Didalam Benci Ada Cinta

Didalam Benci Ada Cinta
12. sedih


__ADS_3

"Bu bidan tolong anak saya,,,,sambil menangis.


"ibu tenang ya, anaknya akan kita tangani. mohon ibu menunggu diluar sebentar.


ibu Wati pun segera keluar, sementara hayla tidak sabarkan diri lagi.


"perawat, tolong hubungi dokter Seno ahli kandungan. pasien emergency, dan juga cek golongan darah pasien karena banyak pendarahan memerlukan transfusi darah secepatnya. sekalian hubungi keluarga nya yang punya golongan darah sama dengan pasien.


"baik Bu bidan, saya cek dulu golongan darahnya.


sambil keluar ruangan menuju laboratorium. sementara dipintu, sudah berdiri semua keluarga hayla. mendengar pintu ruangan bersalin dibuka.


"gimana suster, keadaan istri saya??


"begini pak, istri bapak pendarahan. memerlukan transfusi darah secepatnya. bagi anggota keluarga yang mau donor darahnya mohon ikut saya kelab untuk pengecekan.


sementara dalam ruang bersalin dokter Seno sudah bantu menangani hayla.


"dok, pasien mengalami pendarahan hebat. nasib baik cepat ditangani, berkat bantuan dokter pasien sudah melewati masa kritisnya. terima kasih bantuannya dokter.


"ya sama-sama, ini berkat ibu bidan juga yang cekatan menangani pasien dan tindakan yang tepat.


sementara diluar ruangan, keluarga hayla sibuk mencari donor darah cocok buat hayla.

__ADS_1


"hayla kan golongan darah 0, sama dengan bapak. ucap Bu Wati.


"ya udah, suster ambil darah saya aja. ucap pak Ali.


"maaf ya, bapak nggak bisa donor darah. karena sudah usia lanjut.


"gimana ini, saya golongan darahnya nggak cocok sama hayla. ucap Rangga dengan khawatir.


"sepupunya hayla kan sama pak, coba ditelpon dulu suruh kesini.


"Jo, kah bu yang sama golongan darah hayla??


"iya, pak. Jo kan sering donor darah.


" syukurlah darah Jo cocok sama hayla. tadi perawatnya minta 2 kantong darahnya. coba bapak telpon teman yang mau donor darah. dan bilangin golongan darah 0. ucap Bu Wati.


setelah selesai donor darah Jo duduk disebelah Rangga.


"yang sabar Rangga, serahkan semua pada Allah SWT. hayla wanita yang kuat pasti bisa melewati ini semua. ucap Jo.


"terima kasih bang sudah donor darah buat hayla. kalau nggak ada Abang nggak tau gimana jadinya. ucap Rangga dengan mata yang berkaca-kaca.


"iya, itu udah kewajiban saya bagaimana pun hayla adik saya juga. sambil mengusap bahu Rangga.

__ADS_1


sementara didalam ruangan bersalin hayla belum sadar, oksigen masih terpasang.


"perawat, sebaiknya pasien kita pindahkan keruang inap. sudah mulai stabil segera hubungi keluarga pasien.


"baik Bu bidan, sambil keluar ruangan.


" gimana keadaan istri saya suster, ucap Rangga.


"istri bapak sudah melewati masa kritis nya, sekarang mau dipindahkan keruangan.


"Alhamdulillah ya Allah,,,ucap semua secara bersamaan. saking bahagianya.


"Bu, sementara yang lain temanin hayla. saya dan Jo mau lihat bayinya. ucap pak Ali.


"iya pak, ibu sampai lupa mau lihat cucu kita. saking khawatir lihat keadaan hayla tadi.


sesampai di ruangan rawat inap hayla belum sadar, masih koma. sementara Rangga lansung mendekat kehayla sambil mengelus rambut hayla.


"sayang, cepat sadar ya. Abang dan baby butuh sayang. Ya Allah sembuhkan lah istri hamba. jangan biarkan anak hamba merasakan seperti yang hamba rasakan sewaktu kecil. kehilangan sosok ibu yang tercinta. kalau bisa ditukarkan keadaan ini biar hamba aja yang menanggung sakitnya. jangan biarkan orang yang hamba sayang merasakan sakit. tak terasa air mata Rangga menetes.


"nak Rangga yang sabar, jangan ngomong seperti itu. kita harus optimis hayla pasti sembuh. ingatlah baby butuh kalian berdua mengurus nya. jangan bilang cucu ibu kehilangan salah satu dari kalian. ucap Bu Wati dengan mata yang berkaca-kaca.


anak kalian laki-laki, bapak dan Jo kesana lihat baby. kalau nak Rangga mau lihat, biar ibu yang menjaga hayla disini.

__ADS_1


__ADS_2