DEVIL SYSTEM Spirit Soul

DEVIL SYSTEM Spirit Soul
Kisah Seram dari Xi Ma


__ADS_3

"Bisakah kau mengajari kami!!" tanya Dong Wu polos.


"Maaf, tapi teknik ini adalah teknik warisan dan hanya orang yang memiliki darah dari keluargaku saja yang dapat menggunakannya!" balas Xu Yuan mencari alasan.


"Kalau begitu ayo bikin anak dengan ku, dengan begitu bertambah lagi orang yang memiliki darah keturunan keluargamu!" ucap Wu Mei yang membuat semua orang terkejut.


"Otakmu konslet, kau pikir aku mau!" balas Xu Yuan yang terkejut.


"Aku baru saja memeriksa sekitar, kondisi sekitar sini dijamin aman karena sebelum kita ada orang yang berkemah di sini!" ucap Tetua Luo yang baru sampai dari berkeliling.


"Kalian selesai berburu ya!" ucap Tetua Luo yang melihat seekor daging spirit beast kelinci besar.


"Ini bukan hasil kami berburu, tapi ini dikeluarkan oleh Xu Yuan!" ucap Lin Lin.


"Oh begitu rupanya, apa kalian membawa bumbu masakan?" tanya Tetua Luo.


"Saya memilikinya!" ucap Wu Mei mengeluarkan Bumbu masakan dari Cincin Spatial miliknya..


"Apa kau berasal dari keluarga kaya, harga Cincin Spatial itu tak murah!" ucap Tetua Luo.


"Maaf, tapi Itu rahasia!" balas Wu Mei.


"Gadis ini cukup misterius!" batin Xu Yuan.


"Baiklah, tak masalah jika itu keputusanmu, kalian istirahat saja akan aku tunjukan skil memanggang daging miliku, aku jamin pasti enak!" ucap Tetua Luo.


Mereka bersembilan duduk disekitar api unggun sambil berbincang dan bercanda dan hubungan mereka bersembilan menjadi semakin dekat.


"Hoho, karena suasana yang sudah malam, aku akan menceritakan sebuah kisah menyeramkan!" ucap Xi Ma sambil menunjukan ekspresi wajah menyeramkan.


"Aku tak mau, cerita seram mu tidak menyeramkan sama sekali!" ucap Hua Mei.


"Ayolah, aku yakin pasti menyenangkan!" ucap Xi Ma.


"Cerita apa itu senior?" tanya Xu Yuan.


"Cerita yang akan ku ceritakan adalah cerita yang berhubungan dengan Hutan Spirit Light ini!" balas Xi Ma.


"Apa kau mau mendengarkannya?" tanya Xi Ma.


"Ya, bisakah kau menceritakannya!" balas Xu Yuan.

__ADS_1


"Disuatu hari di hutan ini, Hutan Spirit Light ada seorang pria yang berjalan di sekitar area kita sekarang ini sedang memeriksa sekitar, tapi saat ia hendak kembali terdengar suara gemeresak dari semak-semak yang tak jauh darinya!" ucap Xi Ma.


"Ia mencoba memeriksa semak-semak tersebut, semakin ia mendekati semak-semak semakin keras gemeresak yang terjadi pada semak-semak!" ucap Xi Ma.


"Pria itu cukup takut, tapi ia tetap memeriksanya, dan yang saat ia hendak membuka semak-semak.....!!" ucap Xi Ma membuat penasaran.


"Dan itu ternyata adalah seekor kucing spirit beast yang baru lahir hahaha!!" ucap Xi Ma tertawa keras.


"Kalian kan tau jika Spirit Beast yang masih dalam telur ataupun masih bayi dapat dijadikan sebagai partner bertarung jika kita merawatnya dengan sungguh-sungguh!" ucap Xi Ma.


"Pria itu senang karena menemukan Spirit Beast yang masih bayi dan berniat menjadikannya sebagai Partner bertarung!" ucap Xi Ma lagi.


"Tapi saat ia hendak membawa Spirit Beast itu, dari belakang muncul induk dari Spirit Beast kucing yang ternyata adalah Singa Petir level 60!" ucap Xi Ma lagi.


"Singa itu langsung menyerang dan mencakar pria itu!" ucap Xi Ma lagi.


"Pria itu berusaha melawan tapi karena ia masih level 20 jadi ia langsung tewas karena dicabik-cabik oleh Singa Petir itu, hingga sekarang arwah pria itu masih berkeliaran di sekitar sini saat malam hari!" ucap Xi Ma.


"Ternyata kau mempermainkan kami senior, mana ada Spirit Beast level 60 di area paling luar Hutan Spirit Light!" ucap Long Yan yang ikut mendengarkan.


*Grasak-grasak...*


Terdengar suara gemeresak dari belakang mereka semua.


Tetua Luo, dan yang lainnya kecuali Xu Yuan mengeluarkan senjata dan menjadi waspada terhadap semak-semak itu.


"Bagaimana bisa Aku tiba-tiba merasakan ada aura kuat yang muncul dari semak itu, padahal sebelumnya tidak ada aura apapun!" batin Tetua Luo waspada.


"Senior, apa itu arwah yang tewas di bunuh oleh Singa Petir yang kau ceritakan?" tanya Dong Wu.


"Mana mungkin, itu hanya cerita yang kudengar dari orang di kota untuk menakut-nakuti anaknya, Tetua Luo saja sampai mengatakan pada kita semua untuk waspada, mana mungkin itu arwah yang bahkan tak bisa menyerang!" balas Xi Ma.


"Entah mengapa, tapi aku merasakan aura yang akrab dari balik semak-semak itu!" ucap Long Yan.


"Hei Xu Yuan, kenapa kau tidak ikut waspada!" tanya Xiao Bai.


"Kalian turunkan senjata kalian dan tenanglah, itu bukanlah masalah!" balas Xu Yuan.


"Apa maksudmu?" ucap Xiao Bai bingung.


Dari semak-semak itu muncul seekor kadal hitam dengan sayap dipunggungnya dan tanduk di kepalanya.

__ADS_1


"Eh bukankah itu Belial?" ucap Long Yan yang mengetahui hal bahwa itu Belial.


Belial langsung berlari menuju ke arah Xu Yuan dan duduk di pangkuan Xu Yuan seperti seekor kucing dan Xu Yuan langsung mengelus kepala Belial.


"Pantas saja aku merasakan aura yang akrab, ternyata memang benar Belial!" ucap Long Yan.


"Kau tahu kadal hitam itu?" tanya Xi Ma.


"Itu Spirit Beast milik Xu Yuan, asal kalian tau bahwa Xu Yuan juga adalah seorang Beast Tamer dan spirit beast nya bukan kadal melainkan Naga!" ucap Long Yan.


"APA!!" Terkejut semua orang di sana termasuk Tetua Luo.


"Ini terlalu luar biasa, seorang pemuda 14 tahun yang sudah mencapai level 20 dan juga seorang Beast Tamer apa lagi spirit beast nya adalah Naga, Kau monster di antara Monster!!" ucap Tetua Luo dibarengi anggukan semua orang dengan wajah yang masih terkejut.


"Xu Yuan, kenapa Belial sudah ada di sini? kupikir kau meninggalkannya di Akademi!" tanya Long Yan.


"Aku memintanya pergi sehari sebelum kita berangkat ke sini untuk berburu!" balas Xu Yuan.


"Karena Beast tau tepat para beast yang lain, jadi ia tak tersesat saat perjalanan kemari!" ucap Xu Yuan.


"Dia juga perlu tato spirit jadi aku memintanya berburu beberapa Spirit Beast agar ia mendapat Tato pertamanya dan mencapai level 20 juga!" ucap Xu Yuan lagi.


"Belial, apa kau telah sampai level 20?" tanya Xu Yuan.


"Kyuu!!" Belial mengangguk sambil memberikan telepati kepada Xu Yuan melalui Kontak Jiwa Beast.


"Iya papa, aku sudah mencapai level 20!" ucap Belial.


"Haish, master dan beastnya sama-sama monster!" ucap Long Yan.


"Baiklah, mari kita makan, aku telah memeriksa agar dagingnya tidak gosong!" ucap Xu Yuan sambil memegang beberapa tusuk daging.


Mereka semua kecuali Long Yan masih terkejut dengan apa yang mereka lihat.


Pada akhirnya mereka semua makan lalu tidur untuk menjaga energi mereka sebelum berburu Tato Spirit.


Keesokan harinya semua orang sudah bangun dan merapikan tenda mereka semua.


"Apa semua telah selesai disimpan?" tanya Tetua Luo.


"Sudah, Tetua!" balas mereka semua.

__ADS_1


"Baiklah mari kita pergi sekarang, perburuan Tato Spirit dimulai!"


Chapter selesai.


__ADS_2