
matahari pagi sudah menampakan sinarnya dan masuk melalui cela-cela jendela kamar dion,karna silau dion mengerjapkan matanya untuk menyesuaikan cahaya yang masuk pada penglihatannya.
lalu ia segera bangkit dari tempat tidur dan bergegas membersihkan diri kekamar mandi,setelah lima belas menit ia keluar dari kamar mandi dan masuk kedalam walk in closed untuk menganti pakaian formal untuk berangkat bekerja.
setelah semuanya rapi ia turun ke meja makan untuk sarapan,ternyata disana sudah ada nenek yang sedang menunggu dirinya untuk turun.
"pagi nek" sapa dion seraya mengecup pipi keriput nenek dewi
"pagi sayang,cepatlah duduk kita sarapan bersama" ucap nenek seraya tersenyum.
"baik nek"ucap dion dan menarik salah satu kursi disebelah neneknya untuk ia duduki.
"pagi bos,pagi nek" sapa rio yang baru turun dari kamarnya,karna memang rio tinggal satu rumah dengan dion sebab apabila ada kepentingan mendesak ia bisa lebih mudah di perintah.
"hmm" dehem Dion karna ia sudah memakan sarapannya.
"pagi sayang,ayo cepat kita sarapan bersama"ucap nenek seraya tersenyum, mempersilahkan rio untuk bergabung sarapan.
"ahh ya nek terima kasih" ucap rio dan langsung duduk seraya mengambil makanan ke piringnya,
mereka sarapan dengan tenang karna memang sudah merupakan kebiasaan dalam keluarga dirgantara,setelah selesai Dion dan rio pamit pada nenek dan bergegas berangkat ke perusahaan.
sedangkan ditempat monica terlihat gadis cantik yang masih terlelap karna ia masih sangat mengantuk,setelah beberapa kali dibangunkan oleh mamanya barulah ia mengerjapkan matanya dan tersenyum pada mamanya yang berada disampingnya.
"pagi ma" sapa monica sambil mengusap matanya.
"pagi sayang,ayo cepat kamu bangun dan bersih-bersih setelah itu turun kebawah dan sarapan " ucap mama seraya mengusap kepala anaknya lembut.
"baiklah ma aku akan segera turun setelah selesai mandi" ucap monica seraya bangkit dari tempat tidur.
"ohh ya sayang apa kamu tidak ada jadwal pemotretan?" tanya mama memastikan karena anaknya tumben bangun agak telat.
"iya ma kata manajer aku hari ini free" ucap monica.
" baguslah jadi kamu nanti bisa pergi bersama calon suamimu" ucap mama mengoda monica,seraya membuka pintu kamar monica.
"ishh mama suka banget sih,mengodaku" gerutu monica kesal pada mamanya,mama indah yang mendengar anaknya mengurutu hanya terkekeh pelan dan langsung keluar.
setelah selesai mandi monica memakai baju santai karna ia pagi ini hanya akan dirumah saja,merasa sudah cukup monica turun ke meja makan disana tidak ada orang hanya ada makanan dan satu pelayan sedang membersihkan piring kotar bekas makan kakek,papa,mama monica.
"mama sama kakek kemana bik?" ucap monica menanyakan keberadaan mamanya serta kakek,karna kalau papanya sudah dipastikan sudah berangkat bekerja karna jam sudah menunjukan pukul delapan pagi.
"nyonya tadi dia meminta saya memberi tau nona untuk sarapan sendiri karna beliau tadi pergi ke mall nona,kalau kakek anda sedang berada ditaman belakang sedang menikmati kopi serta membaca koran nona"ucap bi marni salah satu pelayan dirumah monica.
"ohhh,terima kasih bi,saya mau sarapan dulu" ucap monica sopan seraya menarik kursi dan duduk.
__ADS_1
"iya nona silahkan,saya tinggal kedapur dulu" ucap bi marni pamit pada monica,monica hanya mengangguk dan langsung menyantap makanannya.
setelah selesai ia bergegas ketaman untuk menyapa kakek tersayangnya.
"pagi kakek" ucap monica seraya mengecup pipi kakeknya yang sedang fokus membaca.
"ahh monica,kamu membuat kakek terkejut" ucap kakek seraya memegang dadanya.
"maap kek,yasudah kakek lanjutkan saja membacanya aku mau kekamar dulu" ucap monica seraya berjalan cepat menuju kamar dan kakek hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan monica.
sesampainya di kamar monica bermain ponsel dan mengirim pesan kegrup chatnya dan kawan-kawan.
*best friends forever (nama grup chat)
monica:"hello"
sasa:"hay,apa kabar?"
adinda:"woy guys,kangen banget gue sama kalian,kapan kita kumpul!?
nabila:"kalau kumpul dilestoran aku aja guys,aku gratisin untuk kalian"
zahra:"wah enak ni,kira² kapan kalian ada waktu nih guys?,kalau aku sih bisa aja asal jangan malem² soalnya ya aku harus kerja"
monica:"kalau nanti gimana girls soalnya aku hari ini juga free"
adinda:"gimana ayu,apa dia bisa soalnya kan diantara kita² dia yang paling padat jadwalnya secara dia CEO"
ayu:"hay guys maaf aku baru bisa bales,soalnya habis bertemu klien aku"
nabila:"jadi gimana,apa kamu bisa kumpul yu?"
ayu:"iya guys aku bisa,gimana kalau nanti sore jam empat?"
monica:"oke aku bisa,jadi ini kumpul di mana?"
nabila:"dilestoran aku monica,aku kan tadi sudah bilang!!"
monica:"ehh iya aku lupa😅"
adinda:"jadi kita deal kumpul nanti ya guys"
monica,sasa,nabila,zahra,ayu: oke deal.
kemudian mereka mengakhiri chatnya.
__ADS_1
sedangkan dion dikantor tidak sabar untuk segera bertemu dengan monica,akhirnya dia tidak bisa fokus bekerja.
akhirnya setelah dion menyelesaikan pekerjaannya,ia segera memanggil rio melalui sambungan telphone.
"hallo,rio ke ruangan saya sekarang" ucap dion langsung menutup telphone
"huhh dasar suka seenak jidat nya aja,kamu haru sabar rio menghadapi orang nyebelin satu itu" batin rio
tok tok tok
"masuk" ucap dion dari dalam ruangan.
"ada apa bos,memanggil saya?" tanya rio seraya duduk di kursi depan meja Dion.
"saya akan pergi dengan monica ke butik,kamu urus pekerjaan kantor,karna saya akan membawa mobil sendiri"ucap dion seraya membereskan berkas² di mejanya.
"siap bos,kalau begitu saya keluar dulu" ucap rio
"hmm" dingin dion.
setelah itu dion keluar perusahaan dan mengendarai mobilnya menuju rumah monica,tak berapa lama ia telah sampai dirumah monica.
ting tong (suara bel rumah**)
"iya sebantar" ucap bi marni pelayan dirumah monica,seraya membukakan pintu.
"maaf,tuan mencari siapa ya?"tanya bibi pada dion.
"apakah monica ada dirumah?" tanya dion
"ohh non monica ada dikamar tuan sedang bersiap-siap,pasti tuan calon suamin nona ya?"
"iya,saya menjemput monica untuk pergi kebutik" ucap dion
"ya tuan,kalau begitu mari silahkan masuk"ucaap bi marni seraya mempersilahkan dion.
"terima kasih bi"ucap dion
setelah lama menunggu monica turun dan menemui dion,sedangkan dion yang melihat penampilan monica ia sangat terpesona oleh kecantikan monica
"cantik"gumamnya lirih tetepi masih bisa didengar monica ia menjadi malu dan merona karna itu.
"Dion ayo kita berangkat aku udah siap"ucap monica menyadarkan dion yang hanya menatapnya.
"a ahh ya ayo baby" ucap Dio setelah sadar,dan langsung bangkit dari sofa.
__ADS_1
marekapun berangkat ke butik mengendarai mobil berdua.