
Kak Alva menghampiri meja Auris, tapi yang di tunjuk oleh kak Alva adalah Aqila.
"Dari SD MH kan? Masa dari MH ga berani" ucap Kak Alva saat sampai di meja Auris dan Aqila.
'Dari mana Kak Alva tau kalau Aqila dari SD MH? Apa dia juga sekolah di sana?' Batin Auris.
'Ah ga mungkin deh kayak nya, aku aja ga pernah ngelihat dia'
'Oh iya ya. Kan tadi udah ngenalin diri' tambah nya.
Auris sama sekali tidak ada rasa cemburu karena Kak Alva memilih Aqila untuk maju. Karena ia yakin, kalau Kak Alva tidak menyukai Aqila.
Aqila pun maju dengan PD nya, karena nama yang ia dapat adalah nama Auris.
"Siapa nama nya?" Tanya kak Caca.
"Aqila"
"Dapat siapa itu. Coba tunjuk orang nya" tambah kak Caca.
"Auristella Chalondra Aileen" ucap Aqila kemudian menunjuk Auris.
"Oh pantesan, temen sebangku" ucap kak Izzah sambil tertawa kecil. Aqila pun kembali duduk ke tempat nya.
Acara tebak-tebakan masih berlangsung. Ada yang kena hukum membaca UUD, PANCASILA dari belakang, joget dll. Juga ada anak kelas sebelah, yang mendapat hukuman berupa perkenalan diri di kelas Auris.
Dan ternyata yang kena hukuman adalah Talia, sahabat Auris dari kecil.
--------
Setelah sekian lama. Karena, jam pulang juga hampir selesai. Seluruh peserta MOS di kumpulkan kembali di lapangan basket. Dan akhir nya mereka semua di pulangkan~
--------
Auris pulang dengan wajah ceria.
"Eh, udah pulang anak Mommy" ucap Abel dan mencium kedua pipi Auris secara bergantian.
"Hehe.. iya Mom, Auris mau ke atas dulu ya. Mau mandi, udah bau matahari" ucap Auris.
"Iya, jangan lupa Sholat ya sayang" ucap Abel.
"Iya Mom" balas Auris setengah berteriak, karena sudah naik tangga, menuju kamar nya.
----------
Selesai mandi, dan Sholat Dhuhur, Auris turun ke bawah untuk makan siang. Kemudian memilih untuk tidur siang.Ia tertidur sekitar 1jam setengah. Dan ia terbangun pukul 02.30 PM.
Auris memilih untuk membuka HP nya, dan mendapat notifikasi.
FRIEND ALWAYS
Aqilaaaa added you
Auristella: grub apaan sih ini?
Aqilaaaa: kelas
Auristella: kok nama nya
Friend Always?
+62***********: kan cuma kelas
sementara
------------
'Ini kan grub kelas, berarti ada nomor nya kak Alva dong. Tadi aku juga belum catet nomor nya yang ada di papan' batin Auris.
Auris pun mencari-cari di anggota-anggota grub tersebut. Akhir nya dia menemukan nama Alva di info nama nya.
Auris pun segera menyimpan nomor tersebut. Tapi ia tidak langsung meminta save pada kak Alva. Ia takut kalau kak Alva tidak merespon nya.
Tidak terasa, adzan Ashar pun berkumandang. Auris segera pergi ke kamar mandi yang ada di kamar nya dan segera mengambil wudhu.
Selesai Sholat, Auris turun ke bawah untuk mengambil camilan dan susu di kulkas. Setelah menemukan apa yang di cari, Auris kembali ke kamar nya dan duduk di meja belajar nya. Ia memilih untuk nge-stalk akun sosmed kaka Alva. Dan hasil nya nihil, ia tidak menemukan nya.
Tanpa Auris sadari, sedari tadi di belakang nya ada Dareen.
__ADS_1
"Alva siapa tuh" goda Daren, dan membuat Auris kaget bukan main.
"Nggak kok" ucap Auris gugup.
"Jujur aja sih!" Ucap Dareen penasaran.
"Oh, Alva anak OSIS itu?" Tanya Dareen lagi.
"Apaan sih lu" ucap Auris.
"Ya kali aja. Soal nya nama Alva di sekolah cuma ada satu"
"Siapa?"
"Ya Alva OSIS itu"
"Oh"
"Lu suka sama dia?"
"Ga!" Tentang Auris.
"TERSERAH" ucap Dareen dengan menekan setiap kata. Kemudian kembali ke kamar nya.
"Huh, untung aja!" Ucap Auris, kemudian mematikan HP nya, dan beralih pandangan menuju laptop.
Auris lebih memilih menonton video secara random.
-----------
Waktu sudah menunjuk kan pukul 05.00 PM. Kemudian Auris langsung pergi ke kamar mandi untuk mandi, kemudian ia turun ke bawah untuk sekedar mengobrol bersama dengan keluarga nya.
Kemudian adzan maghrib di kumandangkan, mereka pun menunaikan ibadah sholat maghrib berjamaah.
Setelah mereka selesai sholat Maghrib berjamaah, mereka sengaja tidak melepas mukenah atau sarung mereka. Karena biasa nya, setelah selesai mengerjakan sholat maghrib, mereka hanya menunggu sebentar untuk melaksanakan sholat isya' berjamaah.
Meskipun batas waktu sholat Isya' panjang. Tapi, keluarga Auris tidak suka menunda-nunda pekerjaan apalagi soal ibadah.
Sambil menunggu waktu sholat isya', mereka bertadarus Al-Quran. Setelah selesai bertadarus, kadang mereka mengambil HP dari kamar masing-masing, kemudian kembali ke mushola rumah mereka untuk sekedar bermain HP di sana.
Saat adzan Isya' di kumandangakan, mereka menaruh HP mereka yang tadi sempat ia bawa, di kotak berwarna hijau tosca.
----------
Selesai melaksanakan ibadah sholat, mereka makan malam, kemudian kembali ke kamar masing-masing.
__________
Seperti biasa, Auris terbangun pukul 05.00 AM. Setelah mengerjakan sholat subuh, dan sudah siap dengan pakaian nya. Auris turun ke bawah untuk sarapan.
"Morning Mom, Dad" sapa Auris.
"Morning" jawab mereka bersamaan.
"Di makan sayang" ucap Abel sambil menyerahkan piring berisi Ayam, telur dan nasi.
Auris pun langsung memakan nya. Setelah makanan habis, Auris meminum susu yang ada di sebelah piring nya.
"Gimana sekolah nya?" Tanya Alex.
"Bagus Dad. Terus juga cowok nya ganteng-ganteng" ucap Auris sambil cengengesan.
"Masih kecil sayang" ucap Abel.
"Hehe... bercanda Mom!" Ucap Auris.
"Ya udah, Auris berangkat dulu ya!" Ucap Auris, kemudian menyalami tangan kedua orang tua nya.
-----------
Auris tiba di sekolah pukul 06.15 AM. Suasana sekolah pun sudah mulai ramai.
Pukul 06.45 AM mereka sudah ada di kelas masing-masing. Dan anggota OSIS yang ada di kelas Auris pun juga mulai datang.
"Pagi!" Sapa Kak Pandu, Kak Izzah, Kak Caca, dan Kak Alva bergantian.
"Pagi!" Jawab mereka kompak.
"Ayo, seperti kemaren, kita berdiri dan menyanyikan lagu Indonesia Raya" ucap Kak Alva. Dan mereka pun menyanyikan lagu tersebut.
"Oke, sekarang kita langsung mulai aja ya MPLS nya (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah)" ucap Kak Izzah.
"Sekarang kalian baris di depan ya!" Tambah nya.
Dan Mereka pun keluar dari kelas, kemudian berjalan mengelilingi sekolah, yang bisa di bilang besar itu.
Auris masih belum begitu mengenal sekolah nya. Tapi mungkin, setelah ia sudah benar-benar resmi menjadi murid di sini, pasti dia bisa lebih hafal.
Puas berkeliling, mereka kembali ke kelas.
__ADS_1
"Jadi, sekarang kalian ambil buku kalian masing-masing. Setelah itu, cari minimal 50 tanda tangan guru. Batas waktu nya sampai hari terakhir kalian MOS" ucap Kak Alva.
Guru di situ memang banyak, bahkan sampai ratusan. Tapi, ada beberapa yang di tugas kan dinas di beberapa tempat.
"Kalian boleh keluar" ucap Kak Caca.
Mereka pun keluar mencari tanda tangan guru. Auris dkk pun pergi ke ruang guru, dan ternyata di sana sudah sangat ramai. Bahkan ada guru yang bilang "anak-anak, mohon yang tertib. Ini ruang guru, bukan pasar" ucap guru tersebut.
Auris pun merasa tidak suka dengan ucapan itu, ia tetap mencari tanda tangan sebanyak-banyak nya hari ini.
"Permisi, Pak nama nya siapa?" Tanya Auris saat berada di meja guru tersebut.
Dan guru tersebut pun menunjuk pada label nama yang ada di depan meja nya.
'Pak Bagus' batin Auris kemudian mencatat nama nya dan meminta tanda tangan pada guru tersebut.
Kemudian Auris berjalan keluar ruang guru. Dan di sana terdapat banyak siswa-siswi mengerumuni guru berusia sekitar 40 thn an. Auris pun merasa kepo, dan ikut bergabung pada kerumunan itu.
'Oh, minta tanda tangan' batin nya.
Auris pun melihat cara anak-anak yang meminta tanda tangan, seperti nya susah.
"Bu boleh minta tanda tangan?" Ucap salah seorang dari mereka.
"Loh, siapa kamu? Emang saya kenal kamu?" Tanya guru itu balik.
"Assalamualaikum bu, boleh minta tanda tangan?" Ucap seseorang lagi di antara mereka.
"Di suruh siapa kamu?" Tanya guru itu lagi.
"Di suruh sama kakak OSIS bu!" Ucap mereka.
"Kenapa mereka nyuruh kalian? Harus nya suruh langsung minta ke saya" ucap guru itu lagi.
Auris dan yang lain pun meminta tanda tangan dari guru itu juga, namun hasil nya nihil.
'Maunya apa sih ni orang!' Sebal Auris dalam hati. Karena merasa kesal, Auris pun kembali ke dalam ruang guru. Ia terpisah dengan kedua teman nya sedari tadi.
Auris sudah mendapat beberapa tanda tangan, sekitar 20 an. Kemudian para OSIS pun menyuruh mereka untuk masuk ke kelas masing-masing.
"Kalian sudah mengumpulkan tanda tangan nya?" Tanya Kak Alva.
"Sudah" jawab mereka.
"Sudah dapat berapa?" Tanya Kak Izzah.
Ada yang menjawab 10, 13, 20 dll.
"Ya sudah, kalu gitu kalian boleh istirahat" ucap Kak Alva. Dan mereka pun menuju kantin.
Setelah mereka istirahat, mereka di kumpulkan menjadi 2 bagian. Untuk kelas 7A-E di kumpulkan di mushola sekolah. Sedangkan 7F-J di lab. IPA 2.
Di sana sudah ada guru yang mememberi pengarahan. Karena AC di sana mati, jadi banyak yang merasa kegerahan dan engap. Auris pun memutuskan untuk izin ke kamar mandi.
Di depan lab. IPA 2 sudah ada kakak OSIS dari 7F-J, tapi ia tidak menemukan sosok Kak Alva di sana.
-----------
Setelah beberapa jam di lab. IPA yang sangat panas itu, akhir nya mereka di kumpulkan di lap. Basket.
"Akhirnya!" Ucap Auris saat keluar dari lab itu.
________
SUKA sama FAVORIT nya jangan lupa ya!
HOPE YOU LIKE IT AND ENJOY 💙
•
•
•
•
•
D I S Y A H🍀
---------
BANTU FOLLOW YUK^_^
@disya.ahz810
@bryanelina._
THANKS🌻
__ADS_1