
Setibanya mereka dihalaman rumah, Rafa segera memarkirkan mobilnya didekat teras utama. Belum sempat bersiap untuk turun, Antariksa dan yang lainnya sudah keluar dari dalam dengan wajah sumringah. Begitu juga dengan adik-adiknya.
__ADS_1
"Akhirnya, si tengil pulang juga." Wajah yang tadinya sumringah, kini nampak tertekuk saat Antariksa mengucapkan hal demikian. Galaksi pun tahu betul, jika Abangnya itu bermaksud untuk bergurau.
__ADS_1
Hanya saja, ia merasa jengkel dengan raut wajah Antariksa yang nampak menertawakannya. Meski begitu, saat Antariksa membuka pintu sebelahnya, Galaksi tetap menyambut bantuan d...
__ADS_1
***Karya ini telah kontrak dengan NovelToon, dilarang membajak karya seperti mencetak ulang tanpa izin.***
__ADS_1
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
__ADS_1