Di Jodohkan Mama Papa

Di Jodohkan Mama Papa
Mencintaimu


__ADS_3

Ada rasa senang di hati fahri karna dhisa menganduk anaknya


Baiklah Ayo kita lanjutkan makan nya "ucap fahri


tidak ,aku sudah tidak selera makan "ucap dhisa


dhisa berjalan meninggalkan meja makan menuju kamarnya


fahri yang melihat dhisa pun masih diam dan melanjutkan makannya


aku akan menjadi ayah"batin fahri


Sepertinya aku sudah mulai mencintai dhisa, aku harus tinggalkan firsya"batin fahri


......................


Firsya


Firsya kesal karna mendengar bahwa dhisa mengandung anak fahri


Aku akan cari cara untuk menyingkirkan kamu dhisa*batin firsya*


Firsya kembali ke rumah nya ia memasuki kamar dan menghempaskan tubuhnya di kasur miliknya


tak akan ku biarkan fahri bersama dhisa aku akan cari cara untuk menyingkirkan mu dhisa"batin firsya


...****************...


Di dalam kamar Dhisa


Siapa dia?apa dia selingkuhan fahri?berani beraninya dia datang dengan tingkah seperti itu aku harus tanyakan pada fahri nanti"batin dhisa


Selesai makan fahri berjalan menuju kamarnya


saat membuka pintu tampak dhisa sedang tiduran di kasur dengan menatap langit² tembok


dhisa yang berniat ingin bertanya pada fahri pun segera menanyakannya saat dilihatnya fahri sudah masuk kedalam kamar


***Apa dia selingkuhan mu ha?"tanya dhisa kesal



Dia mantan pacar ku"jawab fahri


Jadi selama ini kalian masih berhubungan"kesal dhisa


Iya ,aku akan segera memutuskan hubungan dengan dia "ucap fahri


Apa kau tidak berboohong?"tanya dhisa



Tidak"ucap fahri***


Fahri memberanikan diri untuk menyatakan perasaannya pada dhisa ia duduk di samping kanan dhisa,ia mengenggam tangan dhisa dan mengatakannya


dhisa ,A aku mencintaimu"ucap fahri


dhisa yang memang sudah memiliki perasaaan yang sama pada fahri pun ikut menyatakannya

__ADS_1


Aa aku juga mencintaimu"balas dhisa


mereka berpelukan dhisa merasakan bahagia atas sesuatu yang terjadi saat ini


Fahri apa kamu mau kita kerumah mama papa untuk memberi taukan kabar ini?mereka pasti senang"ucap dhisa dengan semangat


Tentu aku mau tapi tidak sekarang juga sayangg"ucao fahri seraya mencubit hidung dhisa


pipi dhisa merona merah menandakan jika ia malu


***Kau semakin menggemaskan sayang"ucap fahri


berhentilah menggoda ku"balas dhisa


hey siapa yang menggoda mu "ucap fahri dengan tertawaa


kamuu lah jelas jelas disini hanya ada aku dan kamu"ucap dhisa


tidakkk aku tidak menggoda mu dhisaa fanesha"goda fahri


kau dari tadi menggodaku tapi kau tetap tidak mau ngaku huh lebih baik aku tidur saja"ucap dhisa seraya beranjak dari duduk***


Dengan cekatan fahri menarik tangan dhisa hingga sekarang dhisa berada di pelukan fahri jarak wajah mereka sangat dekat tidak ada 5cm diantara jarak wajah mereka ,


***Aku mencintaimu dhisa"ucap fahri


Aku juga mencintaimu fahri"ucap dhisa


Mau melakukannya?tanya fahri***


dhisa hanya mengangguk pelan menandakan jika ia mengizinkan suamimya ,fahri yang mendapat amggukan dari dhisa bagaikan mendapat lampu hijau ia segera menuntaskan hasratnya dengan lembut dan penuh cintai ia melakukannya


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


setelah berjam jam mereka pun selesai melakukan hubungan suami istri


***Terimakasih sayang"ucap fahri


sama sama sayang"balas dhisa


ayu kita tidur aku lelah "ucap dhisa


baiklah good night sayang"ucap fahri


too"balas*** dhisa


Ke esokan harinya Fahri bangun lebih dulu ia menyibak selimutnya berjalan menuju kamar mandi


selesai mandi fahri langsung berjalan kuar rumah dan memasuki mobilnya ia melajukan mobil menunu tomo bunga tak butuh waktu lama kini ia sudah sampai di toko bunga langganannya ia turun dari moobil dan memasuki toko bunga


Ia di sambut ramah oleh pelayan toko bunga itu


***Ada yang bisa syaa bantu tuan?"ucap pelayan


tolong bawakan bunga terbaik di tempat ini "ucap fahri


baiklah tunggu sebentar tuan"ucap pelayan***


Pelayan mengambilkan beragam warna bunga yang disatukan dalam satu tempat indah dan harum baunya lalu ia mengahmpiri fahri dan menyerahkan nya

__ADS_1


***Ini tuan "ucap pelayan itu


Baiklah terimakasih"ucap fahri***


Fahri menuju kasir dan membayar bunga itu


dengan cepat ia memasuki mobil dan menaruh bunga di samping kursi pengemudi ,dengan cepat ia melajukan mobilnya menuju rumahnya tak butuh waktu lama Fahri sudah sampai di rumahnya ia turun dari mobil dan membawa bungai merah itu ia memasuki rumahnya berjalan dengan gontai menaiki anak tangga dan memasuki kamarnya di lihatnya dhisa masih tertidur Pulas di tempat tidur sedangkan di meja makan Bi Een sudah menyiapkan sarapan pagi fahri menyembunyikan bunga yang akan ia berikan pada dhisa di dalam ruang kerjanya


dengan lembut fahri membangunkan dhisa


sayangg bangun bi een udah bikinin sarapan"ucap fahri


Dhisa bangun dari tidurnya


***Ayo sayang aku juga sudah lapar"ucap dhisa


sayang kamu mandi dulu tapi jangan lama lama ya"ucap fahri


iya iya "ucap dhisa***


Dhisa yang melihat fahri sudah rapi dengan pakaian nya seperti akan kencan dengan wanita pun melontarkan pertanyaan


***Kamu seperti ingin kencan saja berpakaian seperti itu"


ucap dhisa


Iya memang dengan mu"goda fahri


ah benarkah baik aku akan cepat² mandi "ucap dhisa***


Dhisa segera memasuki kamar mandinya


dengan cepat ia mandi


dhisa sedikit memoleskan make up di wajahnya


mengedepankan rambutnya


Fahri masuk kedalam kamar dia yang melihat dhisa sudah rapih dan tampak cantik pun terpesona



***Cantik sekali istriku"goda fahri



iya memang jika aku tida cantik kau tida akan mau menikah dengan ku bukan"goda dhisa


haha kau benar sayang"balas fahri


Fahri mengulurkan tangan dan dhisa menerimanya tak di sangka rumah fahri yanh sudah besar mewah dan elegant kini di hiasi dengan dekorasi cinta membuat rumah itu semakin bagus


***Indah sekali"ucap dhisa


kau menyukainya"tanya fahri


iya sayang aku menyukai nya sangat menyukainya "ucap dhisa


syukurlah"ucap fahri***

__ADS_1


__ADS_2