Didalam Benci Ada Cinta

Didalam Benci Ada Cinta
06. jalan ke mall berdua


__ADS_3

"bosan banget hari ini,,coba kalau gak dilarang ibu tadi. aku sudah jalan keluar dengan Lusi. jenuh hidup kayak gini, mana bang Rangga betahnya dirumah beda banget dengan Edo suka jalan, suka tantangan menjelajah alam bebas hampir sama dengan hobiku. kalau jalan dengan Lusi dilarang ibu, kalau ajak bang Rangga,,,eh malu banget secara kita nggak pernah jalan berdua pasti terasa kaku. hayla ngomong sendiri dikamar.


"hmm,,ada apa dek, bosan ya?? tadi abg nggak sengaja dengar adek ngomong sendiri. pas mau masuk kamar. ngapain malu ngajak abg jalan. seharusnya memang kita harus sering jalan-jalan bila ada waktu. dengan begitu adek lebih bisa akrab dengan abg. sehingga mengurangi canggung diantara kita. tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka sulit tumbuh rasa cinta. mending kita saling mengenal lebih dekat, jadi kita bisa menata kehidupan rumah tangga kita mendatang. mending kita melihat kedepan nggak usah menoleh kebelakang, yang bukan milik kita lagi. bagaimana sekarang kita ikhlas menjalani pernikahan ini karena Allah...mungkin ini jalan yang harus kita tempuh untuk membahagiakan diri. jangan sampai kita menyesal dikemudian hari...


"dengan tatapan yang sulit dijelaskan hayla hanya menatap dan meresapi kata-kata Rangga. sambil membatin. apakah aku terlalu ambisi dengan Edo cinta pertamaku sehingga aku sulit menerima Rangga, jelas-jelas Edo lebih berambisi mencapai cita-citanya. apalagi nanti Edo sudah berhasil dan mempunyai kedudukan belum tentu keluarganya merestui hubungan kami. karena keluargaku orang yang tak punya apa-apa. tak sederajat dengan keluarganya yang kaya raya. sewaktu pacaran aja ketemu dijalan aja mama Edo selalu merendahkan keluarga kami apalagi sudah menikah nantinya. bisa-bisa aku dijadikan pembantu seperti teledrama Indosiar..."


"adek..dek.,kok ngelamun jauhnya. adek dengar nggak yang ABG ucapkan tadi...???


"mmm, dengar aja. baiklah saya siap-siap dulu baru kita pergi jalan-jalan.


"Ya Allah,,,mudahan istriku ini bisa melupakan masa lalunya dan bisa mencintai ku setulus hati...Aamiin...

__ADS_1


"ayo bang hayla sudah siap, kita berangkat sekarang. kenapa sekarang malah ABG yang bengong menatapku...


"oh ya,,,ayo kita berangkat. dengan terbata-bata menjawab hayla. cantik banget hayla apa yang dipakainya cocok semua dengan hijabnya sungguh menenangkan hati yang memandang. memuji hayla sambil berjalan beriringan sesekali memadang hayla.


"abg kenapa sih dari tadi pandagng-pandang,, emang ada yang aneh pada hayla. kalau nggak cocok baju dan hijabnya hayla ganti aja. mumpung kita masih dipekarangan rumah. "eh,,,enggak, adek pakai apa aja cocok sih..selagi itu berhijab keluar rumah. abg memandang adek, sangat kagum dengan penampilan adek....


"mulai deh gombalnya,,,ayo lah kita berangkat dari tadi cerita, nanti kita nggak jadi jalannya.


"sampai dimall,,,boleh abg pegang tangan adek sambil jalan. supaya lebih terkesan romantis. "ya,,boleh aja. aduh kenapa aku mengiyakan. dengan berpegangan tangan jantungku sudah kayak meraton. gimana ya mengusir berdebar jantungku ini. terasa canggung banget.


"inikan beda, semenjak kita menikah abg nggak pernah belanja baju buat adek. tenang aja ada aja uang abg. urusan keuangan adek nggak usah terlalu pikirkan, insya Allah ABG bisa memenuhi segalanya. yang penting selalu bersyukur dengan apa yang kita miliki.

__ADS_1


"dengan malu-malu. baiklah adek ngikut abg aja mana baiknya."


"gitu dong, abg jadi bahagia dengarnya." ayo kita cari baju yang adek suka.


"setelah membeli baju-baju, tiba-tiba perut hayla berbunyi...kriuk..aduh kok perut ini nggak bisa kompromi tau aja area makanan. ucap hayla dalam hati. "kayaknya perut adek udah dangdutan mau diisi, kebetulan sekali disana ada restoran ayo kita kesana. hayla dan Rangga menuju restoran. "


"udah selesai belanja kita pulang ya bang,,soalnya adek terasa capek banget.


"baiklah adek yang cantik dan manis kita lansung. tenang aja nyampe dirumah abg siap jadi tukang pijat khusus....ha..ha..


"mulai lagi kan abg, buat orang jadi malu. sambil merona wajahnya.

__ADS_1


"nggak apa, masa sama suami sendiri malu. gurau aja." sambil senyum dengan hayla.


"duh senyumnya, manis juga bang Rangga ada lesung pipinya lagi. bikin hatiku meleleh.


__ADS_2