
Di rumah Pia
"Kak? Jadi berenang nya?" tanya Moma kepada putrinya
*Fyi Pia manggil ibunya dengan sebutan Moma haha, katanya biar keliatan gaul aja gitu...
"Ih jadi dongg, ini aku udah siapin sih apa aja yang harus aku bawa Mo, ya semoga aja nggak ada yang kelupaan ya hehe." ujar Pia sambil tersenyum karena dia sadar dirinya pelupa
"Kalo handuk udah dibawa kak?"
"Handuk? O-ooo emmm kayaknya sih udah deh Mo, udah kokk tadi aku masukin kedalam ransel." ujar Pia meyakinkan Moma dan dirinya sendiri.
"Coba dicek lagiii, jangan kayaknya-kayaknya lah kak, kamu kan calon tenaga kesehatan, jadi jangan di biasain begitu, bahaya loh kak kalo kamu nanti udah kerja." jelas Moma dengan tegas pada putri sulungnya
"Haduhh iya-iyaa nih aku cek lagi." Pia mengambil ranselnya untuk memastikan lagi
"Ada nggak?"
"Ihh perasaan tadi aku udah masukin kok nggak ada ya?"
"Tuh kan kamu mah kebiasaan kak, jangan pake perasaan terus makanya, nanti kalo ditinggalin nangis guling-guling kamu kak."
"Ihh Momaaa jahat amat sih ngomongnya, lagian beneran kok tadi perasaan aku udah masukin handuknya keransel." ujar Pia sekali lagi sambil merapihkan barang-barang yang dia bongkar karena mencari handuk di ranselnya
"Tuhkan pake perasaan lagi, kamu mah kak jadi cewek kok berperasaan banget." protes Moma sambil memberikan handuk berwarna putih ke Pia.
"Ih bodo ah bete sama Moma."
__ADS_1
_____________
Pagi-pagi sekali Pia sudah dibuat pusing karena ulah Dean. Belum lagi masalah tentang pergi berenang yang waktunya diubah-ubah terus, entah apa tujuan dan maksud dari pihak sekolah.
Pia kesal dengan Dean karena menurut Pia pacarnya itu susah sekali mendengarkan nya, padahal menurut Pia apa yang dia ucap adalah yang terbaik untuk Dean. Lagipula pacar mana yang mau kalo pacarnya bersikap buruk yang mengakibatkan dirinya dipandang buruk juga oleh orang lain. Itu kan sama saja merugikan dirinya sendiri, menurut Pia.
Ditempat berenang
"Baik anak-anak, sebelum berenang ada baiknya kita melakukan pemanasan untuk memanaskan otot-otot kita dan agar mencegah terjadinya keram saat nanti sedang melakukan gerakan dalam renang. Ayo ikuti gerakan saya!" ujar guru olahraga yang biasa dipanggil Pak Mul.
"Eh Pii, dari pada kita ikut pemanasan mending kita kabur aja yuk." ajak Reni salah satu sahabat Pia, Reni memang agak barbar, tapi dia bagaikan gula di dalam circlenya Pia. Circle yang biasa disebut "Tuna Asmara"
Circle itu berisi lima orang, ada Pia, Reni, Mey, Ody, dan Ana. Tentu mereka memiliki sifat dan karakter yang berbeda-beda.
*Balik lagi ke ajakan Reni, yang di setujui oleh Pia dan Reni pun juga mengajak circlenya, masa sama Pia doang.
"Yaudah ayokkk, lama lo bodohh, keburu ketauaaannn. Bisa abiss kitaa semua sama Pak Mul kalo sampe ketauan," protes Pia ke Reni
*fyi Mey ini anak yang paling poloss seTuna Asmara, jangankan pacaran, buat bisa izin keluarr sekedar main aja susahnya minta ampun. Mey juga anggota termuda di Tuna Asmara, urutannya ada si Ody, terus Reni, lanjut ke Ana, gue, baru Mey.
"Nggak lah dek, kita bakalan tetep ikut kok tapi tunggu gerakannya udah mau selesai haha, lagian kalo diabsen juga kedengaran kokk dekk, tenang ajaa," jelas Pia dengan tenang
"Udah yukkk, kita kesana tuhh ada perosotan, seru kayaknya," gantian Ody yang bicara sambil menunjuk kearah kolam yang terdapat seluncurannya.
"Yukkk!" jawab Ana dan anggukan setuju dari yang lainnya.
__ADS_1
"priiiitttttt....."
Suara peluit Pak Mul membuat Pia and the circle yang tadinya sedang asik berenang dan bermain seluncuran jadi menoleh kearah gerombolan murid-murid yang sepertinya sudah kelelahan, padahal baru pemanasan haha...
"Ayo baris yang rapih, Bapak mau absen dulu biar Bapak tau siapa aja yang ikut berenang dan ikut melakukan gerakan pemanasan."
"Aih mampuss, yuk lah wehh kesana kitaa diabsen tuhh," ucap Ana dengan wajah panik
"Hehh ya jangan lewat situ juga bambang!! Muter aja kita, tuhhh lewat kolam aruss nanti kita ikut barisan paling belakang sana," titah Pia dan semuanya pun setuju
*Setelah di absen semua, dan the Tuna Asmara aman..
"Untunggg aja kita nggak ketauan ya, kalo ketauan habis kitaa," ujar Mey
"Amaannn tenang ajaaa, santeeii-santeeeii ke di panteiii," ucap Reni sok santai
"Biji mata lo nohh santeiii, ketauan nilai olahraga kita 0 mau lo?!" hardik Ody si anak paling pinter seTuna Asmara
Kegiatan selanjutnya yaitu pengambilan nilai untuk beberapa gaya dalam renang.
circle Tuna Asmara pada bisa ga Thor??
yaaa jelas... ENGGAK LAH hahaha
"Dasar bego, lu tuh di suruh berenang bukan jalan didalam air Renn haha," umpat Pia, yang hanya ditanggapi umpatan balik dari Reni
__ADS_1
"Halahh, kayak lo bisa berenang aja, sini lohh gue lelepin," ancam Reni yang langsung mengundang gelak tawa teman secirclenya
Selesai melakukan penilaian, murid-murid sudah tidak ada kegiatan lainnya, mereka dibebaskan untuk ditempat itu sampai waktu yang mereka inginkan, bahkan kalo ada yang ingin pulang pun sudah diberi izin.