DIRNAR

DIRNAR
Pertemuan dengan wanita paruh baya


__ADS_3

''Ahahahaa dasar cupu lo sama hewan ginian aja takutnya kek mau matii aja liatnya''ujar Rayan dan Mike juga Geldin.


''Ampunn aku takutt, singkirkan hewan itu jangan mendekat''takut Dirga dengan wajah yang sudah memerah dan tidak berapa lama Dirga pun pingsan di tempat saat cacing itu pula kembali dibawa oleh Rayan.


''Mampus lo, ayo guyss kita cabut''ujar Rayan.


''Dia gimana Ray''ujar Mike.


''Biar aja urusan tuh si cupu, siapa suruh cari masalah sama gue''ujar Rayan.


-Beberapa minggu kemudian-


Brakkk


''Aduhhh''ujar seorang wanita paruh baya


''Maaf Bu saya gak sengaja''ujar Dirga menabrak wanita paruh baya dengan tidak sengaja.


''Iyah tidak apa-apa Nak''ujar wanita paruh baya tersenyum pada Dirga.


Wanita paruh baya yang tidak lain MAIRA ASRA ELBER itu terus menatap lekat pria muda dihadapannya.


''Apa aku gak salah melihat pria muda ini sangat mirip dengan ku dan di manik mata birunya sangat mirip yang suamiku punya apa jangan-jangan diaa....''ujar Maira.


''Kenapa Buibu ini natap aku gitu banget ya, apa dia marah''pikir Dirga.

__ADS_1


''Ngak, gak mungkin dia anakku yang hilang sembilan belas tahun yang lalu, ngak mungkin''ujar Maira dengan sedihnya.


''Ibu kenapa?apa itu sakit?''tanya Dirga.


''Tidak apa-apa Nak, kalau begitu ibu permisi dulu ya''ujar Maira.


''Mengapa dengan ibu itu sangat aneh''ujar Dirga dengan berjalan menuju pekerjaannya yang baru.


-Tempat kerja baru-


''Dengan mas Dirga ya, pegawai baru disini''tanya salah satu OB disana saat melihat Dirga berdiri tidak.jauh darinya.


''Iyah Pak benar''jawab Dirga dengan senyum ramahnya.


''Mari mas ikut saya''ujar OB disana dengan berjalan kearah ruangan.yang biasanya tempat pengistirahatan para OB diruangan itu.


''Akh iyah baik pak, siap''ujar Dirga.


''Nah sekarang kamu bawa alat pemberesih ini dan bersihkan lantai bawah di bagian ujung sana sampai ujung sana ya''ujar irfan memberi tahu.


''Baik pak siap''ujar Dirga merasa senang dengan orang didepannya.


''Baiklah selamat bekerja''ujar irfan dengan tersenyum.


Menurut Dirga pekerjaan OB tidak masalah yang terpenting itu pekerjaan halal dan menghasilkan untuk mencukupi kehidupannya di kota ini.

__ADS_1


Dengan semangatnya Dirga melakukan pekerjaannya tidak mengenal lelah Dirga terus bersemangat dengan bersinandung merdu.


''Ehh udah siang aja tidak berasa, istirahat dulu akh''ujar Dirga duduk di pojok ruangan dengan meneguk air didalam botolnya.


''Nihh jatah makan buat kamu''ujar Irfan menyodorkan makanan pada Dirga dengan senang Dirga menerimanya.


''Terimaksih ya Pak''ujar Dirga.


''Ahaha jangan panggil bapak saya masih muda santai aja dan panggil saya irfan sepertinya usia kita juga tidak beda jauh''ujar irfan dengan tawanya karena merasa lucu dengan pegawai OB barunya itu.


''Baik Irfan''ujar Dirga dengan membuka makanannya.


''Nah gitu, sepertinya kamu masih berkuliah''ujar irfan.


''Iyah fan masih kuliah''ujar Dirga.


''Ooo yaudah lanjut makan saja, saya mau ke atas dulu''ujar irfan.


Dirga pun hanya mengangguk dengan melanjutkan makannya.


-Malam hari-


Malam yang sunyi di temani angin yang menerpa begitu dingin.


Melewati celah dengan merantai sebuah kehangatan hati yang tengah tak menantu.

__ADS_1


MASIH TAHAP REVSI YA, SOALNYA MASIH ADA BEBERAPA YANG AMURADUL EHE....😆🙏


__ADS_2