Di Antara Cinta Dan Dendam

Di Antara Cinta Dan Dendam
Laporan Luhan


__ADS_3

"Bagaimana dengan hasil penelusuranmu?" suara Daniel menggelegar di dalam ruangan kerjanya yang begitu luas itu.


"Saya sudah menemukan identitas laki - laki itu. Pria itu bernama Viktor Giovandra. Dan dia memilki dua orang adik perempuan. Tetapi, Tuan Viktor sudah pergi ke luar negeri satu Minggu yang lalu, Tuan. Dan sepertinya, kita tidak bisa menuntut pria itu, karena Viktor Giovandra cukup licik." jelas Luhan, asisten pribadi sekaligus tangan kanan dari Daniel.


"Kau benar Luhan. Akan sia - sia jika kita menuntut Viktor Giovandra saat ini. Tapi aku sudah punya rencana yang lebih bagus untuk membalas dendam pada Viktor Giovandra dengan cara lain." Daniel berucap dengan tatapan dingin dan tampak menakutkan. "Kedua adik perempuan kau bilang?" lanjut Daniel mengulangi ucapan dari Luhan.


"Ya, Tuan. Viktor Giovandra mempunyai dua adik perempuan yang bernama Hazel Giovandra dan Starla Giovandra." jawab Luhan.


Mendengar penjelasan dari Luhan, Daniel menyeringai. Ia seolah mendapatkan titik terang untuk menuju rencana balas dendamnya. Dan ia akan pastikan tidak akan memberikan ampun pada keluarga Giovandra. Karena Viktor Giovandra lah yang sudah membuat dirinya kehilangan adik satu - satunya yang ia sayangi.


"Kau juga harus mencari tahu tentang informasi kedua adik dari Viktor. Aku pastikan, jika Viktor Giovandra juga akan merasakan apa yang sudah aku rasakan."


"Saya juga sudah mengetahui informasi tentang kedua adik Viktor Giovandra, Tuan." ucap Luhan.


"Katakan."


"Nona Hazel Giovandra, usianya 24 tahun, dia adalah seorang model yang sedang populer saat ini. Tetapi dia terkenal sebagai model yang sangat sombong dan hobinya selalu berfoya-foya di klub malam." ucap Luhan sambil memberikan foto milik Hazel. "Sedangkan Nona Starla Giovandra, usianya 20 tahun. Dia seorang mahasiswi. Tetapi, Nona Starla selalu di perlakukan tidak adil di rumahnya sendiri. Saya juga masih belum tahu kenapa si bungsu di perlakukan tidak adil oleh keluarganya sendiri." lanjut Luhan,


"Kerja bagus, Luhan. sekarang kau boleh pergi dan melanjutkan pekerjaanmu untuk mencari tahu aktivitas dari Hazel Giovandra lebih dulu, agar aku secepatnya bisa membalaskan dendamku pada keluarga Giovandra sialan itu. "


Luhan mengangguk. "Baik, Tuan. Saya akan segera mengerjakan perintah, Tuan."


Saat Luhan hendak keluar dari ruangan kerja Daniel, dia menghentikan langkahnya karena dia lupa memberikan foto adik kedua dari Viktor Giovandra. Dan Luhan kembali menghadap ke arah Presdirnya itu.


"Ada apa lagi, Luhan?" tanya Daniel, saat melihat asistennya itu melangkah mendekat ke arahnya.


"Maaf Tuan, saya lupa memberikan foto adik kedua dari Viktor Giovandra." jawab Luhan.

__ADS_1


"Ya sudah letakkan saja di meja."


Kemudian Luhan meletakkan foto Starla di atas meja. Dan Luhan langsung melangkah pergi meninggalkan ruangan kerja Presdirnya itu.


Setelah kepergian Luhan. Daniel langsung mengambil foto Starla yang ada di atas meja. Dan detik saat Daniel melihat foto Starla dia sangat terkejut. Ternyata gadis pembawa bunga yang pernah ia tabrak itu adalah adik dari pria yang sudah membuat adiknya meninggal. "Sayang sekali, gadis secantik dirimu akan hancur di tanganku. Salahkan saja Kakakmu yang sudah membuat adikku meninggal dunia." ucap Daniel sambil menyeringai dan tersenyum saat menyentuh foto Starla.


***


Waktu berlalu dengan sangat cepat. Dan kini Daniel sudah satu Minggu datang ke Club malam untuk menjalankan rencananya dan membuat Hazel Giovandra masuk kedalam perangkapnya. Akhirnya rencana Daniel yang sudah di susun dengan susah payah, membuahkan hasil dan sekarang, dengan mudahnya Hazel Giovandra sedang melangkahkan kakinya menuju ke arah Daniel yang sedang duduk sendirian di dekat kursi bartender. Ya, malam itu Daniel tampak sangat tampan dan mempesona saat di klub malam itu dan dia pun selalu duduk sendirian. kehadiran Daniel di Club malam selama beberapa hari ini sudah sejak awal menarik perhatian Hazel. "Bolehkah aku duduk sampingmu."


"Tentu saja, boleh."


"Hai, aku Hazel." ucapnya sambil mengulurkan tangannya pada Daniel setelah Hazel sudah duduk di samping Daniel.


"Kau bisa memanggilku Daniel." jawab Daniel. Dan mereka pun saling berjabat tangan sebagai tanda perkenalan.


"Hai Daniel. Aku sangat senang bisa berkenalan dengan pria yang sangat tampan sepertimu. Dan aku harap, kedepannya nanti kita bisa berkenalan lebih jauh setelah pertemuan ini." ucap Hazel tersenyum ramah.


"Daniel, bagaimana kau bisa menebak jika malam ini aku sedang berulang tahun?" tanya Hazel bingung.


"Seorang model yang cantik sepertimu, siapa yang tidak akan mengenalmu. Bahkan, para media juga sering memberitakan mu." jawab Daniel memberikan alasan.


"Aku tidak menyangka, ternyata kau sudah tahu tentang aku sejauh itu." ucap Hazel tersenyum malu.


"Kalau begitu, apakah aku boleh ikut bergabung ke pestamu, Nona cantik?"


"Tentu saja boleh. Mari kita bersulang." ucap Hazel dan mengangkat gelas sloki yang berisi wine itu untuk melakukan cheers.

__ADS_1


"Cheers." ucap Daniel. Lalu mereka meminum wine dari gelas mereka masing-masing. Dia balik gelasnya, Daniel memandang licik ke arah Hazel, karena dengan mudahnya masuk kedalam perangkap nya.


Kemudian, Hazel pun membawa Daniel untuk ikut bergabung pada teman - temannya. Ya, sebelumnya Daniel sudah mendapatkan semua informasi dari Luhan. Hazel memang terkenal dengan sifat yang arogan dan sangat suka mabuk-mabukan, dan Hazel juga rela memberikan tubuhnya kepada laki - laki yang bisa membuat popularitas dirinya semakin tinggi.


Setelah mereka cukup larut dalam pesta yang sangat tidak bermanfaat itu, akhirnya satu persatu teman dari Hazel pun berpamitan pergi. Dan sekarang hanya tinggal Daniel dan juga Hazel. Tetapi kondisi Hazel saat ini sudah mabuk berat dan mulai berbicara yang tak jelas. Dan dengan terpaksa, Daniel pun memutuskan untuk mengantarkan perempuan itu pulang kerumahnya.


Selama perjalanan menuju ke rumah Hazel.Daniel pun berdecak dengan kesal. Karena Hazel selalu mengoceh tidak jelas. Namun, demi misi balas dendamnya, ia pun berusaha untuk menahan perasaan menjijikan itu pada perempuan yang ada di sampingnya.


"Daniel? Apakah kau tahu, siapa orang yang sangat aku benci di dunia ini?" ucap Hazel tiba - tiba dengan nada suara yang terdengar ngawur.


"Siapa orang yang begitu kau benci itu?" tanya Daniel ingin tahu.


"Dia adalah Starla."


"Siapa itu Starla? Dan kenapa kau sangat membencinya?" tanyanya penasaran.


"Dia adalah adikku. Ah, lebih tepatnya dia adalah adik tiriku. Apa kau tau, Daniel. Ayahku juga memberikan saham kepadanya hingga 30 persen. Semenjak dia di bawa masuk kedalam keluargaku dan di perkenalkan sebagai adikku, aku sangat membencinya." ucap Hazel. Lalu wanita itu tidak sadarkan diri.


*******


Hay... hay! Kalian yang sudah baca Bab ini jangan lupa kasih likenya dong untuk author.D


Kalau ada yang mau ngasih 🌷atau ☕ juga boleh kok hehehe. Seperti biasa author juga mau mengingatkan pada para reader ku. Yuk, kasih sajen votenya untuk author. Komentarnya juga jangan sampai lupa yah~


Author selalu menunggu komenan dari kalian loh😁


Makasih...

__ADS_1


Bersambung....


Terima kasih sudah membaca. Maaf jika masih banyak typho.


__ADS_2