
Di tes ketiga akan melihat seberapa berbakat spirit master.
Xiao Bai mengantarkan Xu Yuan dan yang lainnya ke tempat ujian ketiga.
Setelah berjalan beberapa saat, mereka tiba di tempat ujian ketiga dan disana ada seorang pria tua memegang sebuah bola kristal ditangannya.
"Junior sekalian ini adalah tempat tes ketiga dan itu adalah Tetua Bing, dia adalah peneliti di akademi ini dan juga orang yang akan menilai hasil tes ketiga kalian!" ucap Xiao Bai.
"Hoho, cukup banyak juga orang yang lulus tes kedua!" ucap Tetua Bing.
"Tetua Bing, apa yang ada ditangan mu itu?" ucap Long Yan dan dibarengi oleh yang lain yang juga bertanya-tanya kecuali Xiao Bai.
"Hoho, ini adalah penemuan terbaru ku yang menggabungkan dengan kristal bakat, ini akan melihat sifat kepribadian kalian dan bakat kalian!" ucap Tetua Bing.
"Kalian harus tau bahwa bakat seseorang yang dapat diukur oleh kristal bakat hanya sampai S tapi dengan penemuan ku ini dapat mengukur bakat hingga SSS dan kepribadian yang terlihat akan menentukan kerja sama kalian!" ucap Tetua Bing.
"Dan para senior kalian adalah orang yang memiliki bakat SSS!" ucap Tetua Bing.
"Baiklah kalian berbaris seperti saat melakukan tes kedua tadi!" ucap Xiao Bai.
Barisan yang dibuat sama seperti yang ada di awal, yaitu dimulai dari Dong Wu lalu Feng Lin setelah itu Long Yan dan yang terakhir adalah Xu Yuan.
"Baik, sebutkan namamu dan hasil tes kedua mu lalu letakkan tanganmu disini tapi jangan mengeluarkan spirit soul milikmu!" ucap Tetua Bing.
"Baik, namaku Dong Wu dari keluarga Dong dan hasil tes kedua ku adalah Rank A dengan potensi SS!" ucap Dong Wu riang.
"Hoho, monster lainnya muncul!" ucap Tetua Bing.
"Tapi monster yang sebenarnya bukan saya!" ucap Dong Wu.
"Bukan kau?!" ucap Tetua Bing.
Dong Wu kemudian meletakkan tangannya di atas Kristal bakat buatan Tetua Bing.
Perlahan-lahan muncul cahaya yang semakin lama semakin terang dan secara perlahan juga mulai meredup.
Disana muncul sebuah hologram yang tertulis kata Rank\=SSS dan dibawahnya terdapat kata-kata periang, manja, suka memerintah, dan penolong.
"Rank mu sangat Luar Biasa dan aku tak terlalu terkejut karena kau itu monster generasi, tapi kau harus memperbaiki sikap mu jika ingin kerja sama yang baik!" ucap Tetua Bing.
"Baik Tetua Bing!" ucap Dong Wu riang.
__ADS_1
"Baik selanjutnya kau, sebutkan namamu dan hasil tes kedua mu lalu letakkan tanganmu disini tapi jangan mengeluarkan spirit soul milikmu!" ucap Tetua Bing menunjuk Feng Lin.
"Namaku Feng Lin dari keluarga Feng, hasil tes kedua ku adalah Rank A dengan potensi Rank SS!" ucap Feng Lin dingin.
Feng Lin lalu meletakkan tangannya di atas kristal bakat seperti yang dilakukan oleh Dong Wu.
Perlahan-lahan muncul cahaya yang semakin lama semakin terang dan secara perlahan juga mulai meredup sama seperti Dong Wu.
Disana muncul sebuah hologram yang tertulis kata Rank\=SSS dan dibawahnya terdapat kata-kata Pendiam, kejam, dan acuh.
"Kau monster generasi juga, tapi sama seperti Dong Wu, kau harus merubah sikap mu itu!" ucap Tetua Bing.
"Lanjut, kau tau apa yang harus dilakukan kan!" ucap Tetua Bing menunjuk Long Yan.
"Tentu, Namaku Long Yan dari keluarga Long, Hasil tes keduaku sama seperti mereka berdua." ucap Long Yan
"Memang keluarga besar kekaisaran adalah penghasil monster!" ucap Tetua Bing.
Long Yan lalu meletakkan tangannya di atas kristal bakat seperti yang dilakukan oleh Dong Wu dan Feng Lin.
Perlahan-lahan muncul cahaya yang semakin lama semakin terang dan secara perlahan juga mulai meredup sama seperti yang lain.
Disana muncul sebuah hologram yang tertulis kata Rank\=SSS dan dibawahnya terdapat kata-kata Berani, ceroboh, dan penolong.
"Lanjut kau!" ucap Tetua Bing menunjuk Xu Yuan.
"Namaku Xu Yuan, Rank di ujian sebelumnya adalah Rank D!" ucap Xu Yuan merendah.
"Hanya Rank D, lalu tingkat Potensi nya?" ucap Tetua Bing.
"Potensi berkembang adalah Rank SSS Tetua Bing!" ucap Xu Yuan merendah.
"APAA... RANK SSS, Kau benar-benar monster!" ucap Tetua Bing terkejut.
"Akademi ini benar-benar diberkati!" ucap Tetua Bing.
"Oke, lakukan tesmu!" ucap Tetua Bing.
"Baik tetua!" ucap Xu Yuan.
Xu Yuan kemudian meletakkan tangannya di atas kristal bakat seperti yang lainnya lakukan.
__ADS_1
"......"
Tapi setelah beberapa saat tak ada yang terjadi pada kristal bakat.
"Apa yang terjadi, kenapa tak ada yang terjadi pada kristal bakat ini!" ucap Tetua Bing.
"Tak mungkin ia tak punya bakat, jika ia tak punya bakat ia tak akan ada dilevel nya saat ini meski spirit soul nya luar biasa!" ucap Tetua Bing yang makin bingung.
Setelah kebingungan tiba-tiba muncul hologram dari kristal bakat.
"Nah, Akhirnya muncul juga!" ucap Tetua Bing.
Disana tertulis Rank\= Tak Terukur, dan dibawahnya tertulis kata jenius, berani, rela berkorban, setia kawan, berhati besar, pantang menyerah, dan tak takut mati.
"APAA... MONSTER MACAM APA KAU INI, BAGAIMANA BISA BAKATMU BAHKAN TAK TERUKUR OLEH KRISTAL KU!!" Teriak Tetua Bing.
Yang lain juga tak kalah terkejutnya, tak terukur? bahkan tak seorangpun di dunia ini yang memiliki bakat sepertinya.
"Nak, kau berasal dari keluarga mana? aku tak pernah dengar ada keluarga besar Xu di kekaisaran Han ini!" ucap Tetua Bing.
"Aku dari keluarga biasa yang tinggal bersama para tunawisma di bukit kota Xuan Wu ini!" ucap Xu Yuan.
"Nak kau harus menyembunyikan bakatmu ini apapun yang terjadi!" ucap Tetua Bing.
"Saya mengerti!" ucap Xu Yuan.
"Dan kalian semua, bisakah kalian membantunya menyembunyikan bakatnya apapun yang terjadi?!" ucap Tetua Bing kepada yang lainnya.
"Baik, kami mengerti!" ucap yang lainnya serempak.
Xu Yuan dan yang lainnya tau bahwa semakin terang cahaya akan cepat redup cahaya itu, maka semakin tinggi bakat, semakin cepat bakat itu lenyap jika tak dilindungi.
"Baik, kalian semua lulus tesnya, dan bisa lanjut untuk tes ke empat!" ucap Tetua Bing.
"Xiao Bai, antar mereka berempat ke tempat tes yang terakhir!" ucap Tetua Bing.
"Baik Tetua Bing!" ucap Xiao Bai.
"Mari semuanya, kita lanjut ke tes terakhir!" ucap Xiao Bai.
Kemudian mereka berempat pergi ke tempat ujian ke empat.
__ADS_1
"Aku harus pergi ke tempat kepala sekolah sekarang, hal ini harus segera ku laporkan!" ucap Tetua Bing yang kemudian langsung menghilang dari tempatnya berdiri.
Chapter selesai.