
"Yawudah deh, jangan sedih terus. Yuk makan, aku pengen makan somay" ajak Nasya yang mencoba menghibur Syalu
"Yawudah, yuk" Ucap Syalu yang setuju
Saat Syalu dan Nasya sudah sampai di restoran dan memesan makanan seketika ada anak kecil yang mendekati Syalu, dan terisak
" Mommy mam" Ucap Anak kecil itu
"What, mommy? nama kamu siapa? maaf ya sayang aku buka mommy mu" Ucap Syalu lembut tapi dia kaget karena tiba tiba anak kecil laki laki itu memanggilnya dengan sebutan Mommy
"Huaaaa, mommy maaam" Tangis anak kecil itu langsung pecah dan meminta makan
"Huft, Syalu kalau punya anak dikasih makan donk, dasar dokter pelit" cletuk Nasya yang melihat anak itu samkin menangis
" Awas kamu Nas, ohw sini sini sayang, aku suapin ya" Ucap Syalu yang mendudukan anak kecil itu ke kursi sebelah
"Mommy mam" ucap anak itu membuka mulutnya
" aaaa..., buka mulutnya" Syalu langsung menyuapi anak itu sampai makanan habis
" Wih Syalu, kapan kamu bikin anak, trus siapa bapaknya" Cletuk Nasya sambil tertawa
"Apaansih namanya aja aku gak tau, lagi pula punyaku masih kesegel kalik" Ucap Syalu yang dengan sedikit bumbu vulgarnya
"Sayang nama kamu siapa?'' Tanya Syalu pada anak itu
"Eyan mommy" ucap Anak kecil
"Ohw Eyan toh, kenapa kamu ganteng skali pasti orang tua kamu juga ganteng" Ucap Nasya asal ngomong
"ihh apaan sih malah mikirin ortunya" Ucap Syalu dengan wajah cemberutnya
"hahaha widih mommy nya cemburu kalau deddynya di puji puji" Ucap Nasya dengan tawanya
"Mommy puang Eyan au bobo" Ucap Anak kecil itu yang terus memamanggil Syalu dengan sebutan Mommy dan kini malah manggil pulang
"Aduh aku gak tau rumah kamu dimana lagi, yawudah Eyan Mommy gendong nanti tidur dimobilnya aunty Nasya ya" Ucap Syalu yang diangguki oleh Eyan
"Waduh Sya trus gue bawa dimana ni anak, kan kita gak tau orang tuanya" ucap Nasya kebingungan
" Yawudah kita bawa dulu, gak mungkin kita tinggalin disini, dia ke Perum aku aja dulu, nanti aku yang bakal urus dia, mumpung 2 hari kedepan aku gak piket di rs, pasti ada yang nyariin anak setampan ini" Ujar Syalu
"oh ya okeh deh mommy" ucap Nasya cekikikan yang diacuh kan oleh syalu
++++++++++++
__ADS_1
Di Tempat lain disebuah perusahaan besar
"Dasar bodoh, dimana anakku, kenapa kalian sangat bodoh" Ucap pria itu yang membating menggebrak mejanya
"ma maaf tuan, tadi dia minta beli es krim pas kami pergi untuk membayar kurang dari 2 menit tuan muda Reyyan sudah tidak berada di tempat" Ucap lelaki tegap itu yang menjadi bodiguart
" Kalian semua harus mencari secapatnya putraku, kalau tidak, kalian sendiri akan tau akibatnya" Bentak pria tersebut
"Baik tuan" Ucap bodyguart yang langsung berlari keluar
"Sial, dimana putraku sekarang" Ucap pria tersebut dan tiba tiba ada seorang wanita sexi yang datang menemuinya tanpa mengetuk pintu
"Rangga, ada apa ini kenapa berantakan" Tanya wanita sexi yang pakainya kurang bahan tersebut pada Rangga
"Kau yang apa apaan masuk tidak permisi dulu Vanessa" Bentak Rangga
"Baiklah maaf kan aku Sayang, jelaskan apa yang terjadi?" Tanya Vanessa pada Rangga
"Putraku hilang, karena pengawal tidak becus itu" Ucap Rangga yang memijat pelipisnya
"Kasian sekali kamu, bagaimana kita jalan jalan saja ke mall untuk menenangkan diri kan ada pengawal yang nyariin kamu" Ucap Vanessa yang datang menghampiri Rangga
"Gila kamu, anak aku hilang malah ngajak belanja"Bentak Rangga langsung pergi dari ruangannya, dan pulang menuju mansion nya
Dirumah Syalu, Syalu menidurkan anak kecil yang disebutnya dengan nama Eyan
"Sya, lu cocok banget jadi emak ni bocah" Ucap Nasya yang menahan tawanya
"Awas lu ya, btw gue kok jadi penasaran sama ni anak, secara pakaian yang dia pakai itu bermerek alias mahal"Ucap Syalu dengan wajah bingungnya
"Syal, coba deh lo retas Cctv ditempat jual es Krim di Cafe tadi, lo liat kan ada bercak es krim bajunya"Ucap Nasya
"oh iya ya, knp gw bego gini sih" Ucap Syalu langsung menepukan tangannya dijidatnya
"baru sadar lu" ucap nasya terkekeh
"hmmm, tapi gw gak bisa ninggalin dia sendiri, blh gak lo jagain dia sebentar, gue gak bisa retas cctv kalau jauh" Ucap Syalu dengan wajah memelasnya itu
"tuh muka jangan di bikin begitu mual gue liatnya, yawuda pergi sana yang cepat" Ujar Nasya, dan Syalu langsung pergi
🏫🏫🏫🏫🏫🏫🏫
Disebuah mansion mewah
pyarrrrr, Guci dijatuh kan kelantai karena kemarahan seorang pria paru baya
__ADS_1
"Kenapa kau sangat bodoh, kenapa cucuku sampai hilang!!!" Teriak pria paru bayah Ayah dari Rangga yang bernama Doni Ardana
"Maaf yah aku lalai aku akan terus berusaha, tadi saat aku memeriksa cctv di tempat Reyyan membeli es krim tenyata sudah ada yang menghapusnya"Ucap Rangga dengan wajah frustasinya
"Makanya cari Ibu buat Reyyan supaya ada yang tulus jagain dia" Cletuk Bunda lauren
"Aku udah punya calonnya, tapi kenapa kalian tidak merestui" Bentak Rangga
"Anak kurang ajar, hey maksudmu si Vanessa, Liat anak mu, baru liat Vanessa saja langsung teriak teriak kayak liat setan. Dan sekarang kau mulai membentak orang tuamu sendiri, dasar anak tak tau diuntung" Bentak ayah Doni
"huffft" Rangga mengeluarkan nafas kasarnya dan langsung pergi kekamarnya
♨️♨️♨️♨️♨️
Syalu sudah berda di Cafe tempat dimana dia yakini ada sesuatu hal yang bisa mendapatkan petunjuk tentanh bocah yang ada dirumahnya sekarang
"Eits, buat apa gue retas cctv kan bisa nanya langsung di dalam" Ujar Syalu langsung menuju tempat cctv tersebuy
Syalu meminta Izin pada pada menejer cafe tersebut akan tetapi sayangnya video cctv tersebit yang dia cari pada pukul 11:00 siang sampai 13:00 telah terhapus tanpa jejak
"Waduh, gimama nih kok bisa kehapus, gimana cara gw bisa tau orang tua ni anak"Gumam Syalu
"Dek ada apa?"tanya menejer itu
"Begini pak, bisa tidak saya ngecek dulu siapa tau ada yang bisa temui" Ujar Syalu memohon
"ya baiklah, silahkan masuk"Ucap menejer tersebut
Syalu mulai mengotak ngatik komputer mencari data cctv yang hilang, Syalu sebagai mahasiswi yang pintar dibidangnya bahkan bisa belajar menjadi seorang hacker. Syalu menganggap semoga itu berguna satu saat nanti, dan ternyata itu benar.
Dalam jangka waktu kurang dari 1 jam akhirnya Syalu mendapat Rekaman cctv itu kembali, ternyata ada yang menarik Reyyan menjauh dari tempat es krim tersebut yang membuat beberapa pengawal terlihat khawatir, dan yang lebih menyedihkan saat Reyyan kembali dia sudah tidak mendapati orang orang tersebut, yang dapat disimpulkan Reyyan sengaja di jauhkan
"sial, berarti ada yang sengaja" Gumam Syalu yang terlihat marah
"Dek, kalau boleh tau ada apa ya lia liat cctv sampe rela buat nyari data yang terhapus dengan sangat sulit"tanya menejer cafe itu yang terlihat bingung
"Gini pak saya tadi ketemu sama anak kecil laki laki pakek kaos warna biru tua, nah dianya gak tau tempat tinggal makanya aki cari lewat cctv" ujar syalu yang menjelaskan
"Ohw tadi ada yang nyaraiin juga tapi sayangnya cctv tadi terhapus jadi saya gak tau, mungkin anak itu yang dicari, katanya dia ayahnya anak kecil itu" Penjelasan Menejer itu membuat Syalu lega akhirnya dia bisa mengembalikan anak itu
"ini pak alamat saya, minta tolong ya pak kasih ke bapak anak itu, anak itu ada dirumah saya sekarang" ujar Syalu yang memberikan alamatnya
"Iyah nanti saya beri tau orang tua anak itu" Ucap menejer itu
"okeh pak saya permisi dulu, terimakasih ya pak" ucap Syalu yang langsunh berlalu pergi dan pulang kerumahnya
__ADS_1