
Xu Yuan sekarang sudah berada di Ruang Kesehatan Akademi.
Disana Lin Lin sedang berusaha menyembuhkan luka-lukanya baik luka dalam maupun luar.
Semua murid Akademi Tianxu berkumpul di sana termasuk Wu Mei dan Long Yan yang mengurung dirinya.
"Sekarang Xu Yuan sudah baik-baik saja, hanya butuh istirahat jadi semuanya harap keluar agar dia mendapatkan istirahat yang cukup!" ucap Lin Lin dengan tubuh penuh keringat dan lemas karena menghabiskan seluruh energinya.
Sesuai arahan dari Lin Lin, mereka semua akhirnya pergi keluar dari Ruang Kesehatan Akademi.
Sekitar 4 jam telah berlalu dan akhirnya Xu Yuan bangun.
Ia mendapati tubuhnya penuh dengan perban dan tubuhnya terasa sangat kaku dan menyakitkan.
"Kau sudah bangun bocah!" ucap Kepala sekolah Fang Xin yang muncul di sampingnya sambil meminum secangkir kopi.
"Apa anda sekarang yakin bahwa aku Xu Yuan yang asli?!" ucap Xu Yuan.
"Dari awal aku tau itu kau, tapi sungguh menyenangkan bisa menghajar monster sepertimu, hahaha!!" balas Kepala Sekolah Fang Xin dengan tawa yang keras.
Xu Yuan hanya bisa menahan emosinya setelah mendengar perkataan Kepala Sekolah Fang Xin.
"Hei monster kecil, apa yang kau lakukan di dalam hutan?" ucap Kepala sekolah Fang Xin.
"Itu sebuah rahasia, apa Kepala Sekolah Fang Xin ingin mencari rahasia ku?!" balas Xu Yuan.
"Tidak, Aku hanya penasaran karena setelah melihat mu tetap hidup dan kembali pulang dengan level yang sudah 25 itu membuatku sedikit curiga bahwa kau menggunakan teknik terlarang!" ucap Kepala sekolah Fang Xin dingin.
"Dan yang ingin kutanyakan padamu adalah apa kau menggunakan teknik terlarang atau teknik jahat maupun teknik hitam?!" tanya Kepala Sekolah Fang Xin dengan mata menyala berwarna emas.
"Tidak, aku tidak menggunakan teknik terlarang apapun atau teknik jahat dan hitam apapun!" balas Xu Yuan.
Kepala Sekolah Fang Xin yang mendengar jawaban dari Xu Yuan tersenyum dan matanya kembali ke warna coklat semula.
"Aku baru saja menggunakan teknik ke delapan milikku yaitu mata kebenaran, itu bisa membedakan mana kebohongan dan kejujuran!" ucap Kepala Sekolah Fang Xin.
"Aku melihat mu mengatakan hal yang sebenarnya jadi aku tak akan bertanya lebih jauh!" ucap Kepala Sekolah Fang Xin berjalan meninggalkan Xu Yuan.
"Kau pulihkan energi mu karena minggu depan kau akan ikut dalam pertandingan antar Sekolah kota Xuan Wu!" ucap Kepala Sekolah Fang Xin.
Melihat Kepala Sekolah Fang Xin yang sudah keluar, Xu Yuan kembali bernafas lega karena sedari pertanyaan yang dilontarkan oleh Kepala Sekolah terdapat tekanan yang membebani tubuhnya dari Kepala Sekolah Fang Xin.
"Aku penasaran apa yang lainnya juga mengkhawatirkan ku?" pikir Xu Yuan.
Tiba-tiba muncul bayangan ingatan dari wajah Wu Mei yang tersenyum manis saat di hutan dari dalam pikiran Xu Yuan.
Wajah Xu Yuan yang mengingat hal itu langsung memerah dan langsung menepuk-nepuk pipinya.
"Apa yang sedang kupikirkan!" ucap Xu Yuan menenangkan diri.
Xu Yuan memutuskan untuk tidur tapi matanya tak mau menutup.
"System, buka jendela status!" ucap Xu Yuan karena bosan tidak dapat melakukan apa pun dan tidak bisa tidur juga.
[PERINTAH DIMENGERTI]
__ADS_1
[MENAMPILKAN STATUS HOST OLEH DEVIL SYSTEM]
[NAMA\= XU YUAN]
[UMUR\= 14 TAHUN]
[TITLE\= DRAGON BEAST TAMER]
[SPIRIT SOUL\= THREE HEADED DRAGON(RANK C)/(RARE RANK) MEMILIKI POTENSI BERKEMBANG MENJADI TINGKAT GOD/DEWA(RANK SSS)]
[KULTIVASI\= LEVEL 25(JUNIOR)]
[EXP POIN\= 79.843/80.000]
[DEVIL POIN\= 50.500 Poin ]
[PET\= BELIAL (NAGA HITAM NERAKA) LEVEL 23]
[JENIS SOUL BEAST YANG DISERAP>>>]
[-ULAR KOBRA NAGA (LEVEL 45)]
[-POISON KING SCORPION (LEVEL 48)]
[TEKNIK BERTARUNG\=(TEKNIK PEDANG LEVEL MENENGAH)]
[-SKILL BAWAAN SPIRIT SOUL]
[TEKNIK KULTIVASI\= [-NINE HEADED DRAGON MONARCH BREATH (RANK SSS)]
[JUMLAH KEHIDUPAN YANG DISERAP\=(101 JIWA)]
[PENYIMPANAN>>>]
[TOKO>>>]
[VERSI SYSTEM\=3.0]
"System, apa kau punya pil penyembuhan instan!" tanya Xu Yuan.
[PUNYA]
[NAMANYA PIL PENYEMBUHAN DEWA\= 100.000 DP]
[PIL INI DAPAT MENYEMBUHKAN PENGGUNANYA DALAM HITUNGAN DETIK BAHKAN JIKA PENGGUNANYA HANYA KEHILANGAN SEPARUH TUBUHNYA SELAMA MASIH MEMILIKI NAFAS, PENGGUNANYA DAPAT LANGSUNG BEREGENERASI DAN SEMBUH DALAM BEBERAPA DETIK]
"Mahal banget!" keluh Xu Yuan.
"Lebih baik aku istirahat saja!" ucap Xu Yuan.
Ketika hendak menutup mata, Xu Yuan teringat akan sesuatu dan langsung melebarkan matanya.
"Benar juga, aku kan bisa buat pil sendiri!" ucap Xu Yuan senang.
Tapi karena lukanya belum sembuh dan ditambah dengan tekanan Kepala Sekolah Fang Xin sebelumnya membuat Xu Yuan tidak dapat bergerak.
__ADS_1
"Percuma saja aku senang kalau gak bisa gerak!" keluh Xu Yuan.
Pada akhirnya Xu Yuan memaksakan diri untuk tidur.
Keesokan paginya Xu Yuan sudah dapat bergerak dan memutuskan untuk berjalan-jalan di sekitar Akademi.
Long Yan yang hendak mengunjungi Xu Yuan di Ruang Kesehatan Akademi berpapasan dengan Xu Yuan.
"Xu Yuan kau sudah bangun?" ucap Long Yan.
"Yah seperti yang kau lihat, aku sudah bangun!" balas Xu Yuan dengan candaan.
"Kau tau seberapa sedihnya aku, aku telah menganggapmu seperti saudara ku sendiri tapi kau malah mati, itu membuatku merasa sangat sedih!" ucap Long Yan.
"Tapi aku masih hidup dan jangan anggap aku pernah mati!" ucap Xu Yuan walau sebenarnya ia sadar sudah pernah mati sekali.
Xu Yuan yang mendengar Long Yan menganggap dirinya saudara itu membuat hatinya tersentuh.
Disisi lain, Wu Mei juga hendak mengunjungi Xu Yuan dan berakhir berpapasan dengan Xu Yuan dan Long Yan yang saling berbicara.
"Xu Yuan!" ucap Wu Mei.
Xu Yuan yang mendengar namanya disebut langsung menoleh ke arah suara tersebut.
Xu Yuan melihat Wu Mei dari arah suara itu.
"Kenapa kau disini, Wu Mei?!" ucap Xu Yuan.
Wu Mei yang melihat Xu Yuan yang baik-baik saja langsung berlari ke arah Xu Yuan dan langsung memeluknya.
Wu Mei langsung menangis sejadi-jadinya sambil memeluk Xu Yuan dengan erat seperti orang yang takut kehilangan sesuatu.
Xu Yuan yang langsung dipeluk itupun terkejut bukan main.
Xu Yuan ingin meminta tolong kepada Long Yan tapi Long Yan pura-pura tak melihatnya.
"Dimana kata-kata mu yang menganggapku saudara tapi kau memalingkan wajah saat aku butuh bantuan begini!" batin Xu Yuan kesal sendiri.
"Aku senang kau baik-baik saja, Xu Yuan!" ucap Wu Mei sambil menangis tersedu-sedu.
"Tapi aku tidak akan lagi baik-baik saja jika kau memelukku se erat ini!" balas Xu Yuan.
"Jadi bisakah kau melepaskan pelukanmu!?" ucap Xu Yuan.
"Aku tak mau!" balas Wu Mei sambil menggelengkan kepalanya.
"Tapi aku bisa mati kalau terlalu erat!" ucap Xu Yuan.
"Hei hei, baru sembuh langsung mesra-mesraan ya!" ucap Xi Ma dari belakang Xu Yuan.
Semua murid di Akademi berada di belakang Xu Yuan yang awalnya hendak mengunjungi Xu Yuan juga.
Wu Mei yang dilihat oleh semua orang langsung melepaskan pelukannya dan tertunduk malu.
Semua orang yang melihat hal itu tertawa terbahak-bahak kecuali korban yaitu Xu Yuan dan pelaku yaitu Wu Mei yang keduanya wajahnya merah malu seperti orang yang terciduk.
__ADS_1
Chapter selesai.