
"baiklah Bu, saya akan berusaha untuk makan. walau nggak selera, dengan muka yang ditekuk.
"gitu dong, supaya nanti nutrisi buat anaknya terjaga. Bu Wati sambil melangkah kedapur.
"bosan banget nggak ada kegiatan, baik main hp ajah dari pada jenuh bikin tambah mual aja. udah lama nggak buka hp semenjak hamil kayak malas banget. pasti banyak yang kulewati. gimana ya kabar Edo sekarang, semenjak saya menikah Edo lebih memilih kuliah diluar negeri (Malaysia). sungguh miris nasib cinta kami. harus terpisah ditengah jalan. karena beda status, dia orang kaya sementara kami orang miskin. sambil mencari nama Edo Purnomo difb. ini dia Edo,,,kayaknya dia tampak kurus sekarang. status nya pun, maafkan aku Edo...menghianati cinta kita. sambil meneteskan air mata. astagfirullah kok aku gak bisa menghapus Edo dalam hatiku. ampunilah dosa hambamu ya Allah. mempunyai suami yang baik dan soleh tapi masih memikirkan lelaki lain. ucap hayla sambil air mata terus mengalir. dulu aku begitu benci sama bg Rangga, sampai aku ingin kabur dari rumah nggak mau dijodohkan dengan bg Rangga. karena kesabaran, kedewasaan, serta Soleh membuatku bisa menerima bg Rangga, walau dihati masih ada Edo yang sulit untuk dilupakan. Ya Allah,,bimbing hatiku kejalan yang benar...aku pun tertidur dengan kesedihanku. pass bangun sudah ada bang rangga menatap ku.
"sayang,, tidurnya nyenyak banget. sampai nggak kedengaran Abang manggil dari tadi. pas masuk kamar lagi tidur....giman dedeknya masih nakal nggak sambil mengelus perut rata hayla.
"anak ayah,,,antem ya hari ini. makasih ya sayang mau menerima ku. ucap Rangga sambil mengecup kening hayla. kok mukanya kayak sedih banget sayang. ada apa kayak memendam sesuatu?
"nggak ada bang, cuma tadi ketiduran aja. jadi belum terlalu fresh. jawab hayla tergagap karena masih memikirkan Edo.
__ADS_1
"kalau ada masalah cerita sama abg jangan dipendam sendiri. takutnya mempengaruhi dedek bayinya. jadi ikutan sedih.
"oo, jadi abg hanya mementingkan anak abg dalam rahim ku. aku salah menilai abg selama ini yang aku kira hanya memikirkan aku. belum aja lahir sangat dikhawatirkan. kayak aku nggak mau jaga darah dagingku. jangan-jangan selama ini abg menikah denganku hanya menginginkan keturunan aja dariku. hanya pura-pura sabar dan sayang sama aku.
"tidak begitu sayang, abg menyayangi dan mencintai kalian berdua sama. dari dulu sampai sekarang tulus. abg minta maaf kalau kata-kata abg menyakiti adek. percayalah ABG sangat butuh kalian berdua disisi abg hingga maut yang memisahkan. sambil lansung memeluk hayla.
"MMM, udah bang dada ku sesak abg peluk terus. aku mau kedapur nyari ibu. sambil melepaskan pelukan Rangga.
"sesampai didapur, eh hayla tumben kedapur. loh...kok mukanya ditekuk kayak gitu. suamimu kan baru pulang kerja. udah ditanya mau makan atau dibikinin kopi.
"emang ada masalah apa, sampai segitunya.
__ADS_1
ada masalah diselesaikan dengan baik-baik. jangan dibiarkan berlarut. ucap Bu Wati.
"bang Rangga, masa anaknya aja diperhatikan. sampai aku disalahkan. sambil cemberut.
"nggak baik kayak gitu, menyalahkan suami. nggak kasihan apa lihat suami baru pulang kerja capet, nyampe dirumah dimarahin oleh istri. jangan cepat marah , coba diselesaikan dengan kepala dingin dan hati yang berpikiran positif.
"ibu sama aja sama bang Rangga. aku mau duduk ditaman cari udara segar. sambil melangkah keluar.
"hayla...panggil rangga. bu, hayla kemana ya. kok nggak kelihatan. tadi katanya mau kedapur.
"ya tadi kesini, sekarang udah pergi ketaman depan. nak Rangga yang sabar ya menghadapi hayla. wanita hamil memang perasaannya sangat sensitif. harap dimaklumi.
__ADS_1
"ya Bu, saya minta maaf. tadi salah ucap sama hayla. Bu, saya susul hayla kedepan aja.
"ya, baik gitu. dia kalau ngambek harus diberi perhatian lebih. pasti senang dan cepat luluh.