Duda Perawan

Duda Perawan
di bawa ke kontrakan


__ADS_3

satu jam kami berjalan, ahirnya kami yang ber jumlah 9 orang pekerja dan 3 orang asing itu beserta tukang truk yang sudah di sewa, kami berhenti di sana dengan daerah yang tak kami kenal. daerah yang sangat asing dekat pabrik entah pabrik apa itu yang di belakangnya ada satu komplek kontrakan kecil yang ternyata itu akan menjadi tempat tinggal kami untuk esementara


Kami di giring ke tempat kontrakan itu, sedangkan ke enam pria teman ku mereka membantu menurunkan barang yang kami bawa dari tempat bos sebelumnya


Dengan persaan yang masih bingung aku, kak iis dan yuli hanya saling pandang dan bergumam dalam hati spertinya sih begitu, karna aku bukan cenayang ya. yang bisa membaca pikiran orang dan menebak kata hati orang he_he


Tiba di depan kontrakan kecil itu ke 3 pria itu menunjukan tempat yang akan kami isi dengan 2 ruangan ber beda 1 untuk kita 3 wanita dan 1 lagi untuk ke enam pria teman ku, tentunya kami di pisahkan yang memang harusnya begitu kan


2 pria yang ber pakaian serba hitam itu pergi entah ke mana dan 1 pria yang ber baju serba coklat seperti polisi itu mengampiri kita ber 3 saat kami memebersihkan kontrakan yang kotor dan berdebu itu, karna mungkin sudah lama tak di isi


anak-anak, kalian gak usah hawatir, kami ber 3 akan bertanggung jawab dengan kalian. kalian di sini aman, kami gak akan berbuat apa-apa dengan kalian yang tak punya dosa dan tak tau apa-apa. ucap si pria itu menjelaskan dengan santai dan lembut


jika nanti kalian sudah mendapatkan hak kalian dan hak kami ber 3 yaitu pak hasan pak joni dan saya pak yahya, kalian bisa pulang. akan saya antrakan nanti menyewa mobil dari sini. ucapnya lagi panjang lebar, lalu anak-anak yang baru sajah selesai membawa barang dan merapihkannya mereka di panggil untuk ber gabung denga kami dan mengulangi pembicaraannya seperti tadi. tidak ada satu pun yang berani bersuara, kami hanya mendengarkannya dengan seksama dan menyimaknya baik-baik


kalian doa kan kami agar kami bisa menemukan pak bram dan mendapatkan hak kami kembali ya "ucapnya. sekarang kita berdoa bersama oke_siapa yang mau memimpin tanya pak yahya dengan senyuman


Gak ada yang menjawab di antara kami. kami hanya saling pandang dan saling tatap karna kami mungkin memikirkan hal yang sama, apa yang di maksud dan di katakan pak yahya tadi itu tak mengrti dan tak tau


Ya sudah kalo tidak ada yang berani, biar saya sendiri lagi yang memimpin. sambil mengangkat tangannya siap berdoa


Kami pun semua ikut mengangkat tangan dan berdoa


berdoa selesai kata pak yahya


Saya mau menyusul pak joni dan pak hasan dulu ya. kalian istirahat sajah dulu, gak usah sungkan jangan banyak pikiran kalian nikmati sajah dulu di sini, sebelum kami menemukan pak bram. "oh iya kalian pasti belum makan. tanya pak yahya. Ini saya ada uang segini buat kalian makan hari ini. mudah-mudahan cukup ya, sambil menydorkan 1 lembar uang merah ke tengah-tengah kami


Iya pak makasih "ucap kami serempak


Ya sudah bapak tinggal dulu ya "ucapnya sambil berlalu "assalamualaikum


Waalaikumsalam jawab kami serempak


Lalu jay dan iwan ke warung makan, mereka memesan lauk dan nasi yang di satukan semua, agar cukup untuk kami semua, walou hanya makan seadanya tapi rasanya nikmat jika bersama dan wloupun tak sampai kenyang yang penting perut terisi tapi berkah


hari mulai gelap, kami pun beristirahat malam itu di kotrakan yang hanya 1 petak dan kamar mandi sajah


ber hari-hari kami tinggal di sana. daerah yang sangat asing dan jauh dari keramaian. 5 hari kami tinggal di sana entah berapa lama lagi kami akan tinggal di situh "hemmh 😒


aku mulai bertanya sama jayadi, karna aku sudah mulai merasa resah dan tak nyaman jika terlalu lama tinggal di sanah


Jay_panggil ku "menghampiri jayadi yang lagi duduk sambil menikmati rokok

__ADS_1


Heem" ada apa? Jawabnya


Kita sampai kapan di sini, apa masih lama, udah hampir mau 1 minggu kita di sini


Mana aku tau sabar aja dulu. nanti juga kalo udah waktunya pulang pasti pulang kok, mungkin gak akan lama lagi "ucapnya menenangkan yang melihat ku gelisah


Meski si jay penampilannya arogan dengan penuh tato di tangan dan kakinya tapi hatinya helow kitty hi...hi


Hemmh iya sih tapi aku gak mau lama-lama di sini, malu cuma numpang tidur sama makan doang 😏


ah udah lah gak usah di pikirin yang penting kita tenang di sini "ucap nya enteng


Iya nih cewe crewet ajah, bawel. timpal si rendi "toh kita juga nanti bakalan pulang, masa iya mau di sini selamanya. kalo pun iya kita bakalan di sini terus juga gak masalah hehe he ucapnya nyegir


Ah elah_gak waras ni orang di tanyain. udah pada mulai eror "ucap ku ketus, berlalu meninggalkan mereka


malam pun tiba, setelah tadi siang aku membicarakannya. ke 3 pria itu datang kembali ke kontrakan, mereka mengabarkan kalo kami bisa pulang besok atau lusa "ucapnya" karna alhamdulillah kami sudah menemukan orang yang tepat yang akan memebeli peralatan mesin pak bram yang kami bawa sebagai gantinya


para pria semua berkumpul di tempat kontrakan husus pria, entah apa yang mereka bicarakan,.


aku yuli dan kak iis pun merasa penasaran tapi kami ber 3 malas untuk bergabung dan menghampirinya jadi kita hanya saling bicara ber 3 sajah di kontrakan, meski jaraknya tidak jauh. hanya terhalang 2 petak kamar kontrakan sajah


ke 3 pria itu kembali lagi pulang bersamaan, setelah semua urusan di kontrakan selesai


aku pun membangunkan yuli, yang ternyata dia masih terjaga. aku pikir dia sudah tidur nyenyak. karna kak iis di posisi tengah, aku dan yuli di samping kiri kanannya kak iis


Yul_yul_bangun yul, kamu denger gak, sambil mengguncangkan pinggul yuli


Iya tia ada apa? aku denger kok. aku juga belum tidur. baru mau merem


Ooh aku pikir udah tidur


Belum. aku belum bisa tidur tadi. tapi aku baru mau merem udah kamu bangunin


Jam berapa sekarang gumam ku. aku buru-buru melihat jam dinding yang melingkar di dinding udah malem jam 11


Eh yul kamu denger kan. itu yang lagi rame-rame. ada apa sih tanya ku" kok kaya ada yang menjerit sama kaya orang berantem gitu


Emmh iya yah "aku juga gak tau. mungkin yang lagi pada begadang aja kali, pada becanda, "jawab yuli, sambil menatap ku dan menerka-nerka


Emmh ya udah deh kita tidur ajah "ucap ku

__ADS_1


baru sajah aku dan yuli membaringkan tubuh. tiba-tiba


Berraakkk_pintu terbuka lebar


Astagfirulloh ucap ku dan yuli, terkejut sekali gus takut


Kak iis pun terbangun dari tidurnya, namun dia tak bergeming, langsung tidur lagi "heemhh dasar ***** "kata yuli


Ada apa ini, kalian kenapa? tanya ku dan yuli bersamaan, iya ada apa kok kalian kaya habis berantem gitu "ucap ku


Jay dan iwan yang terhuyung langsung ke lantai di depan pintu, kami langsung menghampiri mereka dan mengguncangkan badannya agar bergeser ke tengah supaya tidak menghalangi jalan


ia tia,_tolong aku " kata jay yang lesu dan mulut nya bau alkohol. astaga kamu minum ya "ucap ku


kalian kok bisa sih minum sampe begini. ya ampuun malu-maluin aja sih, gimana nanti kata tetangga, apa yang akan mereka katakan nanti. cerocos ku, sambil memberikan minum pada jay dan menyeretnya ke tengah ruangan


Iwan yang berusaha bangun dan berjalan sempoyongan pun ahirnya bisa sampai bersebelahan dengan jay


aku biarkan mereka berbaring di sana meski dengan perasaan gemetar ketakutan, begitu pula dengan yuli dia yang tak pernah melihat kejadian seperti ini sama sekali pun panik. tubuhnya gemetaran dan ekspresi wajah yang tak bisa di artikan


Tia gimana ini? apa yang harus kita lakukan aku takut. aku takut kalow mereka macam-macam ucap yuli mengeratkan pegangannya ke tangan ku. aku yang menyadari ketakutan yuli. aku menenangkannya


Gak papa yul, biasa orang minum emang begitu, nanti juga sadar sendiri, asal jangn kita ganggu ajah "ucap ku" menenangkan


Tak lama 3 orang teman pria kami menghampiri lagi kesana, mereka juga sama-sama mabuk, namun sepertinya dani rangga dan boni tidak begitu banyak minum jadi mereka masih sadarkan diri


Ya ampuun, kenapa kalian bisa begini sih. dasar kurang kerjaan celetuk ku kesal


Hooh_ngeroptin aja tau. timpal yuli kesal memanyunkan bibirnya


Sedangkan iwan dan jay mereka terus sajah mengoceh, tak mau diam. aku melihatnya ada rasa takut dan lucu dengan tingkah mereka ber 2 ah entah lah kedaan saat itu sangat kacau balau dan tak teratur suasana yang begitu heboh dan apa lah gak jelas


Eh iya si rendi ke mana"tanya ku" kok gak keliatan, yang tiba-tiba sajah ingat dengan dia


dia lagi di urus sama si abah tadi ke surupan. tapi_ penjelasannya terpotong oleh ku yang kaget nendengarnya


Hah apa _ke surupan! kok bisa timpal ku dan yuli serempak


Iya_tapi sekarang udah sadar, udah di tanganin sama si abah


Haduuh. bikin repot orang aja sih, mana udah malem lagi, ganggu orang istirahat aja. cletuk ku ketus

__ADS_1


Si abah yang usianya cukup tua mungkin 55 taunan lah. kontrakannya bersebelahan dengan anak laki-laki teman kami dia juga yang selalu memberi peringatan sama kami agar kami tak gegabah di sini, karna memang tempatnya yang dekat dengan pemakaman umum. lah ini mereka malah mabok. ya jelas lah jadi nya ada yang ke rasukan hadeuuuh dasar ni orang keras kepala gak mau di nasehati


Apa lagi ayo. setelah kejadian ini apa yang akan terjadi lagi


__ADS_2