
Pertemuan itu begitu mendadak tidak lama setelah pria asing ini tiba didunia sebagai reinkarnasi yang menggantikan posisi seran yang sebenarnya...
"Siapa kau dan bagaimana kau tahu siapa aku"
Seran bertanya pada suara asing itu bagaimana dia tahu identitas sebenarnya 'Dirinya' ditengah pertemuan mendadak yang cukup membuat orang biasa terkejut sampai tidak dapat berkata apa-apa, sedangkan dirinya sendiri tidak terkejut pada pertemuan mendadak yang tidak biasa itu.
"Hahaha..."
Tawa wanita itu membuat seran masih bingung dengan situasi dan alasan pertemuan tersebut terjadi. Hingga kilasan ingatan tentang orang yang sangat penting 'Baginya' dikehidupannya sebelum menggantikan posisi seran 'Asli' malah mendadak muncul setelah tawa wanita yang tidak bisa dilihatnya terdengar.
Dalam Kilasan Ingatan Tersebut...
Malam yang cukup dingin namun memiliki khas pemandangan tersendiri dibawah sinarnya bulan purnama. Tepat dibawah pohon bunga lotus yang sudah sangat tua ada wanita cantik yang tengah menari dengan pakaian dan kipas yang bercorakkan bunga lotus nan nampak serasi dengan pohon bunga lotus tua dimalam hari.
"... jangan pergi -ku bu- kam- Tongsua"
Ucapan wanita itu terputus-putus dan hanya terdengar sebagian namun kita kini menemukan nama pria yang tengah berada dalam tubuh seran. Namanya tidak akurat tapi kita bisa pakai untuk memanggilnya dari pada menggunakan panggilan 'Pria Asing'. Pada kata terakhir 'Tongsua' ia tiba tiba seperti didorong paksa untuk bangun dari ingatan tersebut yang terasa seperti mimpi.
__ADS_1
Kembali ke keadaan sekarang...
"Hahh!!"
Seran tiba tiba saja terbangun dalam keaadan terbaring ditanah. Setelah melihat ingatan itu ia mungkin bingung kenapa dia tidak bisa mengingat dengan jelas orang dalam ingatan tersebut.
"Tongsua orang yang barusan kamu lihat itu adalah kunci untuk menemukan penyebab dibalik berpindahnya jiwamu ketubuh anak mudah ini"
Suara wanita itu perlahan mengecil ditiap kata yang dilontarkannya dengan cahaya yang nampak seperti kunang-kunang disekeliling seran perlahan ikut redup hingga...
"Sampai jumpah Tongsua~"
"Eh?!! Tunggu kamu belum menjawab pertanyaanku"
Seran bergegas bangkit dari tanah dan ingin menggapai cahaya remang-remang tadi yang tiba tiba menghilang sebelum disentuh oleh tangannya.
"Hahh~"
Seran menghela nafas sesaat mencoba mencerna apa yang terjadi sambil memalingkan matanya menuju serigala putih yang berdiri dihadapannya. [Serigala Putih & Seran FtF 7m]
__ADS_1
Serigala putih itu perlahan berjalan mendekati seran dengan cahaya yang mendadak muncul lalu berkumpul dalam posisi digigit oleh serigala putih, itu membentuk setangkai bunga lotus cahaya. Hingga serigala itu berdiri tepat dihadapan seran pada jarak yang cukup dekat lalu meletakkan apa yang ada diantara giginya ditanah. [Serigala Putih & Seran FtF 1m]
"???"
Bingung dengan apa yang diletakkan serigala itu ditanah, ia pun mengambil setangkai bunga lotus cahaya itu. Lalu mendadak ia menerima ingatan tentang 12 teknik pedang kerajaan Zong setelah menyentuh bunga lotus cahaya itu. Bersama dengan masuknya ingatan teknik tersebut, serigala putih & Setangkai bunga lotus cahaya itu perlahan lenyap bagaikan bunga lotus yang bertebaran tertiup angin namun sebagai cahaya.
"Teknik ini terasa tidak asing"
Tongsua yang menjadi seran dikehidupanya sekarang ini mungkin mengalami amnesia karena perpindahan jiwa mendadak. Dan setelah semua yang terjadi itu ia nyaris lupa bahwa ia harus bergegas menuju kota song lalu pulang sebelum malam tiba.
"Ahh sial aku hampir lupa" Setelah ingat tujuannya ia kini bergegas lari menuju kota song. [Seran]
Sesampainya ia didepan gerbang kota song...
Namun ia telat malam sudah tiba. Tiba-tiba perilaku penjaga gerbang kota tampak aneh dan seperti kelaparan ingin melahap siapa saja yang dilihatnya...
"Apa ini ada hubungannya dengan apa yang dikatakan ibu?" Seran berfikir ada sesuatu yang menjanggal dan karena ia belum tahu dengan jelas peringatan ibunya, kini ia tahu maksud ibunya setelah melihat perilaku penjaga gerbang. [Seran]
Kecerdasan Tongsua/Seran mungkin melebihi standart yang membuatnya langsung tahu setelah melihat situasinya dari para penjaga gerbang itu. Pertarungan nampaknya tidak dapat dihindari.
__ADS_1
Bersambung...