Dijodohkan Dengan Ketua Mafia

Dijodohkan Dengan Ketua Mafia
kesepakatan perjodohan


__ADS_3

"bagaimana nak monica apakah bersedian untuk menikah dengan dion cucu nenek?" ucap nenek dewi


"bagaimana nak?" tanya kakeknya,sedangkan monica masih berfikir dan menatap kearah dion.


"astaga apakah ini mimpi,tadi siang aku mengaguminya dan sekarang ternyata dia pria yang akan menjadi suamiku" batin monica.


"ya kek,nek aku bersedia" ucap monica mantap sambil menunduk karna merasa pipinya merona.


"bagus kalau begitu kapan kita adakan upacara pernikahannya?" tanya nenek


"besok!!" ucap dion tiba-tiba,yang membuat terkejut semua orang dan monica membulatkan matanya.


"apakah tidak terlalu cepat nak dion?"tanya papa monica


"iya sayang kalau besok terlalu cepat,mungkin satu minggu lagi bagaimana kita juga harus mempersiapkan semuanya" ucap nenek.


"sabar bos sepertinya kau orangnya suka tidak sabaran!" ucap rio seraya tersenyum mengejak.


"baiklah aku menurut pada kalian semua!"ucap dion pasrah


"nak kau mau acara pesta yang seperti apa?" tanya nenek pada monica.


"aku hanya ingin pesta pernikahan yang sederhana saja nek" ucap monica


"tetapi kita harus melakukan pesta yang meriah sayang karna ini merupakan pernikahan satu-satunya cucu nenek" ucap nenek lembut


"baiklah nek aku akan menerima keputusanya" ucap monica tersenyum manis.


"baiklah nanti biar nenek urus pesta kalian,dan besok kamu dion jemput monica untuk fighting gaun pernikahan kalian,pada saat jam makan siang" titah nenek pada dion.


"baik nek dengan senang hati" ucap dion tersenyum seraya menatap pada monica.


"rasanya dion sebsebentar lagi bucin pada monica"batin rio yang menatap bergantian pada dion dan monica,dan yang ditatap hanya fokus berpandangan satu sama lain.


"hmm ya untuk resepsi kita gelar di salah satu hotel milik dion!" ucap nenek kembali.


"aku terserah nenek saja" ucap dion.


setelah mereka selesai mengadakan pertemuan mereka pamit pada dion dan monica yang diberikan waktu untuk berbincang berdua karna mereka harus saling mengenal sebelum menikah.


"ehem tuan,senang bisa bertemu anda kembali" dehem monica memecah keheningan.


"ahh jangan panggil saya tuan panggil saja dion" ucap dion lembut


"maaf tu ehh maaf dion"ucap monica canggung.

__ADS_1


"tadi siang mengapa kamu seperti ada masalah?" tanya dion pura-pura tidak tau.


"ahh tidak hanya masalah kecil,jangan kau pikirkan" ucap monica


"oh ya boleh aku tau tentang apa?" tanya dion ngotot ingin tau


"ahh hanya masalah cowok brengsek" ucap monica sendu karna menginggat leo.


"yasuda jangan dijelaskan,maaf karna aku telah membuatmu bersedih" ucap dion merasa bersalah.


"tidak papa, maaf apakah kita tidak pulang saja karna aku sedikit lelah" ucap monica yang tak mau berlama-lama berdua karna canggung.


"baiklah akan aku antarkan kamu pulang,sebentar aku akan menghubunggi anak buahku dulu" ucap dion seraya menelphone anak buahnya untuk menjemput mereka karna mobil yang dikendarai tadi sudah dibawa pulang oleh nenek serta rio.


*sambungan via telphone


"jemput saya dilestoran x,sekarang"ucap dion dingin


"baik bos" jawab anak buahnya


sambungan telphone berakhir*.


"sebentar mereka masih dalam perjalanan,apakah kamu kedinginan?" ucap dion yang melihat monica hanya mengunakan gaun lengan pendek pada saat malam yang dingin seperti ini.


"ahh iya cuacanya lumayan dingin"ucap monica seraya mengosok-ngosok kan tangannya.


"tidak perlu dion saya tak apa" ucap monica merasa tidak enak.


"menurutlah, jangan sampai kamu sakit!" ucap dion khawatir


"baiklah,terima kasih" ucap monica tersenyum pada dion


"sama-sama jangan terlalu sungkan padaku,karna sebentar lagi kita akan menikah" ucap dion seraya tersenyum yang hanya dibalas senyuman manis serta angukan kepala monica.


tak berapa lama masuk orang berpakaian hitam seperti seorang bodyguart masuk memberi tau bahwa mobil sudah tiba,mereka berdua segera masuk kemobil dan menuju ke rumah monica untuk mengantar pulang,sesampainya dirumah dion ikut turun dari mobil dan berbincang sedikit dengan monica.


"terima kasih dion,apa kamu tak masuk terlebih dahulu"ucap monica.


"ahh ya kurasa lain kali saja karna aku ada pekerjaan setelah ini,oh ya besok akan aku jemput untuk ke butik,selamat malam dan istirahat aku pamit dulu" ucap dion


" ya hati-hati dijalan" ucap monica,dion maju satu langkah kehadapan monica dan


cupp


dion mencium kening monica,dan hal itu membuat jangtung monica seperti hendak melonpat.

__ADS_1


*deg deg


"ohh astaga kenapa jantungk,ayolah itu hanya kecupan kening biasa" ucap monica dalam hati*.


"good night,baby" ucap dion yang menyadarkan monica yang sibuk dengan masalah debar jantungnya.


"hah apa dia tadi memanggilku baby? ucap hati monica yang kembali terkejut.


"aku pulang dulu,cepatlah masuk" ucap dion yang melihat monica hanya mematung.


"ohh ya maaf,aku masuk dulu bye bye" ucap monica seraya berjalan menjauh dan melambaikan tangan dam itu membuat dion menjadi gemas.


"dasar gadis kecilku yang mengemaskan"gumam dion sambil terkekeh,kemudian dia masuk kemobil dan segera menuju markas karna malam ini dia akan bertransaksi senjata dengan rekan bisnisnya,sesampainya disana ia sudah disambut oleh para sahabat serta para anak buah.


"malam bos,selamat datang" ucap anak buahnya kompak.


"hmm ya" ucap dion dingin,ia segera masuk keruangan kerjanya yang berada dimarkas dan diikuti oleh para sahabatnya yang merupakan orang-orang kepercayaan dion.


"bagaimana apa semua sudah kau persiapkan?" tanya dion pada lima orang sahabatnya termasuk rio.


"sudah bos kita hanya tinggal berangkat" ucap bryan salah satu sahaba dion


"apakah tuan xender sudah memberi kabar bahwa ia telah sampai bos?"tanya dave


"sebaiknya kita atur strategi untuk menghadapi satu orang itu karna dia terkenal akan kelicikannya" ucap dion


"benar kata bos sebaiknya sebagian dari anak buah kita suruh memantau dan bersembunyi terlebih dahulu supaya apabila ada serangan mereka bisa langsung membantu"ucap ryan salah satu sahabat yang mempunyai banyak strategi.


"ya betul kata ryan,kita harus hati-hati" timpal roy yang sukanya ikut-ikutan,dan lumayan somplak.


"hmm ya sebaiknya begitu" ucap dion mengambil keputusan.


"ehh ngomong" gimana bro perjodohannya?" tanya roy yang langsung mendapat pelototan tajam dari keempat sahabatnya,karna sebelumnya ia sudah diwanti-wanti untuk tidak bertanya pada dion.


"dari mana lo tau!?" tanya dion curiga


"oh itu tadi RIO yang cerita"ucap roy santai sedangkan rio melotot dan takut akan dimarahi bosnya,tetapi dion hanya melirik pada rio yang sudah gemetar ketakutan.


"oh lancar saja,toh yang dijodohin sama gua gadis yang gua suka!" ucap dion sambil membayangkan wajah cantik monica


"whatt!!! serius loo!???" ucap dave dan bryan bersamaan karna merasa tak menyangka hal kebetulan tersebut,sedangkan ryan dia hanya bersikap cuek karna memang karakternya seperti itu.


"ya benerlah masak gua bohong!!" ucap dion


"wahh,jadi bentar lagi lo maried nihh?" tanya roy

__ADS_1


"iya,yauda kita siap-siap berangkat aja sekarang" ucap dion


"yauda ayo tunggu apa lagi" ucap sahabat-sahabatnya.


__ADS_2