
Jangan lupa like comments gaes❤🗯
|| Kelas ||
Pelajaran telah dimulai Naya dengan bolpoin yang ada ditangannya menari nari di kertas itu disebelah ada Dika,yah semenjak ada Naya Dika gak bolos lagi tapi gak tau nanti?
"bosen"gumam Dika
"Assalamuaikum"ucap Seseorang dibalik pintu
"waalaikumsalam, ada apa Pak Kriss?"Tanya Bu Meryy dan pak Kriss masuk ke dalam kelas
"Ini bu ada pemberitahuan pada anak anak bahwa minggu depan sekolah kita mengadakan acara kemah sebelum melaksanakan Ujian" jelas Pak Kriss
Ya elah pak liburan setelah Ujian lah ini sebelum Ujian
kenapa kemah kenapa gak kedufan aja?
enak rebahan tonton xixixi
Eh anake pak madon goblok sia
gue bilangin bokap gue lu ya samsul
bodoamat
"Woyyy pada bisa diem kagak?"Tanya Pak Kris ya dia termasuk guru yang paling di Favoritin, paling muda, paling ganteng cool pokoknya perfect banget idola semuanya bahasanya juga gaul gak kuno tapi sayang ya sayang?
"ya elah pak santai santai jangan ngegas" balas Mike wakil ketua kelas
"udah saya cuman mau ngasih tau itu aja bye bye saya mau dinner sama bu Sarah" ucap Pak Kriss meninggalkan kelas itu
ya elah bu Sarah kan gebetan gue
BU SARAH KAGAK COCOK SAMA BAPAK
anjing ditikung guru sendiri
pletak sakitnya kakiku
Sekedar info ya bu Sarah itu guru cewek paling muda paling cantik paling mont*k seksi bening kek ya bening lah intinya itulah
"ck ada kemah segala enak juga rebahan" derumel Dika meletakan kepalanya di meja
"Enak tau kalau ada kemah kita nanti ngelakuin jejak malam lomba lomba hm pasti seru banget" ucap Naya antusias
"Serah lu dah"
"ih sensian ke cewek pms"
"Nay"panggil seseorang dari belakang membuat Naya menengok
"apa?"
"entar kita duduk bertiga ya di bisnya"ucap Luna
"bukannya dua dua ya bangkunya?"Tanya Lia
"ya gak tau si gue kan kalau misalnya" diangguki keduannya
"entar gampang lah" ucap Naya
|| Markas Geng Vargos ||
"Huhh Laura Cinta tambah cantik jing"Ucap Devin yang lagi skrol Ig cewek cewek
"WOY LUCINTA LUNA HAMIL "pekiknya heboh sambil meloncat dari sofanya ke sofa lain membuat yang ada di markas berdecak kesal
Bugh
Satu lembaran bantal sofa mendarat di muka Devin siapa pelakunya ya tentu saja adiknya Si Davin bermuka dingin itu.
"Malu gue punya kembaran kayak lu udah gesrek goblok lagi"ketusnya sekali ngomong langsung nyungsep ke pantat
"Ya elah kagak ada sopan sopannya sama abang sendiri lu gue kutuk jadi orang lu ya" kesal Devin menatap sinis kembarannya
"Entar malam si Theo itu ngajak balapan lu ikut kagak?,"Tanya Alan pada Dika yang dari tadi fokus ke ponselnya
Membuat Dika mendongak menatap Alan lalu angkat bahu "gak tau gue kalau Naya ngijinin ya ikut kalau enggak ya enggak"ucapnya lalu fokus keponselnya lagi
"Yee lu Dik jadi salah satu orang SSTI ya?"Tanya Devin sambil memakan biskuit dari kaleng
Dika menatap Devin dengan tatapan binggung " SSTI apa?"
"SUAMI SUAMI TAKUT ISTRI" ucap Devin membuat gelak tawa semarkas
__ADS_1
"gak jelas"Tanpa menghiraukan tawa dari gengnya Dika malah fokus pada ponselnya dengan senyuman tipis sangat tipis,inget tipis
NAYA MY WIFE❤
Eh tadi ada postingan trs munculin Seblak
deket perempatan itu loh
^^^iya paham gue pedes apa enggak?^^^
Uttu pekannya Suami gue iya yang
pedes banget jangan lupa kerupuknya
yang Bwanyakkkk👌
^^^jangan pedes pedes sedeng aja entar^^^
^^^juga bakal ada kemah kalau lu sakit gak^^^
^^^gue izinin buat ikut mau?^^^
Ya udah deh sedang aja gak papa
eh iya sekalin mocinya ya rasa vanilla
^^^iya bentar lagi gue nyampe gak ada yang lain?^^^
Gak deh makasih my husband❤
Dan kata membuat Dika senyum senyum sendiri Devin yang melihatnya pemasaran mengintip sedikit ponsel Dika menatap kontak NAYA MY WIFE ada lope lopenya juga lagi hmm jangan jangan?ah sudahlah
"Makasih My Husband Naya my wife ciee pak bos lagi kasmaran nih"pekik Devin membuat Dika sedikit salting
"Ck kepo kek dora"ucapnya lalu bangkit keluar dari markas
"ck lagi pms ngambekan" ucap Devin duduk di sofa dengan kaki yang dilihat dinaikan ke atas sofa tau lah posisinya gimana
|| 19.45 ||
Ceklek
Dika yang baru masuk ke alpartemen dengan dua papar bag coklat yang satu dua bungkus seblak yang satunya lagi beberapa stok moci karna Naya sangat suka Moci jadi ia beli beberapa macam rasa
"beolsseo geogi issdeun eobsdeun jigeum nae gibundo moleugess-eo" ucap Naya dengan yang diseberang sana
"il-eonagil balae"
".........."
"amin"
"geulae, dad-*** eo, jollyeo" ucap Naya mengakhiri telfonnya lalu menengok
"Eh suami"kaget Naya mendapati Dika yang tengah duduk disofa menatap dirinya
"Ck kalau mau selingkuh gak udah pakek bahasa ilean kagak paham gue"ketus Dika
"Selingkuh?"beo Naya
"Siap yang selingkuh?"Tanya Naya
"ya lu lah"
"Kok gue?sama siapa?"Tanya Naya lagi
"tadi lu habis telfonan sama Cowok kan berarti selingkuhan lu tuh"
"astaga itu Ale masak gue selingkuh sama tuh orang ya walaupun ganteng wajah kek oppa oppa korea ya walaupun emang oppa oppa korea si udah tinggi put__"
"diem njing malah muji lagi"kesel Dika membuat Naya berkaca kaca Dika gak pernah mengumpannya paling juga gak pernah
"hiks hiks" isak nya membuat Dika yang tadinya menatap pintu balkon kaca menjadi ke arah Naya yang menunduk dalam berdirinya.
* goblok ngapain gue ngumpan dia tadi* batin Dika berdiri dari duduknya menghampiri Naya yang masih tertunduk dengan tubuh gemeteran menahan tangis ya walaupun kagak bisa.
Dika memeluk Naya mengusap rambut Naya lembut lalu berkata "Maaf ya gak sengaja ngumpan "ucapnya selembut mungkin diangguki dengan Naya yang membalas pelukannya.
"tuh dah Dika beliin seblak dimakan ya"lagi lagi dibalas anggukan oleh Naya
Dika menggiring Naya ke meja makan lalu Naya duduk disana sedangkan ia mengambil dua piring menaruh seblak itu disana
"Ini makan"ucap Dika menaruh satu piring seblak didepan Naya dengan senang hati Naya memakannya.
Mereka pun memakannya ya walaupun sebenarnya Dika tak terlalu suka Seblak ya tapi sudahlah biarin saja.
|| Setelah makan ||
__ADS_1
Dika berada di atas ranjang dengan ponselnya yang ada di tangannya sedangkan Naya dia berada di meja belajar sedang mengerjakan tugasnya.
" kerjain tugas Dika"suruh Naya membuat Dika mendongak menatap Naya yang tengah menulis sesuatu entah itu apa
"enggak ah udah besok aja juga bisa minta tulisin Zean kalau enggak ya dihukum" dengan santai nya ia mengucapkan kata kata itu dan kini malah fokus pada ponselnya
"Dika nanti enggak lulus loh"
"Doinnya enggak bener"
"Ya lagian enggak mau belajar"ucap Naya tanpa menengok ke Dika masih setia menulis
"biarin.... Ekhm Nay gue ma-mau.."membuat Naya menengok anjing napa gue jadi takut "Ma-mau pergi boleh gak?"
"ke?"
"Markas"
"Ya udah sana"
"Bo-boleh?"
"Ya kalau mau pergi ya pergi aja ribet amat"
"beneran boleh?"Tanyanya
"Iya"setelah mendengar kata itu Dika langsung pergi.
"Anjing punya suami kagak peka banget gue kan takut di alpatemen sendiri mana lumayan gede lagi ini tempat"
|| Arena Balap ||
Chittttt
Motor Dika berhenti satu area yang terdapat banyak anak muda mau cewek ato cowok ada juga banci dengan baju ketatnya,suara bising knalpot dimana mana.
Dika melepaskan helmnya berjalan ke rombongan geng Vargos,bertos ala cowok
"Gue kira gak di izinin sama ibu negara" celetuk Devin
"kalau kagak diizinin kagak disini ini bocah" balas Alan mendapatkan tatapan sinis Devin
"Apaan sih sok kenal"
"Wihh yang katanya raja balapan udah dateng siap siap kalah aje lu"ucap seseorang yang bergabung disana
"yang ngomong yang siap siap kalah gak pernah menang aja bangga"Sinis Dika pada Theo musuh bebuyutannnya membuat Theo mengepalkan tangan lalu pergi
"eh si babi pergi"ucap Devin membuat geng Vergos tertawa
|| Area tengah balapan ||
Brummmmm
Tiga
Dua
Satu
Goooooooo
Brummmm
Dua pengendara motor menancap gass dengan kecepatan penuh saling menyelip satu sama lain.Dika yang memimpin menengok kebelakang sekilah dengan senyum smirk yang ditutupi dengan helmnya tambah menambah kecepatannya.Dika menatap ke depan ada semacam benda yang bersinar di depan sana dan itu paku, dengan senyum smirk Dika mendekat tapi pas bertepatan dengan paku paku itu ia langsung menghindar.
Theo berdecak kesal dengan wajah kesalnya dengan cepat ia tapi tetep saja kalah dengan Dika yang sudah hampir digaris finish dan
Brummmm
Dika menang:)))))))))
Theo mendekat dengan cepat ia mendogem dengan keras di rahang Dika membuat Dika sedikit menengok ke kiri rahangnya,Dika memegang rahangnya dan ia juga
Bugh
Satu pukulan mendarat di perut Theo menbuatnya terjatuh ketanah dan itu juga membuat pekikan kaum hawa yang ada disana. Theo berdiri mau melayangkan pukulan tapi Dika terlebih dulu menangkisnya.
"if you lose, accept "ucap Dika didepan wajah Theo yang menahan emosi
"LU CURANG NJING"
"Gue curang dari mana gue main safe be safe emang lu curang nebar paku dijalanan hah?" ucap Dika dengan senyum smirk lalu menaiki motornya.
Bersambung
jangan lupa tinggalin jejak
__ADS_1