DIJODOHIN WITH MUSUH

DIJODOHIN WITH MUSUH
3 Pulang Bareng


__ADS_3

"Eh, bang Daniel kemana ya." ucap Taeyong.


"Tadi nyamperin Jihyo ke kelasnya. ." ujar Hyunjin.


Mendengar Itu, mereka semua mengangguk anggukkan kepalanya paham sambil ber oh oh ria ,lalu mereka mengobrol ngobrol. , Hingga tak terasa jam istirahat mereka telah usai.


Bel istirahat masuk telah berbunyi, mereka semua berhamburan keluar menuju kelas mereka masing masing.


_____


"Ryuu, Ryuuu." panggil Yuqi sambil menggoyang goyangkan bahu Ryujin.


"Eh iya, kenapa Qi? " tanya Ryujin.


"Gapapa jangan ngelamun ntar kesambet, oh ya udah ada bu Intan tuh." ujar Yuqi.


"Sejak kapan bu Intan masuk Yuq? " tanya Ryujin bingung.


"Makanya jangan ngelamun." ucap Yuqi dan langsung diangguki oleh Ryujin.


Kemudian, terdengar ketukan pintu dari pintu kelas, semua orang langsung menengok ke sumber suara untuk melihat siapa yang datang.


"Maaf bu, saya telat saya dari ruang osis rapat mengenai hari Ibu kartini." ucap Jaemin , yap yang ngetuk pintu tadi Jaemin gengs.


"Iya tidak apa apa, silahkan duduk di kursi kamu."ucap bu Intan.


"Kirain kemana, ternyata ada rapat osis." batin Ryujin.


Setelah Jaemin duduk, bu Intan kembali menjelaskan materi dan semua menyimak dengan khidmat.


•skip•


Bel pulang sekolah berbunyi.


"Ryu, lu pulang sama siapa? " Tanya Yuqi.


"Sama bang Jaehyun kayaknya." balas Ryujin.


"Yang, yuk pulang." ucap Lucas pada Yuqi.


"Yaudah Ryu, kita duluan ya." ucap Yuqi dan Lucas bersamaaan mereka juga melambaikan tangan..


Ryujin membalas lambaian tangan mereka, "Jaem gw duluan, ti ati lu berdua sama macan." ucap Lucas sambil terkekeh.


"Yoi " balas Jaemin.

__ADS_1


Ryujin yang mendengar itu langsung menatap Lucas seperti macan yang kelaparan dan ingin menerkam, melihat Itu Lucas dan Yuqi langsung ngacir ke parkiran..


Drtttt drrttt


Abang Lucknut 💩 is calling


"Hallo, kak? "


"Dek, Abang gak bisa bareng kamu kakak ada latihan basket, kamu bisa pulang kerumah sendiri kan?, atau pulang sama Jaemin."


"Eh gak usah bang, males bat sama si curut got." ucap Ryujin sambil melirik Jaemin yang sedang mencatat pelajaran yang ia lewatkan tadi.


"Iya yaudah hati hati dek, tapi kalau sama Jaemin seenggaknya gw tenang."


"Ga usah kak, yaudah bye kak." ucap Ryujin lalu memutuskan panggilan teleponnya.


"Heh curut asem sok soan ga mau sama gw lu, muna tau ga."ucap Jaemin sambil memberseskan buku pelajarannya.


"Males gw sama curut got, mending naik ojol ae." ujar Ryujin sambil mengibaskan rambutnya.


"Yaudah si, males gw bdrdebat sama lu rut." ujar Jaemin sambil beranjak pergi meninggalkan kelas dan meninggalkan Ryujin sendiri di kelas.


"Dasar lu curut got nyebelin." teriak ryujin.


Setelah Jaemin pergi keruang osis, Ryujin lalu berjalan menuju gerbang sekolah.


Tiba tiba suara klakson motor mengangetkan Ryujin.


"Woy, belum balik juga lu." Ujar Jaemin.


"Diem lu curut, gw lagi nunggu." ucap Ryujin ketus.


"Alah daritadi nunggu ojol, mending sama gw aja, ojol daritadi juga gak datang datang kan, mumpung gw lagi baek" ucap Jaemin.


"Maless." ucap Ryujin sambil memutar bola matanya malas.


"Yakin? ini sekolah udah sepi banget, bang Jaehyun aja udah pulang." ucap Jaemin.


"Lah kok bang Jaehyun udah pulang? bukan nya tadi mau ada latihan basket?" tanya Ryujin heran.


"Gak jadi katanya, dah selamat menunggu bhay." Ucap Jaemin mengejek.


Ryujin sedikit berpikir, ia melihat sekeliling sekolah dan parkiran yang sudah sangat sangat sepi, Jaemin melajukan motornya menuju luar gerbang.


Namun....

__ADS_1


"Jaeminnnn..... " Teriak Ryujin.


Tapi yang diteriakin ga denger, Jaemin tetap melajukan motornya tapi gak terlalu laju, pelan santai~~~, Ryujin tetap ngejar ngikutin Jaemin ,namun naas saat ia berlari ia kesandung batu.


"Awshhh " Ringis Ryujin.


Jaemin yang mendengar ringisan Ryujin lalu memberhentikan motornya dan menghampiri Ryujin yang sedang duduk di jalanan aspal sambil megang lutut nya yang luka.


"Makanya, kalau ditawarin jangan nolak, kalau lu ga nolak kan lu gak bakalan jatuh kaya sekarang." ucap Jaemin sambil membantu Ryujin berdiri.


"Ya kan gw bingung kalau bareng sama lu, naik motor lu, motor lu kan gede gw gatau cara naiknya gimana." balas Ryujin ketus.


"Yaelah, orang gitu doang , biar gak jatuh pas naik lu pegang pundak gw terus lu injek tumpuan kaki yang ada di motor ,terus lu naik dah." jelas Jaemin sambil terkekeh.


"Auah ribet." balas Ryujin.


"Yaudah Lu tunggu sini dulu, gw mau kewarung depan beli obat sama minum buat lu." ujar Jaemin kemudian diangguki oleh Ryujin.


Delapan menit kemudian, Jaemin kembali dengan membawa betadine, hansaplast dan air mineral untuk Ryujin.


"Tahan sebentar ya, lagian luka nya dikit kok." ucap Jaemin.


"Pelan pelan." ucap ryujin.


Kini Jaemin tengah sibuk mengobati luka Ryujin, namun diam diam Ryujin memperhatikan wajah serius Jaemin yang sedang mengobati luka nya, "tampan." batin Ryujin , Detik selanjutnya Jaemin merasakan seperti ada yang memperhatikan dia, dia kemudian menoleh dan....


"Ekhhmmm." dehem Jaemin.


"Iya gw tau gw ganteng, gausah gitu juga kali ngeliat nya." ujar Jaemin.


Ryujin yang mendengar Itu lalu memalingkan wajah nya, karena ia merasa malu sekaligus untuk menyembunyikan wajahnya yang memerah seperti tomat.


"Idih gw gak ngeliatin lu Kali, lagipula lu mana ada ganteng gantengnya, gw liat lu itu buat mastiin lu ngobatin luka gw becus ga, kalau ga kan berabe." ujar Ryujin.


"Alah sok sok an gak mau ngaku lu tong, yaudah udah selesai nih balik kuy." Ucap Jaemin.


"Yok." Ucap Ryujin.


Jaemin kemudian menaiki motornya, lalu Ryujin menduduki kursi belakang motor Jaemin, Lalu Jaemin mulai menyalakan motornya dan menjalankan nya membelah kota Jakarta , dalam perjalanan mereka hening, tak ada yang memulai percakapan.


"Jaem, thanks ya tumpangan nya." ujar Ryujin sambil berjalan masuk ke dalam gerbang rumahnya.


"Yoi, lain kali jangan sok jual mahal" teriak Jaemin, namun Ryujin tak menanggapi ucapan Jaemin karena jika di tanggapi tidak akan selesai selesai.


Jaemin lalu kembali menjalankan motornya membelah kota Jakarta, berjalan mennuju ke rumahnya.

__ADS_1


•TBC•


__ADS_2