang dipasang di beberapa titik di gedung ini, termasuk di area parkir. Tapi akses ke rekaman CCTV hanya bisa dilakukan oleh orang yang berwenang."


Detektif Ryan: "Baik, saya mengerti. Apakah Anda bisa memberikan saya kontak orang yang berwenang untuk mengakses rekaman CCTV tersebut?"


Resepsionis: "Maaf, saya tidak bisa memberikan kontak itu. Tapi jika Anda punya surat resmi dari polisi, mungkin itu bisa membantu untuk meminta akses ke rekaman CCTV."


Detektif Ryan: "Baik, terima kasih atas informasinya. Saya akan mencoba mendapatkan surat resmi dari polisi. Terima kasih banyak atas bantuannya."


Resepsionis: "Baik, sama-sama. Semoga berhasil menemukan suaminya."


Detektif Ryan kemudian mencatat nama dan nomor telepon resepsionis untuk referensi di kemudian hari dan meninggalkan kantor suami wanita yang hilang dengan pikiran yang lebih fokus pada bagaimana mendapatkan surat resmi dari polisi. Dia tahu itu akan memakan waktu, tetapi dia tidak akan menyerah hingga menemukan suami wanita itu.


Detektif Ryan: "Selamat pagi, saya Detektif Ryan dari Kepolisian Kota. Saya ingin menanyakan apakah ada rekaman CCTV di kantor suami wanita yang hilang?"

__ADS_1


Resepsionis: "Iya, ada. Namun, kami tidak bisa memberikan akses ke rekaman CCTV tanpa surat resmi dari polisi. Apakah Anda punya surat resmi yang bisa kami gunakan sebagai referensi?"


Detektif Ryan: "Baik, saya akan segera meminta surat resmi dari polisi dan mengirimkannya kepada Anda. Bisakah saya mendapatkan nama dan nomor telepon Anda sebagai referensi?"


Resepsionis: "Tentu saja, nama saya adalah rika dan nomor telepon saya adalah 0812xxx. Silakan hubungi saya kembali jika Anda memiliki surat resmi dari polisi."


Detektif Ryan: "Baik, terima kasih atas bantuannya, Lisa. Saya akan segera mengirimkan surat resmi dari polisi dan menghubungi Anda kembali. Semoga suaminya segera ditemukan."


Resepsionis: "Semoga berhasil, Detektif. Saya akan menunggu kabar dari Anda."


Detektif Ryan segera meninggalkan kantor suami wanita yang hilang dan menuju ke kantor polisi untuk mendapatkan surat resmi. Setelah beberapa jam menunggu, akhirnya surat resmi tersebut dikeluarkan dan Detektif Ryan segera mengirimkannya ke kantor suami wanita itu.


Setelah surat resmi tersebut diterima, Detektif Ryan menghubungi kembali Rika, resepsionis di kantor suami wanita itu.


Detektif Ryan: "Halo, Rika. Ini Detektif Ryan. Saya baru saja mengirimkan surat resmi dari polisi. Apakah Anda bisa membantu saya mendapatkan akses ke rekaman CCTV?"


Rika: "Ya, saya sudah menerima surat resmi tersebut. Saya akan meminta staf keamanan kami untuk memberikan akses Anda ke rekaman CCTV. Apa Anda punya waktu sekarang?"


Detektif Ryan: "Ya, saya ada waktu. Terima kasih banyak atas bantuannya."


Rika: "Baik, saya akan mengatur agar staf keamanan membawa Anda ke ruangan pemantauan CCTV. Silakan ikuti saya."


Detektif Ryan mengikuti Rika ke ruangan pemantauan CCTV dan diberikan akses untuk melihat rekaman CCTV dari beberapa hari terakhir. Dia memeriksa rekaman tersebut dengan cermat dan akhirnya menemukan petunjuk yang mungkin berguna dalam kasus ini.


Detektif Ryan: "Terima kasih banyak atas bantuannya, Rika. Saya menemukan beberapa petunjuk yang mungkin berguna dalam kasus ini."


Rika: "Senang bisa membantu, Detektif. Semoga suaminya segera ditemukan."


Detektif Ryan kemudian meninggalkan kantor suami yang hilang dengan harapan bahwa petunjuk yang ditemukannya akan membantu menyelesaikan kasus ini.


Setelah beberapa hari berlalu, Detektif Ryan berhasil mengumpulkan lebih banyak bukti dan petunjuk dalam kasus ini. Dia dan timnya berhasil mengidentifikasi seorang tersangka yang dicurigai terlibat dalam hilangnya suami wanita tersebut.


Detektif Ryan kemudian meminta izin untuk menggeledah rumah tersangka dan menemukan barang bukti yang cukup untuk menuduhnya secara resmi. Setelah interogasi yang intensif, tersangka akhirnya mengakui bahwa dia terlibat dalam hilangnya suami wanita tersebut.


Detektif Ryan kemudian meminta izin untuk menggeledah rumah tersangka dan menemukan barang bukti yang cukup untuk menuduhnya secara resmi. Setelah interogasi yang intensif, tersangka akhirnya mengakui bahwa dia terlibat dalam hilangnya suami wanita tersebut dan mengungkapkan lokasi di mana korban disembunyikan.


Tim penyelamat segera berangkat ke lokasi dan berhasil menemukan suami wanita tersebut dalam keadaan selamat. Detektif Ryan kemudian menyampaikan kabar gembira kepada istri korban dan keluarganya.


Istri korban: "Terima kasih, Detektif Ryan. Kami sangat berterima kasih atas kerja keras Anda dan tim Anda dalam menemukan suami saya. Kami tidak tahu bagaimana cara membalas budi baik Anda."


Detektif Ryan: "Tidak usah terima kasih, Nyonya. Ini adalah tugas kami untuk membantu masyarakat dan melindungi mereka dari kejahatan. Saya senang bahwa suami Anda telah ditemukan dengan selamat. Dan saya juga ingin berterima kasih atas bantuan dari Rika di kantor suami Anda. Tanpa bantuan dan kerja sama dari Anda dan rekan-rekan kami, kami tidak bisa berhasil menyelesaikan kasus ini."


Istri korban: "Terima kasih, Detektif. Kami tidak akan melupakan bantuan Anda."

__ADS_1


Detektif Ryan: "Sama-sama, Nyonya. Semoga keluarga Anda bisa pulih dari kejadian ini. Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda membutuhkan bantuan lainnya di masa depan."


__ADS_2