Di Buang Suami

Di Buang Suami
Kembali lagi


__ADS_3

Pov merry


Akhirnya sebentar lagi keberangkatan pesawat menuju jakarta dan hari ini lah harinya di mana aku harus kembali ke tempat yang tidak ingin sekali aku datangi karena yang pasti aku bertemu lagi dengan orang yang ingin sekali aku hindari tetapi mau bagai mana lagi tugasku seorang dokter mau tidak mau aku harus menerimanya, kedua orang tuaku pun juga sudah tau kalau aku di pindahkan tugas ke jakarta mereka terus menyemangatiku, ingin hati mengambil cuti untuk pulang ke rumah karena berita perpindahan tugas ini datang secara tiba tiba mau tidak mau siap tidak siap harus mau dan siap.


Aku sudah memasuki pesawat kulihat di depan pramugari sedang memberika arahan setelah itu pesawat pun berangkat, aku menatap ke arah jendela sambil melamun aku bingung semoga saja tidak bertemu dengannya lagi karena yang ku tau jakarta itu luas, semoga saja tidak bertemu, setelah lama melamun hingga aku sampai ketiduran.


Pesawat mendarat dengan baik dan ku bersyukur dalam hati karena perjalanan yang sangat lancar tanpa ada kendala, setelah sampai aku mencari taxi untuk langsung di antar ke rumah sakit yang di tujuh, untuk tempat tinggal aku sudah membeli apartemen yang dekat dengan tempat kerjaku, akhirnya sampai juga di apartemen, apartemen yang sudah aku beli melalui bantuan temanku yang di jakarta namanya doni dia teman waktu sekolah dan kami akrab hingga sekarang syukurnya dia mau membantuku.


Tit tit ceklek suara pintu apartemen jaman sekarang jaman modern semua serbah canggi kuncipun sekarang juga pakai kode sama saja di surabaya cuman bedanya apartemen baruku ini lebih besar, aku masuk kedalam terdapat ruang tv, dapur kamar mandi dan kamar tidur ada dua satunya terdapat kamar mandi di dalam kamar warna apartemen juga warna kesukaanku coklat tua mix coklat mudah.


"Haaaahhhh akhirnya sampai juga" ucap merry sambil merebahkan dirinya di sofa empuk di ruang tv


"Aku capek banget nanti saja lah berberes bajunya" tanpa terasa merry ketiduran di sofa dan belum menggantikan pakai'annya.


Pov merry end


Di lain tempat


"Bagaimana jack apa kau sudah menemukannya" ucap Aldo


"Maafkan kami pak kami belum mendapatkan informasi apapun" ucap jack


"Sialll aku sudah membayar detektif mahal kenapa kalian hanya mencari satu perempuan saja kalian tidak becus sama sekali dan itupun sudah 5 tahun lamanya" ucap Aldo dengan sangat marah, sampai jack tidak berani melihat ke arah bosnya.


"Sudah keluarlah" ucap aldo menatap jack dengan tajam, jack hanya menunduk setelah itu pergi keluar

__ADS_1


"Haahhhh kemana dia sudah 5 tahun tapi kau tidak juga bisa di temukan" ucap aldo sampai mengepalkan tangannya


"Kenapa kakek harus mempersulitku seperti ini, apa hebatnya perempuan itu hingga kakek sungguh sangat menyayanginya mendapatkan warisan pun harus ada tanda tangan perempuan itu" ucap aldo sambil menatap gedung gedung yang menjulang tinggi, sebenarnya di relung hati yang paling dalam aldo rindu dengan perempuan yang dulu pernah menjadi istrinya itu tetapi karena ego yang besar dan gengsi yang tinggi aldo menepis itu semua dia hanya menganggap kalau rasa itu karena terbiasa tinggal bersama.


Ke esokan harinya hari ini merry mulai memjalankan tugasnya sebagai dokter di jakarta


"Perkenalkan ini dokter merry dari surabaya beliau akan di pindah tugaskan di sini dan saya harap kalian semua bisa akrab dan berteman baik deng bu merry" ucap kepala rumah sakit, sekarang para dokter di kumpulkan supaya mereka mengenal merry


" Terima kasih pak kepala, dan saya harap saya bisa beradaptasi dengan cepat di sini" ucap merry


Setelah itu para dokter sudah kembali ke ruangannya masing masing


Tok tok tok pintu ruangan mery di ketuk dari luar


"Masuk" ucap merry


"Taraaaaa" ucap pria itu


"Doni huuu aku kira siapa" ucap mery


" Memangnya kau mengharapkan siapa teman" ucap doni sambil cekikian


" Aku gak mengharapkan siapa siapa" ucap maura dengan gugup


"Kau mengharapkan mantan suamimu yang dateng cieee cieee ngaku aja mer" goda doni

__ADS_1


"Ihhhh enggak ya kalau bisa sih jangan ketemua dia dech" ucap maura sebal


"Halahhh bilang aja masih cinta ck ck ck" ucap doni sambil menggelengkan kepala lalu tertawa


"Sudah kenapa sih bahas dia gak penting"


"Okeh dech siap boskuy, senentar lagi kan kamu istirahat bagaimana kalau aku ajak kamu ke cafe yang lagi rame" ucap doni sambil menatap ke arah merry


"Okeh kamu tunggu aku di lobby dech, aku mau siap" dulu"


"Okeh dech" ucap doni sambil beranjak dari tempat duduknya dan keluar, sedangkan mery siap siap untuk istirahat.


Merry pun ke arah keluar ternyata di situ sudah ada doni dengan mobilnya yang sudah terparkir, merry pun menghampiri doni


"Don ayo aku sudah siap" ucap mery


Doni hanya melamun mentap merry karena memang merry hari ini tampil cantik, hari ini merry memakai hem warna coklat susu dengan di padukan rok panjang warna coklat tua dan hijabnya berwarna coklat tua yang dililitkan di lehernya cantik sekali apa lagi sekarang merry pintar merias diri walaupun gak terlalu menor.


"Don kok malah bengong ayo" ucap merry lagi


"Eh sory sory habisnya ada bidadari surga di depanku jadinya gak fokus" ucap doni menggoda merry


"Halahhh modus kamu tu ingat ada bini di rumah ahahahah" ucap merry sambil ketawa


"Bini bini apa'an aku kan masih single" ucap doni sedih

__ADS_1


"Hahahaha sudah sudah ayo berangkat" ucap merry memasuki mobil doni


"Siap tuan putri" ucap doni juga ikut masuk setelaj itu mereka tancap gas.


__ADS_2