Di Takdirkan Untuk Slamnya

Di Takdirkan Untuk Slamnya
bab 8


__ADS_3

sementara itu dita di ruang televisi merasa bosan karena tidak ada acara yang menarik, ditapun mematikan televisi dan hendak menuju kamarnya. saat Dita di ambang pintu kamar nya tiba tiba ada yang mengetuk pintu apartemennya, ia pun segera membuka pintunya. saat pintu itu terbuka berdiri dua orang gadis yang seumuran dengan nya, ya itu adalah sahabat Dita yaitu putri dan Fira. Dita pun mempersilahkan mereka masuk.


saat kedua sahabatnya masuk, Dita pun mempersilahkan mereka duduk di ruang tamu dan pergi ke dapur untuk mengambilkan minum untuk mereka berdua.saat Dita menuangkan minuman tiba tiba ada yang memeluknya dari belakang Dita pun menoleh ternyata itu adalah Abian. Abian pun menaruh dagunya di pundak Dita lalu mencium serta mengisap leher jenjang Dita yang putih bersih dan wangi.


Dita yang di perlakukan seperti itupun menunduk wajahnya memerah bagaikan kepiting rebus. Abian semakin gemas dengan kelakuan istrinya iapun terus menghisap sehingga meninggalkan tanda bekas di leher Dita, tentu saja tanda itu terlihat jelas di leher Dita yang putih dan mulus itu.


"mas ih lepasin malu tau di depan ada putri sama Fira,"ucap Dita sambil menggeleng gelengkan kepalanya supaya Abian melepaskan nya. Abian melepaskan pelukannya.


"dimana putri?"tanya Abian pada Dita yang sedang menyicikan minuman.


"di ruang tamu mas" ucap Dita. Abian pun menuju ruang tamu dimana adiknya berada.


"dek apa kabar ?" ucap Abian saat sudah berada di ruang tamu, putri yang sedang asik mengobrol dengan Fira pun segera menoleh ke sumber suara.


"baik kak kaka sendiri gimana kabarnya ?"ucap putri lalu mencium punggung tangan Abian.


"Alhamdulillah aku baik baik saja" Abian.


saat mereka sedang asyik mengobrol Dita datang dengan membawa nampan yang berisi makanan dan minuman. Fira yang melihat tanda merah kebiru biruan di leher Dita pun bertanya.


" dit itu tanda di leher lu kenapa ?" ucap Fira pada Dita dengan polosnya. Dita yang di beri pertanyaan itu oleh Fira merasa malu wajah nya memerah seperti kepiting rebus.


"ya ampun polos banget sih lo," ucap putri pada Fira yang kebingungan dengan tanda di leher Dita. abian pun terkekeh melihat kelakuan mereka bertiga.


tepat pukul setengah tiga mereka berdua pamit pulang karna hari semakin sore.dita pun mengantar mereka sampai pintu apartemennya.

__ADS_1


"nah sekarang cuman ada kita berdua ,"ucap Abian saat Dita mengunci pintu apartemennya.


". magsud mas apa?"Dita pun tidak mengerti" apa yang dikatakan oleh Abian. Abian pun berdiri dari sofa hendak mendekati Dita yang masih berdiri di ambang pintu.


"lanjutin yang tadi di dapur," bisik Abian di telinga Dita, Dita pun membelalakkan matanya saat mendengar kata kata itu. Abian tersenyum penuh makna.


"mas aku lagi em__"ucap Dita terputus karena Abian menciumnya, Dita tidak membuka mulutnya Abian pun menggigit bibir bawah Dita supaya Dita membuka mulutnya saat Dita membuka mulutnya Abian memperdalam ciuman nya serta **********, dan turun ke leher serta meninggalkan bekas ulahnya.


Abian pun menggendong tubuh Dita ke atas sofa lalu menindihnya ia mulai membuka kancing kemeja yang dikenakan Dita tapi tangan nya di cekal oleh Dita.


"tenang aja aku lakuin nya pelan pelan oke" abian.


"ish bukan itu mas, aku lagi haid "Dita.


Abian pun terkejut dan langsung bangun dari posisi nya.


"tadi pagi mas " ucap Dita malu .


" yah... terus kapan udahan nya "ucap Abian dengan wajah kecewa karena tidak bisa memakan istri kecilnya itu.


" sekitar satu Minggu sayang, sabar yh."ucap Dita lalu mengusap rambut Abian dan...


CUP


Satu kecupan mendarat di bibir Abian .Dita pun langsung berlari menuju kamarnya karena merasa malu dengan Abian .

__ADS_1


Abian pun menggelengkan kepalanya melihat kelakuan istrinya yang begitu menggemaskan .


sementara itu Fira masih bingung dengan tanda di leher Dita ia pun menelepon putri untuk menanyakan yang sejak dari tadi mengganggu pikirannya.


putri yang sedang asik menonton drama Korea kesukaan nya menjadi terganggu karena ponselnya terus berbunyi, ia pun bangkit lalu menekan tombol hijau.


"Hallo apaan sih lo fir ganggu aja orang gua lagi nonton Drakor juga"ucap putri di seberang telpon degan nada kesal.


" aelah biasa aja kali ini gw cmn mau tanya aja sama lo "ucap Fira to the point.


"ya udah Lo mau nanya apa?" putri


"ini loh gua masih terngiang ngiang sama bekas tanda yang di leher dita, gua masih penasaran."ucap Fira berharap dapat Jawaban dari putri. putri yang mendengarnya pun tertawa karena sahabat yang satu ini benar benar polos.


"hahahaha lo yakin mau tau? "ucap putri membuat Fira semakin penasaran.


" iyh lah gua mau tau cepetan kasih tau gua!"ucap Fira kesal.


"iyh iyh ini gua kasih tau jadi itu tuh bekas orang yang udah ngelakuin hubungan suami istri" putri. Fira yang mendengarnya pun tercengang tak percaya


"hah apa ?! berarti si Dita udah ngelakuin...." ucap Fira menggantung.


"iyh udah lakuin itu sama KK gua udah ah gua mau nonton drama Korea lagi by"ucap putri memutuskan sambungan tlpon.


***

__ADS_1


gusy makasih buat kalian yang udah mampir ke cerita Thor jangan lupa vote like komen yh .....salam sayang dari Thor buat kalian


__ADS_2