
"Kamu kenapa, Sayang?" Begitu Rindi menangkup wajah cantik Aya, ia terkejut melihat wajah sembab sang menantu. "Loh-loh, cantiknya Bunda kenapa nangis? Ada apa, hm?"
__ADS_1
Merasakan kelembutan tangan sang mertua yang mengusap kepalanya, membuat Aya semakin deras meneteskan air mata. Sedangkan Antariksa, tangan pria itu mengelus pelan punggung istrinya yang bergetar.
__ADS_1
Mata Rindi langsung membola dengan kedua tangan yang menutupi bibirnya. Tatapan kaget wanita itu langsung terarah kepada sang menantu, yang masih meneteskan air mata bahagianya. Tak hanya t...
__ADS_1
***Karya ini telah kontrak dengan NovelToon, dilarang membajak karya seperti mencetak ulang tanpa izin.***
__ADS_1
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
__ADS_1