
Akhirnya setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh mereka pun sampai di toko cincin
Fahri keluar dari mobil dan memasuki toko cincin
dhisa hanya diam dan mengikuti langkah fahri
sampai di dalam fahri dan dhisa disambut ramah oleh pelayan toko
Selamat Datang tuan nyonya , ada yang bisa saya bantu"ucap salah satu pelayan
Berikan saya cincin berlian yang paling bagus"ucap fahri
dhisa hanya diam mengikuti kemauan fahri
padahal ia ingin memilih cincin untuknya sendiri namun dia mengurungkan niatnya dari pada harus berdebat dengan fahri yang akhirnya dia tersakiti karna kata kata kasar yang keluar dari mulut fahri
Pelayan pun memberikan sepasang cincin berlian itu kepada fahri
Ini tuan "Ucap pelayan
Saya Ambil yang ini"ucap fahri
Baik tuan "Ucap pelayan
Fahri langsung membayar harga cincin yang elegan dan sangat mewah itu
__ADS_1
Harga cincin berlian yang di beli fahri adalah 2Miliar
Sebenarnya dhisa senang akan hal itu tapi ia masih di pungkiri rasa takut dengan fahri ,pria tampan berbadan kekar dan berwajah tampan itu sering mengeluarkan kata kata yang lolos melukai hati dhisa karna itu dhisa masih takut untuk menikah dengan fahri namun dhisa pun tak bisa menolak permintaan orang tuanya
Setelah Fahri membayar mereka pun pulang ke rumah orang tua dhisa ,dhisa yang sejak tadi belum makan pun merasa lapar ,ia ingin meminta kepada fahri untuk berhenti di sebuah restaurant namun ia takut jika fahri tidak mau dan malah mengeluarkan kata kata yang membuat ia sakit hati ,dhisa berusaha untuk menahan rasa laparnya hasilnya nihil perut dhisa sudah mengeluarkan bel yang artinya ia harus segera makan
Uts perutku bunyi ,bagaimana ini jika fahri mendengarnya oh tidak tidak yaa tuhan semoga saja ia tidak mendengarnya
bunyi bel perut dhisa terdengar oleh fahri
Fahri yang mendengar bunyi bel perut dhisa pu paham bahwa calon istri nya itu sedang kelaparan ia memang tak cinta dengan dhisa tapi ia masih memiliki hati nurani sehingga menawarkan dhisa untuk makan terlebih dahulu
Apa kamu mau kita berhenti di restaurant di depan sana?Aku sudah mendengar suara perut mu yang kelaparan ,aku tak mau sampai mama papa mu tahu bahwa saat anak nya pergi dengan ku ia masih dalam keadaan kelaparan"Ucap fahri
Iya"ucap dhisa
Dhisa selesai memilih menu makanan
Apa kamu tidak ingin makan juga?Tanya dhisa
Tidak ,aku tidak lapar"Ucap Fahri
Oh baiklah "Ucap dhisa
Saat menunggu makanan yang di pesan dhisa
__ADS_1
Fahri dan dhisa yang berada dalam satu meja pun saling diam ,tak ada yang berbicara dia antara meereka berdua
Makanan pesanan dhisa pun datang dengan senang dan bahagai dhisa melahap nya ,fahri yang duduk di depan bangku dhisa hanya memerhatikan dhisa yang sedang asik makan,dhisa sangat menukmati makanannya sampai habis
Fahri tunggu sebentar aku akan membayar ini dulu"Ucap dhisa
Tidak perlu biar aku yang membayarnya"Ucap Fahri
apa aku tidak salah dengar?*batin dhisa*
Sebenarnya ada rasa senang di hati dhisa namun buru buru ia menangkis rasa senangnya itu karna ia tau bahwa fahri suda memiliki kekasih
Ah baiklah terimaksih"Ucap dhisa
Fahri membayar jumlah harga makanan dhisa
setelah itu mereka masuk ke dalam mobil
Fahri Melajukan mobil menuju rumah dhisa
^^^.^^^
...****************...
Bersambung
__ADS_1
Semoga terhibur