Didalam Benci Ada Cinta

Didalam Benci Ada Cinta
13. hayla sadar


__ADS_3

"sudah dua hari keadaan hayla sudah mulai membaik. walau masih koma, namun perkembangan kesehatannya sudah mulai membaik. setiap pagi setelah dimandikan bayi hayla selalu didekatkan sama hayla agar bisa membantu hayla sadar.


"pagi ini yang begitu cerah, saat bayi didekatkan sama hayla, bayinya tiba-tiba nangis sangat kencang dekat hayla. semua pada panik lihat bayinya menangis. karena tangisan bayi yang kencang, hayla menggerakkan tangannya dan pelan-pelan mata mulai terbuka walau terlihat masih lemes.


"Alhamdulillah sayang akhirnya kamu sadar, Rangga merasa senang lansung memeluk hayla.


"maaf pak, boleh kita cek dulu keadaan pasien nya. ucap dokter.


"ya dokter silahkan,,,sambil berjalan dan menghampiri bayinya yang diletak dibox bayi pas hayla sadar tadi.


"keadaan Bu hayla udah membaik, tekanan darah pun sudah normal. kalau nggak ada keluhan lagi mungkin dua atau tiga hari ini udah diizinkan pulang. suster tolong oksigen, dan juga impusnya dilepas ya. ucap dokternya.


"ya, dokter. lalu melepaskan oksigen dan impusnya nya hayla.


"terima kasih dokter, ucap Rangga dengan senangnya.


"iya, pak sama-sama. saya permisi dulu mau cek pasien lainnya. sambil melangkah keluar ruangan.

__ADS_1


sekarang tinggal hayla, Rangga dan bayinya yang digendong oleh Rangga didalam ruangan.


"bang, saya mau coba gendong anak kita. ibu dan bapak mana bang, kok nggak kelihatan dari tadi.


"Abang sampai lupa mengabari ibu dan bapak kamu sudah sadar. sebentar abg telpon mereka dulu. tadi ibu dan bapak disini, mereka pulang sebentar mau ngambil baju ganti dan sekalian ibu mau cuci baju kotor juga, paling sebentar kesini lagi.


"nggak berapa lama ibu Wati dan pak Ali sampai diklinik tempat hayla lahiran.


"assalammualaikum,,, Alhamdulillah hayla anakku sayang udah sadar. sambil berlari mendekati hayla.


"maafkan hayla,,yang membuat ibu dan semuanya sedih. sambil tersenyum dengan terharu.


"pak lihat cucu kita itu, digendong sama Rangga udah mandi tenang banget nggak rewel.


"iya nenek, tadi dedek yang bangunin bunda lho. ucap Rangga seolah bayinya yang ngomong. iya Bu, pagi tadi setelah mandi bayi diantar perawat seperti biasanya didekatkan ke hayla. tiba-tiba dia nangis dengan kencang suaranya, dan Alhamdulillah hayla jadi sadar.


"duh pintar banget cucu nenek, kangen pengen digendong bunda ya. nanti kalau bundanya sudah sembuh dan kuat bisa gendong Dede bayi ya. sekarang gendong sama nenek dulu ya. sini biar ibu gendong nak rangga sarapan dulu. sudah ibu bawain.

__ADS_1


"iya Bu,,,dek mau makan nggak Abang suapin. menawarkan hayla.


"Abang sarapan dulu, nanti aja adek tunggu selesai abg.


"nak rangga, tadi dokter ada bilang nggak kapan bisa pulang.


"ada Bu, kata dokternya mungkin dua atau tiga hari sudah bisa pulang. oh ya BPK sudah sarapan ayo kita sarapan sama-sama.


"bapak sudah dirumah tadi, nak Rangga sarapan aja. silahkan.


"ibu, hayla pengen gendong Dede bayi.


"iya, pelan-pelan kamu masih lemah jangan banyak gerak dulu.


"sayang bunda, ganteng banget. kangen ya sama bunda. sambil cium kening bayinya.


"dek, makan dulu ya. abg suapin Dede bayinya kasih ke ibu yang gendong. Rangga pun menyuapin hayla.

__ADS_1


"Alhamdulillah ya Allah Engkau hadirkan pendamping buatku yang baik dan Soleh seperti bang Rangga. berucap dalam hati sambil memandang Rangga.


__ADS_2