Di Jodohkan Mama Papa

Di Jodohkan Mama Papa
Mangga Muda


__ADS_3

kau kenapa berbicara seperti itu?"tanya dhisa dengan segukan tangisnya


Ini adalah anak mu aku hanya melakukannha dengan mu"jawab dhisa di sela tangisannya


Baiklah Kita akan buktikan setelah anak itu Lahir"ucap fahri


Hari hari suda berganti terhitung sudah 2 hari fahri berdiaman dengan dhisa karna kejadian waktu itu masi enggan untuk memulai obrolan dhisa terus meyakinkan fahri bahwa itu tidak benar


Di malam hari yang sejuk dhisa masih mencoba meyakinkannya pada fahri bahwa ia memang benar benar lupa untuk menyingkirkannya


Dhisa yang berada di taman belakang melangkahkan kakinya menuju tempat kerja fahri suaminya saat sampai nya di sana ia mengetuk pintu dan mendapat izin masuk dari suaminya


Ada apa"tanya fahri dengan wajah datarnya


Fahri percyalah aku memang benar benar lupa untuk menyingkirkannya"ucap dhisa dengan tatapan sendunya


Tatapan sendu dhisa mampu meluluhkan hati fahri yang di kuasaii dengan rasa amarah dan emosi


Baiklah maaf kan aku juga dhisa yang suda tida percaya dengan mu"


terimaksih telah percaya pada ku"aku tida akan mengecewakan mu ,aku hanya mencintai mu"


Fahri membawa dhisa kedalam pelukannya ,di dalam pelukan fahri dhisa merasa nyaman dan tenang


...----------------...


Matahari telah menembus ke cendela kamar sepasang suami istri yang tadi malam baru saja baikan terdengar sepeerti anak kecil namun memang begitu kenyataannya dhisa selalu mampu membuat fahri luluh dengannya


cahaya matahari yang menembus ke jendela membuat dhisa mengerjabkan mata nya dan perlahan ia bangun ia beranjak dari kasur menuju kamar mandi untuk membersihkan diri di dalam kamar mandi ia memulai mandinya mengguyur tubuh di bawah pancuran air 30 menit telah ia habiskan untuk ritual mandinya


dhisa yang telah selesai mandi keluar dari kamar mandi di lihatnya sang suami masih tertidur nyenyak ia tak ingin mengganggu istirahat suaminya ia melangkah kaki keluar dari kamar menuruni anak tangga ia berjala ke dapur rencana membuatkan sarapan pagi untuk suami nya


Dhisa memulai masaknya ia berencana akan membuat Ayam bakar untuk suamu tercintanya


Mulai mencuci ayam ia mengoleskan bumbu agar menambah rasa lezat pada saat di makan nanti lalu ia memasukkan ayam yang suda di oleskan dengan bumbu menuju ke oven untuk di panggang tak butuh waktu lama ayam yang di dalam oven itu suda matang dan dhisa mengambil lalu meletakkan nya di piring


ia melangkahkan kakinya menaiki anak tangga dan memasuki kamarnya perlahan ia menepuk nepuk wajah suaminya


sayaang bangun"


aku masih ngantuk sayangg"


ayu bangun aku sudah membuat sarapan"


"Baiklah"


Cuci muka dulu aja aku tau mandi mu lama"


iya "


sepasang suami istri itu menuruni anak tangga dan duduk di kursi meja makan yang berdekatan dhisa, di meja makan sudah ada ayam nasi dan lauk pauk lain yang suda di masak oleh asisten rumah mereka ,dhisa mengambil kan piring dan memasukan nasi serta lauk ayam yang di buatnya tadi

__ADS_1


sayang apa kau ingin yang lain juga?tanya dhisa


Bihun sayang aku ingin bihun itu"ucap fahri seraya menunjuk Bihun goreng yang di campur dengan sayuran


Baiklah"Ucap dhisa


Ada lagi atau segini saja?tanya dhisa


mm sepertinya jika di tambah dengan Saos lebih nikmat sayang"ucap fahri


Yaa baiklah tapi jangan kebanyakan nanti kamu bisa sakit perut"ucap dhisa


sayang aku bukan anak kecil lagi yang akan sakit perut saat kepedesan"ucap fahri di selipi tawa nya


Yaa baiklahh suami ku"ucap dhisa di selipi senyum terbaiknya


Dhisa memberikannya pada fahri lalu dia mengambil nasi dengan lauk ayam ditambah dengan saus


jangan terlalu banyak nanti kamu bisa sakit perut"ucap fahri


sayang aku bukan anak kecil lagi yang akan sakit perut saat kepedesan"ucap dhisa cemberut memonyongkan bibirnya


haha istri ku cantik juga ya"tawa fahri


memang jika aku jelek kau ta akan mau menikahi ku "ucap dhisa sambil menjulurkan lidahnya


suda sudah ayo makan"ucap fahri


Akhirnya setelah perdebatan kecil itu mereka pun memulai makannya


tentu saja aku yang buat"ucap dhisa diselipi tawa di wajah cantiknya


Buat nya dengan cinta"ucap fahri


haha tentu" balas dhisa


Mereka melanjutkan makannya hanya ada bunyi sendok dan garpu saat itu karna sepasang suami istri itu fokus pada makanannya akhirnya fahri pun membuka mulut


sayang"ucap dhisa


ada apa"tanya fahri


Aku ingin mangga muda nanti kamu belikan untuk ku ya"ucap dhisa


baiklah"ucap fahri


aku akan madi dulu ya lagi pun makanan ku suda habis"ucap fahri


iya"balas dhisa


fahri menaiki anak tangga memasuki kamarnya mengambil handuk dan memasuki kamar mandi nya yang berada di dalam kamar ia mulai melepas baju yang melekat pada kulitnya menyalak n shower yang mengguyur tubuhnya cukup lama ia mandi menghabiskan waktu 30 menit tak jauh berbeda dengan istrinya ia selesai mandi dan keluar dari kamar mandi dengan bagian bawah yang di ttupi dengan handuk bagian dada yang terbuka ia membuka lemari memih baju yang akan di gunakannya ia memilih kaos hitam dan celana panjang hitam melangkah kaki keluar kamar ia mencari keberadaan istri tercinta nya namun ia tak menemukannya di kamar ,ruang makan maupun ruang tamu lalu ia melangkah kan kaki ke taman belakang dan benar sjaa ia menemukan istri tercintanya di taman belakang

__ADS_1


aku pergi untuk membeli mangga muda mu dulu yaa"ucap fahri


iya hati hati sayang"ucap dhisa dengan tersenyum


iya"balas fahri


fahri pun melangkahkan kaki keluar rumah memasuki mobil dan melajukannya fahri memasuki mall dan membeli mangga muda untuk istrinya lalu ia membayarnya di kasir


54 ribu"ucap kasir


Ini lebihnya untuk mu"ucap fahri dengan memberikan uang 100.000


Terimakasih tuan"ucap kasir itu


sama sama "jawab fahri


lalu fahri melangkahkan kakinya keluar dari mall itu dan memasuki mobilnya melajukannya menuju rumahnnya jalanan tampak macet membuar fahri terlambat pulang ke rumah


aishhh pake macet segala"ucap fahri


Memakan waktu 15 menit akhirnya macet itu selesai fahri langsung melajukan mobil menuju rumahnya tak ingin membuat istri nya menunggu lamaa


setelah terbebas dari macet membuat fahri lebih mudah untuk sampai di rumahh


fahri memasuki rumahnya dan mencari keberadaan istrinya namun ternyata istri nya sudah menunggu di meja makan dengan wajah cemberut dan bibir monyong kedepan


kamu lama sekali"ucap dhisa cemberut


maaf tadi aku terjebak macet"ucap fahri


mana mangga mudanya tanya dhisa antusiasis


ini "fahri menyerahkan mangga muda yang tadi dia beli untuk istrinya


Terimakaasih"ucap dhisa


sama sama "balas fahri


Sayaang"panggil dhisa


apa"ucap fahri


tolong kupaskan"ucap dhisa


baiklah sini berikan pada ku"ucap fahri


lalu fahri dengan telaten mengupas mangga muda yang di inginkan istrinya


sudahhh"ucap fahri


mana sini syaang berikan pada ku"ucap dhisa kegirangan

__ADS_1


ini"ucap fahri sambil menyerahkan mangga muda


dhisa langsung melahapnya dengan hati yang sangat senang karna keinginannya selalu di kabulkan oleh suaminya


__ADS_2