Di Buang Suami

Di Buang Suami
Memulai dari awal


__ADS_3

Setelah beberapa jam perjalanan akhirnya aku sampai juga di rumah kelahiranku, kuturunkan semua barang barangku sekarang sudah tengah malam dalam keadaan gerimil dan udara yang sangat dingin kulangkahkan kaki memasuki halan rumahku


Tok tok tok "Assalamualaiqum ibu bapak ini anin" tok tok tok tak berapa lama bapak keluar sambil membenahi sarung di bukanya pintu lalu akupun menyalami bapak


"Anin ada apa jam segini kok pulang dengan membawa banyak barang dan mana suamimu"


"Boleh anin masuk dulu pak soalnya anin sudah lelah dan lapar"


"Ayo masuk" lalu akupun masuk membawa beberapa koper dan koper sisanya di bawa bapak, lalu tak beberapa lama ibu juga keluar lalu ku salami ibu


"Ada apa nin kok malem malem pulang kok gak sekalian pulang besok pagi dan mana suamimu"


Tak beberapa lama aku terdiam dan manatap keduanya sambil menahan air mataku yang ingin terjatuh


"Nanti aku akan ceritakan bu tapi tidak sekarang besok saja aku mau ke kamar dulu mau cepat cepat istirahat karena capek bu pak tadi di perjalanan, lagian ini sudah malem sebaiknya ibu dan bapak segera beristirahat"


"Ya sudah ayo kita tidur bu sudah malam juga" kata bapak sambil menggandeng ibu


Setelah itu ku langkahkan kakiku ke dalam kamar yang dulu hingga sekarang menjadi kamar kesayanganku,Setelah itu akupun tidur terlelap untuk menghilangkan kesedihan yang seharian membuatku lelah.

__ADS_1


Adzan subuh telah berkumandang kubuka mataku ku berdiri melangkah menuju kamar mandi untuk berwudhu setelah itu aku menjalankan ibadah shalat tak lupa aku berdoa untuk kebahagiaanku dan kedua orangku setelah selesai shalat aku ke dapur untuk membantu ibu memasak.


"Assalamualaiqum ibu" ku berikan salam kepada ibuku yang sedang memasak di dapur, setelahnya ibu menoleh ke arahku


"Wa'alaiqum salam mel, kok sudah bangun kan semalem kamu baru tidur jam 12 malem" ibu bertanya ke padaku sambil menggoreng


" Gak apa bu masa aku harus bermalas malasan sedangkan ibu repot di dapur"


"Ya gak apa" toh ibu sudah biasa"


Walaupun sudah di larang sama si ibu mely tetap membantu sang ibu, setelah selesai memasak mely dan ibunya menyiapkannya di meja makan.


Akhirnya mereka bertiga sudah berkumpul dan sarapan tidak ada yang berbicara semua fokus pada makanan mereka masing-masing.


Acara sarapan pun selesai sekarang mely dan kelurganya berada di ruang tamu.


"Bu pak ada yang mau mely bicarakan" ucap anin sambil menatap bapak dan ibu sambil menggenggam tangan ibunya.


"Sebenarnya mely dan mas aldo sudah..."

__ADS_1


"Sudah apa mel" ucap sang ibu yang tidak sabar mendengarkannya


"Maaf pak bu mely dan mas aldo sudah bercerai setelah kakek mas aldo meninggal mas aldo menyerahkan surat cerai kepada mely bu" ucap sang mely yang sedang menatap ibunya dengan mata yang berkaca kaca


Setelah itu bapak menarik nafas karena tidak bisa berkata apa lagi sedangkan ibu langsung memelum mely di situlah mely menangis di dalam pelukan ibunya setelah tangisannya mely pun berkata lagi


"Ibu dan Bapak izinkan mely untuk minggu depan mely mau melanjutkan kuliah mely dan rencananya mely akan pergi ke surabaya karena mely mau mendaftarkan diri universitas surabaya" ucap mely, bukan maksud mely meninggalkan ibu dan bapaknya lagi melainkan mely ingin melanjutkan kuliah yang sempat tertunda karena pernikahannya dengan aldo karena waktu itu mely berumur 20 tahun sedangkan sekarang dia berumur 22 tahun mumpung masih mudah mely ingin mengejar impiannya sebagai dokter apalagi sekarang mely juga mendapatkan uang dari mantan suaminya dan penjualan rumah yang di belikan suaminya mau iya pakai biaya kuliah sisanya di tabung dan di sumbangkan ke panti asuhan.


"Pergi lah nak kejar cita citamu yang sempat tertunda karena kesalah bapak dan karena bapak juga kamu menderita" ucap bapak sambil mengelus kepalaku


"Ini bukan salah bapak tetapi mely sendiri yang ingin menerima pernikahan ini pak" ucap mely sambil memegang tangan sang bapak.


Singkat cerita mely sudah menyiapkan barang barang yang di butuhkan untuk pergi ke surabaya untuk berkuliah dan setelah itu mely berpamitan kepada kedua orang tuanya.


"Selamat tinggal ibu dan bapak doain semoga mely bisa menggapai cita cita mely" ucap mely di dalam hati sambil melambaikan tangan ke arah ibu dan bapak setelah itu mely masuk ke dalam karena sebentar lagi pesawat akan landas.


Bismillahhh aku tau usaha tidak akan menghianati hasil karena aku akan terus mencoba dan belajar dan aku juga ingin mendapatkan pendapat dari penonton terima kasih πŸ™πŸ™


Assalamualaiqum πŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


__ADS_2