
Tubuh Aya seketika menegang kaku, saat merasakan telapak tangan kekar Antariksa yang berada pada pinggang bagian belakangnya. Siapa sangka, jika si dingin itu memijat pelan pinggang ramping Aya tanpa diketahui oleh si bungsu.
__ADS_1
Lagi dan lagi, tubuh Aya bak tersengat listrik saat mendengar bisikan Antariksa pada telinganya. "Jangan sering bohong! Abang nggak suka, kalau Aya ulangi lagi!"
__ADS_1
Seolah terhipnotis, Aya menganggukkan kepalanya patuh disertai tatapannya pada Antariksa. Melihat anggukkan dari gadisnya, membuat Antariksa tersenyum puas dan kembali menatap laptopnya sembari memijat pelan ping...
__ADS_1
***Karya ini telah kontrak dengan NovelToon, dilarang membajak karya seperti mencetak ulang tanpa izin.***
__ADS_1
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
__ADS_1