
Antariksa menghentikan laju motornya, tepat di depan gerbang rumahnya. Dengan memegangi pundak Antariksa, si gadis bertubuh mungil itu mulai menuruni motor sport si dingin. Setelah melepaskan helm yang berada di kepalanya, Aya menghadapkan tubuhnya ke arah Antariksa yang saat ini tengah menatapnya juga.
__ADS_1
"Ngebucin terus! Buruan masuk, nanti keburu hujan!" teriak Galaksi, yang saat ini berada mulai memasuki gerbang rumah kedua orang tuanya. Sedangkan Antariksa, hanya menatap tajam sang adik yang berkata seenak jidat.
__ADS_1
Melihat tatapan tajam dari Abangnya, membuat Galaksi tertawa lepas sembari mema...
__ADS_1
***Karya ini telah kontrak dengan NovelToon, dilarang membajak karya seperti mencetak ulang tanpa izin.***
__ADS_1
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
__ADS_1