Dewi Penguasa Semesta

Dewi Penguasa Semesta
Chapter 5


__ADS_3

Di pagi berikutnya Queen sudah siap untuk melatih bakat alchemist nya di dekat sungai.


Awalnya dia tidak mengerti akan tetapi setelah membaca buku tentang Alchemist membuatnya paham bagaimana cara membuat pil.


Dia juga menemukan sebuah tungku dengan ukiran kuno berlapis emas putih di ruang senjata roh.


Tanpa Queen ketahui tungku tersebut adalah tungku legendaris yang sangat istimewa , kenapa istimewa? karna setiap membuat pil dengan tungku tersebut maka pil tersebut akan sangat sempurna kemurnian nya.


Hari ini dia akan membuat pil penguat jiwa , pempercepat kultivasi , pil regenerasi , pil penyembuh , dan pil anti racun.


Dia membuatnya terus menerus tanpa henti hingga tanpa di sadari pil buatanya menumpuk di belakang punggung nya.


Setelah di rasa kelelahan diapun melihat hasil karya nya , dan ketika dia berbalik matanya terbelalak ketika menyadari pil pil nya telah menggunung.


Jika kalian bertanya darimana dia mendapatkan bahan bahan untuk membuat pil tentu saja dia mengambilnya dari kebun , setiap tanaman yang di petik di kebun maka tanaman tersebut akan semakin lebat.


Bukan hanya tanaman obat saja yang tertanam di sana namun berbagai bunga bunga dan pepohonan langka yang memiliki khasiat tertanam lebat di kebun nya.


Tanpa perlu di siram tanaman tersebut akan tumbuh subur karna tanah di sini juga mengandung energi spiritual.


Yang paling mencolok adalah buah persik yang sangat manis harumnya. Dia pun juga belum mengetahui apa manfaat dari buah itu.


"QUEEN APA YANG KAU LAKUKAN" teriak kesal jing li karna setelah beberapa hari berkultivasi langsung kesini malah yang didapat nya pil berserakah di mana mana dan sudah menggunung.


Bagaimana tidak ini nanti ujung ujungnya dia juga yang akan menata nya karna tuanya yang satu ini sangat malas.


"oh itu cuma buat pil hehehe" kekeh Queen dengan muka watados


"siapa yang akan menata ini nanti" dongkol jing li

__ADS_1


"kamu lah" ujar nya sambil pergi menuju kebun untuk mencoba buah persik yang dia belum tau khasiat nya tersebut


kan? bukankah jing li sudah bilang dia disini bagaikan babu.


Dengan perasaan dongkol dan sumpah serapah yang senantiasa mengalun dari mulut mungilnya diapun menata dan memisahkan pil pil dari botol sesuai fungsinya.


...----------------...


Setelah meninggalkan jing li dengan acuhnya dia kini sudah berdiri di bawah pohon persik yang tengah berbuah lebat.


Indra penciumanya tampak mencium harum yang sangat manis menggoda tersebut.


Dan Syutt dengan mudahnya kini dia sudah berada di dahan pohon buah persik.


Di ambilnya buah yang menurutnya tampak paling segar di antara yang lain dan tampak menggoda tersebut.


Hingga dia menyadari kini dia semakin tinggi yaitu 167 cm , kulitnya menjadi lebih mulus dan bersilau , tubuhnya mulai tampak berisi dan payud*ra nya tampak lebih besar, bahkan terlihat melebihi ukuran anak 15 tahun pada umumnya, dan bok*ng nya tampak berisi tetapi terlihat sangat pas untuk bentuk tubuhnya sekarang, kakinya juga semakin terlihat jenjang dan juga kuku kukunya tampak terlihat sangat rapi dan cantik berwarna pink, Oh jangan lupakan matanya yang bertambah jenih dan hidungnya tampak lebih mancung dari sebelumnya sekarang dia terlihat benar benar cantik.


Belum berkultivasi saja sudah begini? lalu bagaimana kalau sudah berkultivasi, memikirkanya saja sudah membuat Queen kesenangan.


Setelah selesai menghabiskan 1 buah persik diapun beralih melihat buah anggur yang berkhasiat menambah pesona atau aura yang di pancarkan semakin bertambah , hingga meskipun kita memakai cadar atau kita jatuh ke lumpur aroma kita dan pesona nya tidak akan berkurang.


Di ambilnya 1 dahan anggur hijau yang berisi beberapa puluh biji anggur.


Dia pun memakan anggut sambil berkeliling di dunia surga miliknya , lagi lagi dia di buat berdecak kagum dengan keindahan alam disini yang sangat indah dan alami.


Hingga di saat anggur nya habis dia pun menemukan sebuah goa yang memancarkan aura yang sangat agung dan kuat.


Langkah kaki jenjang nya menuju goa tersebut, semakin dalam maka tekanan nya semakin kuat saja, namun Queen masih sanggup untuk menahanya.

__ADS_1


Setelah sampai di inti goa yang memancarkan aura tersebut , dia melihat ada sebuah seruling dengan bandulan mutiara yang sangat cantik tengah memancarkan aura tersebut.


Di dekati nya seruling tersebut lalu di sentuh nya saat sudah di sentuh dia di buat terbelalak tatkala menyadari aura nya dan aura seruling tersebut berdebat saling menekan hingga karna geram Queen mengeluarkan 50% aura membunuhnya dan akhirnya seruling roh tersebut langsung nyalinya ciut dan menurut saja dengan tuanya ini.


"Baiklah kau sekarang miliku, dan kau sangat cantik" gumam nya dengan ibu jarinya yang menelusuri setiap jenjang inti seruling tersebut hingga tanpa sengaja ibu jarinya tergores aksesoris penyatu gantungan mutiara dan seruling tersebut.


Darah nya mulai terserap hingga muncul cahaya yang sangat silau hingga membuat Queen menjatuhkan seruling tersebut sambil menutup matanya.


Setelah cahaya tersebut mereda yang dia lihat di hadapanya kini adalah seorang pria tampan dengan rahang yang tegas tapi entah kenapa dia tidak terpesona oleh ketampanan pria di hadapanya ini.


"salam tuan" ujar pria tersebut sambil membungkuk kan badan


"kamu siapa?"


"hamba adalah roh dari seruling tersebut"


"oh, sudah berdiri saja dan jangan panggil aku tuan memangnya aku tuanmu" heran Queen


"tadi waktu anda mengagumi seruling tersebut anda tanpa sengaja menggoreskan tangan anda hingga darah anda terserap oleh seruling tersebut jadi sekarang kita sudah berkontrak" jelas pria roh


"begitu ya , jangan panggil aku tuan panggil saja aku Queen" tegas nya


"baik Queen"


"baiklah ayo ikut aku kamu bakalan punya teman kakek tua berwujud kecil" kekeh nya sambil berjalan keluar goa menuju istana bersama roh seruling


selamat membaca💜


jangan lupa like dan komen>....<

__ADS_1


__ADS_2