DIRNAR

DIRNAR
Ketauan


__ADS_3

pembalap disini dengan alasan dia sangat suka seorang pembalap yang baik dan profesional di area sana, dan disini lah Layen sekarang di area pembalapan, dan tentunya disini Layen menangkap seseorang yang sangat membuatnya tertarik dengan kemenangan orang itu.


''Gue Gian tapi sebenarnya nama gue bukan Gian''ujar Gian.


''Siapa?''ujar Layen orang yang baru kenal dengan Gian alias Dirga.


''Lo mau tau? tapi kita baru kenal mungkin lain waktu saja, okey sampai jumpa?''ujar Dirga berlalu pergi dari sana dengan menjalankan motor kesayangannya.


''Hahh sesimpel itu''ujar Layen cengo dengan rasa penasarannya terhadap seorang Dirga orang yang baru di kenalnya.


Diruangan Rayan dan kedua sahabatnya tengah mengerutu kesal karena tidak menerima kekalahan.


''Gue gak nyangka seorang Rayan bisa kalah juga''ejek Geldin.


''Berisik lo pada ngampor terus mau gue bogem hah''marah Rayan masih dengan rasa tidak relanya dengan kekalahan ini, apalagi mobil kesayangannya telah beralih ke tangan orang lain karena sebagai jaminan taruhan nya.

__ADS_1


''Kalau bokap dan nyokap lo tau gimana tuh mobil lo Ray''tanya Mike yang merasa khwatir juga.


''Berisik deh Mike, lo itu bukannya tau sendiri keluarga gue itu siapa?gak mungkinlah mempermasalahkan mobil itu''jawab Rayan kesal.


''Yoi gue tau gimana keluarga lo, tapi ini beda Ray'' ujar Mike.


''Beda apa lo?''ujar Rayan dengan raut kesalnya.


''Bedalah Ray dengerin gue, secara itu mobil yang waktu itu nyokap dan bokap lo bilang kalau tuh mobil hilang lo akan mereka hukum, inget gak sih lo''ujar Mike.


''Akhhh makin sial gue, kenapa lo baru kasih tau gue sekarang sihh og*b''sentak Rayan.


''Yaudah gue pulang ajalah udah terlanjur, lagian kalau mereka marah biar aja gue gak peduli''sesal dan rasa kesal menjadi satu dalam diri Rayan.


''Heala dalah si Ray macam mana kita ditinggal disini''ucap Mike dan Geldin bersamaan.

__ADS_1


-Dimansion mewah bakistana-


Ceklekk


Rayan baru saja sampai di rumahnya dengan nakalnya dia menyelinap masuk dan mengendap ngendap seperti maling.


''Akhirnya aman pasti mama dan papa sudah pada tidur nih''ujar Rayan dengan terus mengendap-ngendap dengan lampu yang dimatikan dipenjuru rumahnya.


''Dimana saja kamu''sentak mamanya tiba-tiba setelah saklar lampu dihidupkan dan ternyata mamanya sekarang tengah berdiri di depan kamarnya berhadapan dengan dirinya.


''Ma_mama eh Ma anuu....itu_hehehe''ucap Rayan cecengesan dengan mengaruk kepalanya yang tidak gatal.


''Anu itu apa?jawab yang benar kalau orang tua nanya''sentak mamanya lagi.


''Dikira gue ini mama lampir udah tidurr aduh mampus gue, Astagfirllah Ray itu nyokap lo meski galak inget itu Ray''ucap Rayan pada dirinya sendiri.

__ADS_1


''Heh malah bengong ingin bikin mamamu darah tinggi lagi hah, ayo jawab dari mana saja kamu seharian tadi''teriak Mama Rayan, Maira namanya.


MAIRA ASRA ELBER namanya, orang tua Rayan yang sangat tegas, bawel,galak pada sang putra yang sangat nakal ini. Maira usia nya sekarang sudah menginjak 42 tahun namun meski sudah bertambahnya umur tapi Maira masih sangat terlihat cantik dan jika orang melihatnya akan jatuh cinta padanya.


__ADS_2