Duda Anak 1 Mantan Kekasihku

Duda Anak 1 Mantan Kekasihku
Pertemuan Kembali


__ADS_3

Hari Semakin gelap, dan Syalu sekarang sudah berada di rumah dan sedang bermain bersana Reyyan yang disebutnya denga eyan. Syalu pun pergi untuk makan malam di ruang makan


tok


tok


tok


"yuk makan my little boy, ayok nas makan juga" mereka pun berjalan menuju meja makan


Baru saja mau menyantap makanan tiba tiba saja ada ketukan pintu tiba tiba diketuk


"huft, baru aja mau makan udah ada aja pengganggu, bentar ya my little boy" Ucap syalu berenjak pergi untuk membuka pintu


"Assalamualaikum" salam pria tersebut


"Iyah, Wa alaikumsa..." Jawab Syalu saat buka pintu tapi alangkah terkejutnya ada seorang pria dan pasangannya yang ada di dapan pintunya


"Dimana anakku?" tanya pria tersebut dengan nada suara dingin


"Eyan maksudnya?" tanya Syalu yang bingung


"hmmm"jawab nya ketus dan buat darah Syalu mendidih


"sebentar aku panggilin" Ucap Syalu yang tak kalah ketusnya dan langsung pergi menuju meja makan untuk memanggil Eyan


"Syal, siapa tuh di depan?"tanya Nasya pada syalu


"Kak Rangga bareng tante ular tuh, mau ngambil My little boy" jawab Syalu ketus


"oh ya, tante ular siapa?"tanya Nasya bingung


"ah malas gue nyebut namanya, yok little boy"Ucap Syalu langsung menggendong Eyan dan membawanya ke depan, tapi alngkah terkejutnya mereka pada Eyan yang tiba tiba teriak saat wanita ular itu ingin memeluknya


"Reyyan..."Ucap Wanita ular itu menghampiri reyyan yang tak lain adalah vanessa tapi Reyyan malah berteriak dengan keras berteriak ketakutan


"waduh, sayang itu mommy mu, jangan teriak teriak, yang didepan kamu ini bukan kuyang" Ucap Syalu yang sedikit nada mengejek

__ADS_1


"mana aku gendong saja"Ucap Rangga


"Eyan tia mau, Eyan mau mommy" Ucap Reyyan uang terus memeluk Syalu


"kamu racuni apa Reyyan Syalu, sampe sama orang tua nya sendiri nggak mau" Ucap Vanessa


"Ehk, jangan sembarang ngomong ya, aku aja gak tau ni anak kalian, trus buat apa juga aku memengaruhi otaknya yang polos ini, kayaknya anda belum liat cctv"Ucap Syalu dengan nada emosi dan mengejek"mungkin anda sendiri yang gak bisa jaga anak" ucap Syalu dengan senyum liciknya


"ehk jangan sembarang ngomong kamu" Ucap Vanessa


"ehk terus kenapa dia manggil kamu mommy, pasti ngehasut Reyyan kan" Ucap Vanessa


"Dia sendiri yang datang ke aku dan minta makan kayak anak yang udah gak dikasih makan sama orang tuanya, dan yang paling menarik yaitu dia menyebutku dengan sebutan mommy, jadi disini siapa yang salah, aku yang ajak dia, atau kalian yang lalai jaga anak kecil ini"Ucap Syalu dengan suara yang mulai meninggi


"Maaf aku akui aku salah yang lalai menjaga Rayyan"Ucap Rangga dengan nada bersalahnya


"hmmm, ini bawa Rayyah" Ucap Syalu yang memberikan Reyyan pada Rangga tapi alangkah terkejutnya mereka karena Reyyan tidak mau


"mommy hiks hiks maamm"ucap Reyyan yang rewel pada Syalu


"ehk, kita bakal pergi ke restoran mahal jadi buat apa makan makanan kampung kamu" Ucap Vanessa yang teramat sombong


Syalu tersenyum getir karena merasa kasihan pada Rangga yang ia kira sudah menikahi wanita sombong yang ada dihadapannya ini


"yawudah bawa aja nih Reyyan kalau kamu bisa, liat kamu aja kayak lagi liat setan" Ucap Syalu dengan nada mengejek namun tetap saja Reyyan tidak mau mengikuti mereka


"yasudah biarkan dia makan dulu, tidak ada salahnya"Ucap Rangga, seketika Vanessa menjadi kesal tapi apalah daya, dia juga tak bisa berbuat apa apa


"hmmm" Syalu pun berlalu menuju ruang makan


"oh ya kalian kalau mau makan makan dulu, pamali kalau tidak di ajak makan dirumah orang terus nolak, biasanya sih kecelakaan, emang kak Rangga mau ni mak lampir kecelakaan trus mukanya rusak, and dunia modelnya jadi hancur" ucap Nasya panjang lebar


"siapa yang kamu bilang mak lampir hah" ucap Vanessa dengan nada mulai meninggi


"ck, mau masuk apa gak kalau gak yawudah"Ucap Nasya yang akan berlalu pergi


"Aku gak mau masuk dirumah kumuh kalian ini" Ucap Vanessa

__ADS_1


"jaga ucapan kamu"Bentak Rangga


"heh heh heh jangan bikin ribut disini"Ucap Nasya berlalu pergi karena tidak ingin berdebat dengan nenek lampir, dan langsung disusul oleh Rangga karena dia juga sedari tadi lapar


Syalu yang melihat Rangga langsung memalingkan wajahnya, karena Syalu tidak ingin meninggalkan kesan buruk pada Rangga, dan hanya memilih diam. Rangga pun menyendok nasi dan lauk


'hmmm enak, sama seperti dulu. Tapi sayangnya penghianatannya lebih menyakitkan' Gumam Rangga dalam hati


'Ya Allah, sakit juga nyaupin anak ini, anak dari orang yang aku cintai tapi tak bisa kumiliki, tapi aku menyayangi anak ini tulus, ya Allah sungguh berat cobaan ini' Gumam Syalu dalam hati


Setelah makan malam Rangga langsung pamit pulang dan ternyata Reyyan Sudah tertidur pulas di pelukan Syalu. Seketika dia merasa senang anak nya bisa dekat dengan seorang wanita yang dia sebit mommy, tapi pikirannya itu langsung dia tepis karena mengingat masa lalu nya yang pahit


Saat kepergian Rangga, tangis yang ia tahan pun sudah tak terbendung lagi, dan ia langsung menangis sejadi jadinya dikamarnya, meliahat hal tersebut membuat nasya ikut sedih karena ia melihat sahabatnya meangis seperti itu


"hiks hiks hiks, kenapa gue harus jatuh cinta sama tuh orang sih, kenapa gue gak bisa ngelupain dia sih hiks hiks hiks" Tangis Syalu semakin pecah, melihat itu nasya sangat sedih melihat Syalu yang amat bersedih


"Sya lo sabar, pasti kalau lo ikhlas jalanin ini, pasti bakal lebih ringan beban hati lo, lo harus ikhlas jalani ini, gue yakin lo bisa" Suara Nasya yang menjadi penyemangat inilah yang membuat Syalu selalu bersyukur mempunyai teman seperti dia


"makasih ya nas, lo udah nyemangatin gue, ini memang salah gue yang terlalu gampang jatuh cintah hiks hiks hiks" Suara Syalu


"Nggak Syal, ini memang udah jalannya kok, kamu sabar ya pasti kamu kuat" Ucap Nasya yang terus menyemangati Syalu, Syalu pun menangguk dan mereka pun tidur dengan cepat karena Syalu merasa kecapean karena terus menangis


_______________


Keesokan harinya Rangga kaget dengan suara tangisan anaknya, ya siapa lagi kalau buka Reyyan . Reyyan sepagi ini mencari Mommy nya yang tak lain adalah Syalu


"Huaaaaa, mommy mommy" Tangisan Reyyan menggelegar membuat Rangga bingung cara membujuknya


"hmmm, sebentar kita ketemu mommy vanes ya sayang jamgan nangis lagi"ucap Rangga yang mencoba membujuk Reyyan


"Huuuaaaaa, Mommy Alu (Mommy Syalu)" Ucap Reyyan yang tetap dalam metode menangis


"kenapa kamu gak mau sama mommy vanes sayang, kan mommy vanes baik" Ucap Rangga mencoba membujuk Reyya


"Elek, anes elek (Jelek, vanhes jelek)" Ucap Reyyan yang membuat Rangga menajdi kebingungan bagaimana caranya membujuk Reyyan tanpa harus menjaknya bertemu Syalu


Brraaakkk

__ADS_1


__ADS_2