DIRNAR

DIRNAR
Harapan


__ADS_3

''Cupu itu lo?''ujar gadis itu siapa lagi kalau bukan Nara teman kampus yang selalu tidak suka terhadap Dirga.


''Iya, sini aku bantu''ujar Dirga dengan mengulurkan tangannya kehadapan Nara.


''Gak usah so baik deh lo sama gue''ujar Nara yang menepis langsung tangan Dirga dengan beranjak dari duduknya di dekat mobilnya.


''Iya sama-sama''ujar Dirga.


''Gue gak bilang makasih sama lo, dasar cupu''ujar Nara berlalu masuk kedalam mobil dan menjalankan mobilnya.


Dirga hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat semua teman kampusnya yang banyak membencinya.


''Kenapa dengan mereka mau sampai kapan mereka membenciku''ujar Dirga membatin.


-Di kosan-


Dirga tengah membaringkan tubuhnya di kasur yang berukuran kecil dan hanya cukup untuk tubuhnya saja.

__ADS_1


''Lelah sekali hufppss''Hela Dirga dengan memejamkan matanya.


Dringggg


Dringgg


Dirga pun langsung membuka matanya dan beralih melihat handpone nya yang berdering yang berada disampingnya lalu Dirga mengangkat nya.


''Assalamualaikum Nak''ujar seseorang di serbang sana yang tak lain itu Ibu angkatnya.


MALUR RENAWATI namanya, ibu angkat dari Dirga Giantara. Ibu angkatnya itu yang selalu ada untuknya selama ini, usianya sudah masuk 53 tahun cukup untuk seorang Dirga Ibunya dilarang untuk tidak terlalu bekerja keras lagi untuknya.


''Bagaimana kabarmu disana apakah Baik''ujar Malur.


''Alhamdulillah Ibu, Dirga baik-baik saja dan Ibu disana bagaimana juga kabarnya apa baik Bu''tanya Dirga.


''Alhadulillah nak kalau kabarmu Baik, dan ibu juga di sini sangat baik kau jangan terlalu khwatir kan Ibu''ujar Malur dengan senyumnya pada sang putra.

__ADS_1


''Alhamdulillah, Ibu bapak kemana?biasanya bapak suka ada di saat ibu dan Dirga tlponan seperti ini''tanya Dirga.


''Ooo itu bapak sedang keluar Nak''ujar Malur.


''Begitu ya Bu, kalau begitu aku titip salam untuk bapak ya Bu''ujar Dirga dengan senyumnya yang tampan.


''Baik Nak nanti ibu sampaikan pada bapak, bagaimana kuliah dan pekerjaanmu disana apakah lancar''tanya Malur dengan tersenyum.


''Alhamdulillah lancar Bu hehe''jawab Dirga dengan senyum lebar nya agar tidak memperlihatkan pada ibu nya kalau dirinya sedang tidak baik-baik saja sekarang.


''Alhamdulillah, syukurlah kalau selalu lancar, ibu doakan semoga kau jadi orang sukses disana ya Nak, jaga kesehatanmu dan jangan lupakan kewajiban mu disana''ujar Malur.


''Iya Ibu, Ibu dan bapak juga jaga kesehatannya disana ya''ujar Dirga.


''Jangan khwatirkan Ibu, ibu dan bapak pasti akan selalu menjaga kesehatan disini, kalau begitu ibu sudahi dulu ya, soalnya ibu sedang memasak di dapur, Assalamualaikum nak''ujar Malur menyudahi tlponannya dengan sang putra angkatnya.


''Waalaikumsalam Bu''ujar Dirga dan membaringkan lagi tubuhnya diatas kasur.

__ADS_1


Setelah bicara dengan ibu angkatnya Dirga bukannya memejamkan matanya lagi diatas kasurnya, dia malah menatap langit-langit kamar kosannya saat ini.


''Apakah aku bisa sukses di kota ini? dan apakah aku bisa menemukan kedua orang tua kandungku di kota ini?tapi ini sangat sulit, ya Allah bantu hambamu ini yang masih dalam kesulitan dan permudahkan lah jalan keluar untuk kesuksesan ku dikota ini dan hamba berharap bisa secepatnya bertemu dengan kedua orang tua kandung ku di kota ini''ujar Dirga dengan wajah yang sudah sangat terlihat lelah, tidak berapa lama Dirga pun tertidur dengan harapannya malam ini dan semoga hari esok menjadi hari bahagianya.


__ADS_2