
saat selesai mandi Dita pun keluar dari dalam kamar mandi namun saat ia keluar dari dalam kamar mandi ia tidak menemukan sosok Abian di dalam nya.ia pun segera mengunci pintu nya lalu memakai pakaian di dalam kamarnya.
semetara itu abian sedang menunggu Dita di meja makan sambil menyeruput kopi yang ada di hadapan nya.saat ia meminum kopi nya ia mendengar suara langkah kaki yang mendekat ia tau bahwa itu Dita.
saat Dita menarik kursi yang ada di samping abian Abian langsung membicarakan yang sejak dari tadi ia ingin bicarakan pada Dita.
"dit apa kamu tidak menyesal dengan pernikahan ini? "ucap Abian sambil menatap Dita yang tengah menunduk.
"iyh kak insyaallah aku tidak akan menyesalinya,"ucap Dita pada Abian dengan posisi masih menunduk karena ia tidak berani menatap Abian yang sedang di hadapan nya apalagi Abian sedang menatap nya.
"tatap aku jika aku sedang bicara!"ucap Abian sambil memegang dagu Dita untuk menatap mata nya.sementara itu Dita panik bukan main.ia sengaja menggoda dita.
"kak ish lepasin!"ucap Dita sambil menepis tangan Abian yang memegangi dagu nya.
__ADS_1
"dit aku laper nih,kamu ngk masak buat makan malam?"ucap Abian pada sambil memegangi perut nya yang keroncongan.
"eh iyh Ka ini juga mau masak kok hehe,"ucap Dita sambil cengar cengir lalu beranjak ke dapur untuk memasak makan malam.
sementara itu Abian menyaksikan punggung Dita yang sedang memaksak dengan rambut yang di kuncir sembarangan melihatkan punggung nya yang putih dan lembut.
"hmmm lumayan,"batin Abian sambil memegangi dagu nya dan tersenyum.sementara itu di meja makan sudah ada dua piring dengan lauk yang berbeda kali ini Dita memasak omelette dan telur ceplok.dita membantu menuangkan nasi pada piring abian.
"terimakasih,"ucap abian saat Dita menaruh nasi pada piring nya.
saat beres mencuci piring ia pun hendak pergi ke kamar nya namun saat melewati ruang tv Dita melihat Abian yang sedang mengacak acak siaran tv ia pun menghentikan jalan nya dan bergumam "apa dia akan meminta hak nya malam ini? " ia pun segera berlari ke dalam kamar nya untuk membuka pengait bra nya .ini sudah kebiasaan Dita saat hendak tidur karna ia itu sangat lah bagus untuk kesehatan.
setelah membuka pengait bra ia pun berbaring di atas ranjang lalu menutupi seluruh tubuh nya.ia hanya mengeluarkan kepala nya.lalu memejamkan mata nya meskipun ia blm merasakan kantuk tapi hanya cara ini lah supaya ia bisa menghindar dari suaminya itu.
__ADS_1
sementara Abian yang sedang di ruang tv merasa bosan karena tidak ada acara yang menarik ia pergi menuju ke kamar nya saat ia membuka pintu ternyata ada Dita yang tertidur miring membelakanginya dengan menyelimuti seluruh tubuh nya kecuali bagian kepalanya.ia pun tersenyum melihat kelakukan istrinya itu.
Abian pun membaringkan tubuh nya di samping Dita lalu memejam kan mata nya.ia tau bahwa Dita hanya berpura pura tidur untuk menghindarinya nya.ia pun ingin menggoda Dita dengan cara memeluknya dari belakang.dita yang di peluk Abian pun tersentak kaget ia menepis tangan Abian dari pinggang nya namun Abian tetap memeluknya meski berulang kali Dita menepisnya tangan nya.
Dita pun kesal dengan kelakuan Abian terhadapnya,ia pun membalikan badan nya.sekarang posisi mereka berhadapan hadapan."ish ka Abian apaan sih risih tau ngk sih ,awas yh jangan macem macem!!"oceh Dita sambil menyipit kan mata nya.
"hahahaha emang nya aku ngk boleh macem macem yh sama istri aku sendir hm?"ucap Abian sambil mengangkat sebelah halisnya.ia sengaja menggoda Dita ia pun mendekat kan wajah nya dengan wajah Dita.
tentu saja wajah Dita memerah menahan malu karena Abian mendekati wajah nya.ia pun memejamkan matanya ia pasrah dengan apa yang di lakukan Abian pada nya.
" ngapain kamu merem merem gitu?"ucap Abian menahan tawa karna tingkah Dita ."udah aku ngk akan ngapa ngapain kamu kok, percaya deh sama aku " sambung Abian pada Dita lalu memeluk tubuh Dita
Dita pun menenggelamkan kepalanya pada bidang dada Abian karna merasa hangat Dita pun tertidur di dalam pelukan Abian.abian pun tersenyum saat Dita sudah tertidur lelap ia pun memberanikan diri mencium lembut bibir Dita. rasanya ingin sekali ia memakan Dita tapi ia harus bisa menahan keinginannya sampai Dita benar benar siap untuk melakukan nya.
__ADS_1
***